Kartu Debit vs Kartu Kredit, Inilah Waktu yang Tepat untuk Menggunakannya

Saat ini transaksi jual beli makin mudah dilakukan. Caranya pun beragam sampai-sampai membuat Anda bingung dalam memilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhan. Dari sekian banyak metode pembayaran yang ada saat ini, pembayaran dengan menggunakan kartu debit dan kartu kredit adalah yang paling populer. Sebelum menilik lebih jauh mana yang penggunaannya sesuai dengan kebutuhan, mari ketahui lebih dahulu penggunaan dari kedua kartu tersebut.

Baca Juga: Kartu Debit vs Kartu Kredit, Mana Pilihan Anda?

Penggunaan Kartu Debit (Debit Card)

Kartu Debit yang Menguntungkan

Transaksi dengan Kartu Debit via pulaksinha.com

 

Banyak orang salah mengira jika kartu debit sama dengan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Nyatanya, ada perbedaan yang signifikan di antara keduanya. Dilihat dari fisiknya, kedua kartu ini memang serupa. Namun, kedua kartu ini sangatlah berbeda kalau dilihat dari penggunaannya.

Kartu ATM digunakan pada mesin ATM dan transaksi yang bisa dilakukan hanya sebatas yang tertera pada mesin tersebut, seperti tarik tunai, transfer, pembayaran listrik, pembelian pulsa, dan lain-lain. Sementara kartu debit digunakan dalam melakukan pembayaran ketika belanja. Prosesnya berlangsung lewat alat yang disebut Electronic Data Capture (EDC) atau Magnetic Stripe Reader. Walaupun demikian, kartu debit juga bisa digunakan di mesin ATM. Jadi, saldo di dalam tabungan yang Anda punya nantinya terpotong kalau melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu debit. Bukanlah kekeliruan kiranya bila menyimpulkan kartu debit sebagai alat pembayaran pengganti uang tunai.

Penggunaan Kartu Kredit (Credit Card)

Kartu Kredit Banyak Reward

Transaksi dengan Kartu Kredit via streetsmartbrazil.com

 

Fungsi dari kartu debit dan kartu kredit boleh dikatakan hampir sama. Hal inilah yang membuat para pengguna alat pembayaran noncash bingung. Ya, kedua kartu tersebut secara umum berfungsi sebagai alat pembayaran waktu melakukan transaksi jual beli. Lantas, apa yang berbeda dari kedua kartu tersebut?

Perbedaan besar di antara kartu debit dan kartu kredit adalah sistem pembayarannya ke bank penerbit kartu debit dan kartu kredit. Seperti dijelaskan sebelumnya, kartu debit langsung memotong sejumlah dana yang dipakai untuk belanja saat itu juga. Sementara pada kartu kredit, uang yang ditarik untuk transaksi belanja merupakan utang yang harus dibayarkan. Dan untuk membayarnya, Anda melakukan setoran cicilan pada waktu tertentu (biasanya per bulan) guna melunasi utang belanja yang ada.

Baca Juga: Sering Pakai Kartu Debit? Waspadai 6 Hal Ini

Lalu, Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakannya?

Kartu Kredit yang Banyak Dipakai

Pilih yang Menguntungkan via moveyourmoneyproject.org

 

Kartu debit cocok digunakan untuk berbelanja kebutuhan harian atau bulanan. Kartu ini cocok bagi Anda yang ingin menghindari sifat boros dan ingin belanja sesuai kebutuhan. Anda bisa memisahkan uang belanja dengan membuat rekening khusus untuk belanja dan membuat kartu debit dari rekening tersebut. Jika belanja dalam satu bulan dibatasi hingga Rp2.000.000, lebih dari nominal tersebut kartu debit tidak bisa digunakan.

Nah, kalau tidak mau repot menggunakan dua kartu atau lebih, kartu debit bisa jadi pilihan yang cocok karena bisa digunakan untuk melakukan transaksi di mesin ATM. Namun, perlu diketahui ada potongan 3% di muka. Sementara kartu kredit cocok digunakan untuk menikmati cashback, bonus, atau reward. Bank-bank penyedia kartu kredit biasanya bekerja sama dengan merchant dalam membuat promo agar banyak orang tertarik untuk menggunakan kartu kredit.

Kartu kredit juga cocok digunakan untuk melakukan pembayaran ongkos transportasi sehari-hari. Beberapa jenis kartu kredit memberikan fasilitas dalam melakukan pembelian tiket pesawat atau kereta api. Fasilitas Air Miles pada kartu kredit memberikan beberapa keuntungan, misalnya airport lounge, tiket gratis, bahkan paket liburan ke luar negeri. Andaikan menggunakan kereta api, Anda bisa menggunakan kelas bisnis dengan harga ekonomi.

Selain itu, kartu kredit juga bisa digunakan untuk membayar ojek atau taksi online. Dengan begitu, kita bisa menghemat pengeluaran untuk transportasi setiap bulannya. Bagaimana dengan kendaraan pribadi? Tenang saja, ada fasilitas kartu kredit yang disebut cashback BBM yang memberikan harga BBM yang lebih murah.

Utamakan Skala Prioritas Kebutuhan

Dari penjelasan di atas bisa diketahui bedanya kartu debit dengan kartu kredit. Mulai dari penggunaanya dalam transaksi jual beli, keuntungan-keuntungan yang bisa dinikmati, hingga pembayaran ongkos transportasi sehari-hari. Tinggal mencari tahu apa kebutuhan yang ingin Anda penuhi. Kemudian cocokkan kartu mana yang sekiranya tepat untuk digunakan. Jangan lupa, tetap berada pada skala prioritas kebutuhan agar pengeluaran tetap terjaga.

Baca Juga: Kartu Kredit Virtual: Pengertian dan Manfaat yang Diberikan