Jenis-Jenis Asuransi Tambahan yang Bisa Anda Gunakan

Sebelum membeli produk asuransi, kita wajib mengetahui dengan jelas apa saja manfaat yang akan didapatkan dari produk tersebut. Kenyataannya, kita sering kali lalai atau bahkan tidak mencermati semua isi di dalam polis asuransi yang akan kita beli. Bukan hanya Anda, sebagian besar orang yang menggunakan layanan asuransi acap kali mengalaminya.

Kurang mencermati bisa membuat Anda mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang tidak tepat. Apalagi jumlahnya tidak sedikit karena kebanyakan orang akan mengambil sejumlah polis yang nilainya cukup besar untuk berbagai layanan asuransi. Hindari risiko tersebut karena setiap sen uang Anda begitu berharga. Itulah sebabnya sangat penting bagi Anda untuk mengetahui ke mana saja uang tersebut akan pergi.

Kebutuhan Akan Asuransi Tambahan 

Bukan cuma dalam asuransi pokok, beberapa orang juga pernah melakukan kesalahan saat membeli polis asuransi tambahan. Asuransi tambahan atau yang kita kenal dengan sebutan riders merupakan fitur/layanan tambahan di dalam asuransi utama yang Anda gunakan. Artinya, fitur tersebut boleh digunakan atau tidak oleh Anda, tergantung kebutuhan dan kelengkapan asuransi yang Anda gunakan.

Salah mengerti akan berbagai manfaat dan juga keuntungan yang akan Anda dapatkan di dalam sebuah asuransi tambahan, tentu akan membuat Anda mengeluarkan sejumlah uang lebih yang tidak sesuai dengan kebutuhan Anda.

Banyak orang yang menggunakan layanan asuransi tambahan tanpa mengetahui dengan jelas apa saja cakupan dan juga manfaat yang akan mereka dapat. Pada akhirnya, beberapa menyadari berbagai fitur tersebut memang benar-benar tidak mereka butuhkan. Uang mereka pun keluar dengan percuma.

Agar terhindar dari kasus tersebut, sudah seharusnya Anda mempelajari dan mengetahui dengan jelas apa itu asuransi tambahan. Berikut ini adalah beberapa jenis asuransi tambahan yang sering Anda temui dalam layanan asuransi.

Baca Juga: Mengenal Jenis Asuransi Berdasarkan Aspek Dasarnya

1. Waiver Premium

Salah satu asuransi tambahan yang paling sering ditambahkan pada layanan asuransi pokok. Meskipun setiap perusahaan asuransi memahaminya tidak sama, secara garis besar waiver premium bisa diartikan sebagai layanan yang akan menjamin pembebasan premi akibat ketidakmampuan total dari pemegang polis asuransi.

Yang perlu Anda cermati adalah ketidakmampuan total yang disebut di atas. Ketahui dengan jelas detail-detail yang ditetapkan perusahaan asuransi. Apakah ketidakmampuan total berhubungan dengan kondisi tidak mampu akibat penyakit tertentu atau cuma cedera? Atau bisa jadi kedua-duanya.

Anda juga wajib cermati ketentuan lain yang dibuat perusahaan asuransi. Misalnya, masa tunggu terhadap berlakunya riders tersebut kalau Anda sewaktu-waktu berada dalam situasi ketidakmampuan total. Biasanya perusahaan asuransi menetapkan pengklaiman riders baru bisa dilakukan setelah enam bulan pengajuan. Artinya, selama enam bulan Anda wajib membayarkan polis sebagaimana biasanya. Jumlah riders ini mungkin terbilang kecil, tetapi sangat penting bagi Anda untuk mengetahui manfaat dan ketentuannya sebelum memutuskan untuk membeli.

2. Payor Benefit

Asuransi Tambahan Riders Payor Benefit

Manfaatkan Payor Benefit untuk Keluarga Anda via ivari.ca

Riders ini hampir sama dengan waiver premium. Yang dibuat untuk menanggung risiko dari ketidakmampuan total penanggung. Bedanya, payor benefit diperuntukkan bagi tanggungan lain, misalnya anggota keluarga yang Anda asuransikan. Sementara waiver premium cuma Anda yang akan ditanggung. Karena itu, payor benefit biasanya diambil sebagai asuransi pendidikan anak atau semacamnya tergantung pemenuhan kebutuhan yang Anda cari.

Yang perlu Anda cermati dari payor benefit ialah konsepnya yang terbilang tidak biasa. Misalnya, orang tua selaku pembayar polis meninggal dunia, anak-anaknya yang dijadikan tertanggung tidak akan mendapatkan sejumlah uang pertanggungan asuransi. Perusahaan asuransi justru membayar/melanjutkan polis asuransi anak tersebut hingga masa pembayarannya selesai. Dan polis tersebut boleh digunakan si anak.

Mungkin terdengar begitu membantu dan menanggulangi masalah dengan tepat. Nyatanya, tidak semua orang berpendapat demikian. Sebab sebagian orang akan berpikir mengapa dana pertanggungan tersebut tidak diserahkan saja secara langsung kepada si anak? Yang nantinya dana tersebut bisa diinvestasikan ke dalam instrumen investasi lainnya yang jauh lebih menguntungkan.

Baca Juga: Pentingnya Asuransi Pendidikan untuk Anak

3. Riders Asuransi Kesehatan

Salah satu riders yang sering ditambahkan pada asuransi pokok. Sayangnya, sebagian besar orang tidak mengerti dan memahami apa dan bagaimana sebenarnya manfaat yang akan didapatkan dari riders ini.

Bagi Anda yang membutuhkan asuransi kesehatan, sebaiknya membeli asuransi ini saja tanpa mengikutsertakan asuransi jiwa di dalamnya. Namun, banyak orang yang salah kaprah. Mereka justru membeli polis asuransi jiwa yang memiliki riders asuransi kesehatan di dalamnya. Ini sama saja membuang-buang uang secara percuma.

Asuransi kesehatan yang dijadikan sebagai riders di dalam asuransi jiwa pada dasarnya hampir sama dengan asuransi rawat inap yang bisa Anda beli langsung. Apalagi Anda belum tentu dapat memperpanjang riders asuransi kesehatan tersebut bila masanya telah usai. Misalnya, karena risiko Anda cukup tinggi dan Anda sering melakukan klaim dalam satu tahun terakhir, riders asuransi kesehatan Anda dinyatakan tidak bisa diperpanjang. Atau perusahaan asuransi akan mengenakan biaya premi yang tinggi karena tingginya risiko Anda.

4. Riders Critical Illness

Asuransi Tambahan Riders Critical Illness Penyakit Kritis Kronis

Rider Critical Illness Cuma Berlaku Saat Kondisi Kritis via copd.newlifeoutlook.com

Juga termasuk salah satu riders yang disalahartikan banyak orang. Pada dasarnya, rider critical illness merupakan pertanggungan untuk risiko berbagai “penyakit kritis” yang mungkin diderita pemegang polis. Namun, definisi penyakit kritis yang dimaksud perusahaan asuransi sering dipahami secara berbeda oleh pemegang polis.

Umumnya, pemegang polis asuransi berpendapat bahwa jika terdiagnosis mengidap sejumlah penyakit yang masuk dalam cakupan pertanggungan, mereka akan mendapatkan penggantian kerugian. Namun, pada kenyataannya, perusahaan asuransi hanya akan membayar klaim apabila Anda dalam kondisi kritis akibat “penyakit kritis” tersebut. Artinya, jika Anda hanya baru didiagnosis, perusahaan asuransi tidak akan memberikan ganti rugi atas hal tersebut.

Cermati Sebelum Membeli

Kebutuhan setiap orang akan sebuah layanan asuransi tentu berbeda-beda. Itulah mengapa beberapa asuransi tambahan/riders disediakan perusahaan asuransi. Sayangnya, sering terjadi kasus di mana nasabah membeli riders yang tidak tepat. Hal ini terjadi akibat kurangnya pemahaman pada isi polis yang digunakan. Oleh karena itu, cermati lebih dulu kebutuhan Anda dan riders yang ditawarkan. Baru putuskan mana yang ingin Anda beli.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan