Kalau Taksi Digantikan Transportasi Online, 5 Hal Ini yang Akan Terjadi

Taksi semisal Blue Bird, Express, dan lainnya mungkin tidak sepopuler dulu. Banyak beredar kabar kalau perusahaan taksi telah memecat beberapa karyawannya akibat permintaan taksi mengalami penurunan yang cukup pesat. Menurunnya permintaan akan taksi disebabkan karena masyarakat lebih meminati layanan transportasi online.

Tidak dapat dimungkiri, transportasi online memiliki performa yang cukup bagus. Mulai dari segi kemudahan, pelayanan, hingga tarif biaya yang disukai banyak orang. Tidak heran kalau permintaan transportasi online sukses menggeser popularitas taksi.

Kalau ini terus terjadi, kemungkinan besar jasa taksi benar-benar digantikan transportasi online. Seandainya hal tersebut benar-benar menjadi kenyataan, bersiaplah menghadapi tujuh hal berikut.

Baca Juga: Tertarik Jadi Driver Transportasi Online, Pilih Grab, Gojek, atau Uber?

1. Transportasi Online Jadi Lebih Dominan

Transportasi Online Uber Grab
Karena Banyak Orang Lebih Suka Transportasi Online, Taksi Perlahan-Lahan Jadi Berkurang

Hadirnya transportasi online membuat beberapa supir taksi harus rela kehilangan pekerjaannya. Namun, para supir taksi tidak perlu takut karena penyedia jasa transportasi online bersedia menerima supir taksi yang ingin menjadi driver transportasi online.

Kesempatan untuk menjadi driver transportasi online juga terbuka lebar karena tidak ada seleksi. Yang penting para supir yang hendak menjadi mitra memiliki kendaraan. Atau bisa mengambil kendaraan dari penyedia transportasi online yang pembayarannya bisa dicicil.

2. Ongkos Transportasi Jadi Murah

Transportasi Online Murah
Penyedia Transportasi Online Terkadang Memberikan Diskon yang Bikin Ongkos Jadi Hemat

Salah satu menurunnya permintaan taksi karena tarifnya yang lumayan mahal jika dibandingkan dengan transportasi online. Dengan menggunakan transportasi online, Anda bisa menghemat biaya sebesar 20-30% dari tarif taksi pada umumnya. Tidak heran kalau permintaan transportasi online mengalami peningkatan yang cukup pesat setiap hari.

3. Tidak Adanya Win Win Solution, Demonstrasi Sulit Dihindarkan

Demo Transportasi Online Gojek Grab
Adanya Demonstrasi Sulit Dihindari, termasuk Di Kalangan Driver Transportasi Online Sekalipun

Saat transportasi online pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat, sopir taksi langsung berontak. Bagaimana tidak, pemesanan transportasi online lebih mudah dan cepat. Beberapa transportasi online juga menyediakan fasilitas penunjang yang membuat para penumpang lebih nyaman dalam mobil.

Dari segi tarif, transportasi online memiliki tarif yang cukup murah dibandingkan tarif taksi. Wajar kalau masyarakat lebih memilih transportasi online. Adanya perbedaan tarif ini berhasil memicu demonstrasi besar-besaran, seperti yang terjadi di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Namun, di kalangan driver transportasi online, demonstrasi juga kadang terjadi. Penyebabnya mulai dari tarif yang terlalu murah, tidak adanya asuransi, persentasi yang dikutip penyedia transportasi online yang terbilang besar hingga keselamatan para driver saat di jalan.

4. Uang Transportasi Dialokasikan ke Dompet Digital

Dompet Digital Electronic Wallet
Alokasi Pengeluaran untuk Dompet Digital Masuk Budget karena Transportasi Online Jadi Pilihan

Transportasi online memiliki dua tipe pembayaran, yaitu secara cash dan dengan menggunakan dompet digital. Agar tarif perjalanan jauh lebih murah, gunakan dompet digital. Cara kerja dompet digital sangat mudah.

Cukup dengan mengisi saldo, Anda dapat melakukan perjalanan sepuasnya tanpa perlu menyiapkan uang cash. Tarif perjalanan yang dikenakan pada Anda akan dipotong dari dompet digital secara otomatis.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

5. Harus Terhubung ke Internet Setiap Saat

Internet Online Transportasi Online
Karena Pakai Transportasi Online, Mau Tak Mau Smartphone Harus Selalu Online 

Tidak seperti taksi konvensional yang dapat dipesan secara manual, pemesanan taksi online membutuhkan koneksi internet. Tanpa koneksi internet, Anda tidak dapat memesan taksi online. Ini artinya biaya yang Anda keluarkan akan semakin bertambah. Apalagi harga kuota internet lumayan mahal ya.

6. Jika Mau Memberi, Sediakan Uang sebagai Tip

Uang Tip Transportasi Online  
Memberi Uang Tip Itu Tidak Wajib

Secara tidak langsung, poin ini menjurus ke sisi negatif dari adanya transportasi online. Coba bayangkan, Anda dijemput lalu diantarkan sampai ke pintu rumah dengan aman, tenteram, dan damai. Pasti sedikit sungkan kalau tidak memberikan tip kepada driver.

Memang tip ini sifatnya tidak wajib, tergantung keinginan pengguna jasa transportasi online sendiri. Namun, akan lebih bagus jika diberikan untuk mengganti biaya pulsa si driver.

7. Kadang Jadi Boros

Boros Transportasi Online
Hati-Hati! Selalu Bergantung pada Transportasi Online Bisa Bikin Boros 

Sadar atau tidak, tarif murah yang diberikan transportasi online membuat Anda lebih boros. Memang biaya yang Anda keluarkan untuk setiap perjalanan tidak semahal ongkos taksi. Namun, lambat laun pengeluaran akan membengkak jika terus-menerus menggunakan layanan transportasi online. Apalagi jika Anda memberikan tip untuk setiap perjalanan.

Baca Juga: Hasil Survei: Ternyata Transportasi Umum Ini yang ‘Digandrungi’ Orang Indonesia

Semuanya Memiliki Plus Minus

Hadirnya jasa transportasi online adalah efek dari perkembangan zaman dan teknologi yang harus disyukuri bukan dijadikan sebab yang menimbulkan gesekan. Memang transportasi online memiliki banyak nilai positif. Namun, di balik sisi positif, ada juga sisi negatif seperti yang sudah dijelaskan pada poin di atas. Jadi, baik transportasi online maupun taksi, keduanya punya plus dan minus.

Baca Juga: Mengenal GoPay dari GoJek dan Cara Pengisian Saldonya