Jenis-Jenis Anggaran Untuk Persiapan Melahirkan

Mempunyai momongan setelah menikah adalah impian setiap pasangan baru. Tapi ada banyak hal selain itu yang perlu dipikirkan ketika sang istri mulai hamil. Selain tenaga untuk merawat buah hati, Anda perlu sejumlah biaya untuk mencukupi keperluan harian si buah hati. Memang tidak ada jumlah yang pasti bila merencanakan anggaran persiapan melahirkan. Semua itu tergantung dari jumlah penghasilan dan biaya persalinan dan perawatan bayi. Kendati begitu, ada beberapa tips perencanaan keuangan untuk menyambut buah hati Anda. Anggaran ini terbagi menjadi 3 jenis anggaran, antara lain adalah;

1. Pra-Persalinan

Menyiapkan Dana Sebelum Kelahiran Buah Hati

Menyiapkan Dana Sebelum Kelahiran Buah Hati via bonsecoursinmotion.com

 

Biaya persiapan melahirkan sendiri terbagi menjadi dua, yaitu biaya pasti dan biaya tidak terduga. Biaya pasti meliputi pemeriksaan kesehatan ibu setiap bulan, USG janin, obat-obatan serta nutrisi yang dibutuhkan untuk ibu dan janin seperti susu, vitamin, dan suplemen selama masa kehamilan. Selain itu, yang termasuk ke dalam biaya pasti adalah pakaian hamil. Saat Anda hamil, Anda perlu memiliki pakaian yang nyaman. Kebutuhan berbelanja baju hamil tidak dapat terelakkan karena perut yang kian membesar juga membutuhkan pakaian khusus demi kenyamanan dan kesehatan sang ibu dan buah hati.

Kemudian, biaya tak terduga meliputi kegiatan senam hamil atau yoga yang setiap bulan bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Kegiatan rutin lain adalah kebutuhan-kebutuhan bayi yang ingin dibeli tanpa bisa dihindari. Biaya tak terduga seringkali bocor karena tidak memiliki prioritas. Biaya seperti ini sebenarnya bisa disiasati dengan menunda membeli kebutuhan tambahan untuk bayi. Biasanya, keluarga dan kerabat akan memberikan perlengkapan bayi sebagai kado kelahiran buah hati Anda. Jadi, ada baiknya untuk menunda keinginan membeli pernak pernik ini.

Ketika istri hamil, kemungkinan besar ia akan mengalami 'ngidam' atau mual-mual. Tak jarang pula yang terkena syndrome baby blues atau kondisi di mana sang ibu merasa sedih dan gundah setelah melahirkan bayinya. Kecenderungan sebagai seorang suami pasti akan memberikan apapun agar mood sang istri kembali ceria. Termasuk membelikan makanan atau barang kesukaan istri.

Baca Juga: 6 Cara Mengelola Keuangan Bagi Pasangan Baru

2. Persalinan

Persiapan Dana untuk Kelahiran Buah Hati

Persiapan Dana untuk Kelahiran Buah Hati via blogspot.com

 

Biaya persalinan jumlahnya beragam tergantung dari ruang rawat inap, metode persalinan, dan perawatan bayi selama di rumah sakit. Namun ada beberapa daftar biaya yang bisa diperhitungkan sejak dini, yaitu biaya ruang rawat inap ibu, biaya ruang rawat inap bayi, biaya persalinan, biaya vacuum, dan lain-lain.

Anda dapat menggunakan jasa bidan untuk tarif yang lebih murah. Selain itu, biasanya seorang bidan menawarkan jasa persalinan di rumah sehingga Anda bisa melahirkan dengan suasana yang lebih nyaman. Perlu diketahui, jasa bidan disarankan untuk ibu hamil yang memiliki kondisi kesehatan baik karena jika terjadi kendala, bidan pasti merujuk Anda ke rumah sakit.

Apabila memang terdapat kendala, Anda dan pasangan harus siap-siap untuk menggunakan tabungan darurat karena biaya melahirkan dengan memakai jasa dokter di rumah sakit akan lebih besar pastinya. Tetapi, jika Anda sudah merencanakan untuk melakukan persalinan di rumah sakit, ada banyak paket yang ditawarkan oleh pihak rumah sakit yang meliputi biaya proses persalinan dan kamar rawat inap untuk ibu dan bayi. Harga paket ini cukup meringankan beban biaya karena jatuhnya lebih murah ketimbang memesan rincian satu persatu.

Dalam melakukan perhitungan anggaran, tanyakan pada perusahaan asuransi Anda, apakah mereka akan mengganti biaya persalinan. Tanyakan pula apa saja yang dijamin oleh perusahaan. Dengan mengetahui angka jelasnya, Anda dapat segera melakukan perhitungan serta dana ekstra yang diperlukan.

3. Pasca Persalinan

Dana yang Dibutuhkan Setelah Buah Hati Lahir

Dana yang Dibutuhkan Setelah Buah Hati Lahir via ballywhointeractive.com

 

Kebutuhan ibu dan bayi akan semakin bertambah setelah persalinan. Susu formula untuk ibu dan bayi adalah salah satu kebutuhan wajib yang harus dibeli. Contoh lain yaitu botol susu dan pompa asi. Jasa pengasuh juga menjadi pertimbangan biaya yang cukup menguras tabungan. Untuk itu, diskusikan dengan pasangan apakah jasa pengasuh benar-benar dibutuhkan atau tidak. Bila istri akan menjadi ibu rumah tangga, maka jasa pengasuh masih belum terlalu butuh. Selain itu, Anda juga dapat meminta bantuan orang tua untuk mengasuh bayi Anda. Mereka pasti dengan senang hati memanjakan cucunya.

Daftar kebutuhan pasca persalinan yang lain adalah perawatan bayi dan upacara selamatan. Sepertinya kedua hal ini tidak dapat dihindari karena dalam budaya kita, upacara selamatan merupakan berkat bagi sang buah hati. Pastikan kebutuhan dana Anda mencukupi untuk daftar pokok tersebut sebelum membeli keperluan lain yang belum terlalu penting.

Baca Juga: 6 Tips Investasi untuk Pengantin Baru

Tips Penghematan Biaya

Penghematan Biaya Bagi Pasangan yang Akan Melahirkan

Penghematan Biaya Bagi Pasangan yang Akan Melahirkan via huffpost.com

 

Selain persiapan anggaran, berikut adalah beberapa tips untuk menghemat biaya yang diperlukan:

  • Membedakan Tempat Kontrol dan Tempat Persalinan

Biaya kontrol di sebuah rumah sakit bisa sangat mahal. Lakukan survei ke beberapa dokter kandungan yang letaknya dekat dengan rumah atau yang dipercaya oleh keluarga Anda. Anda bisa menekan biaya yang cukup signifikan dengan membedakan kedua fungsi tersebut.

  • Gunakan Fasilitas Pemerintah

Saat ini, produk BPJS kesehatan sudah sangat membantu masyarakat termasuk dalam proses persalinan. Bagi Anda yang akan melakukan operasi caesar misalnya, tinggal meminta surat rujukan dari puskesmas agar mendapatkan fasilitas dan biaya dari pemerintah.

  • Hindari Berutang

Yang namanya melakukan persiapan melahirkan hendaknya tidak dilakukan secara mendadak. Karena itu, hindari berutang dalam bentuk apapu, seperti dari penggunaan kartu kredit, menggunakan pinjaman dari bank, dan lainnya. Kalaupun harus meminjam, jangan gunakan uang tersebut untuk hal-hal di luar kebutuhan yang seharusnya.

  • Memberikan ASI Ekslusif

Selain untuk alasan kesehatan, ASI ekslusif bisa menjadi teknik jitu untuk menghemat anggaran paska persalinan. Paling tidak, Anda tidak perlu membeli susu formula untuk bayi hingga 6 bulan.

Menabung Sedini Mungkin

Dengan mengetahui jenis anggaran di atas, Anda sudah memiliki gambaran, anggaran kelahiran buah hati Anda. Angka yang dimasukkan pun bergantung dari penghasilan dan gaya hidup Anda serta berapa dana yang ingin Anda sisihkan. Penting bagi Anda dan pasangan untuk menabung sedini mungkin agar persiapan keuangan terpenuhi dengan baik. Ide investasi yang beragam bisa dijadikan alternatif pilihan untuk menabung dan meringankan biaya persiapan melahirkan. Sejauh mana persiapan Anda menyambut buah hati? Semoga tips diatas bisa bermanfaat.

Baca Juga: 5 Cara Menghemat Pengeluaran Sebelum Melahirkan