Kartu Kredit Cashback: Ini Untung dan Ruginya

Kartu kredit memberikan banyak keuntungan bagi penggunanya ketika melakukan transaksi, mulai dari promo, diskon, buy 1 get 1, dan program cashback. Bank mendapatkan keuntungan dari kartu kredit berdasarkan nominal transaksi dan frekuensi penggunaan kartu kredit. Semakin besar jumlah nominal transaksi dan semakin sering menggesekkan kartu kredit, maka bank akan semakin senang. Itulah alasannya mengapa bank terus mendorong nasabahnya untuk bertransaksi lebih banyak dan lebih sering menggunakan kartu kredit.

Dari sekian banyak strategi promo tersebut, yang paling sering digunakan oleh bank adalah promo cashback, di mana pemegang kartu kredit akan mendapatkan pengembalian sekian persen dari nominal transaksi yang dilakukan. Promo cashback tidak akan ditemukan dalam pembayaran dengan uang tunai. Bank menawarkan promo cashback dengan tujuan untuk mendorong pemilik kartu kredit bertransaksi lebih banyak dengan menggunakan kartu kredit. Sejauh ini, promo cashback telah berhasil membuat orang tertarik bertransaksi dengan kartu kredit, bahkan tidak jarang mendorong orang yang belum punya kartu kredit menjadi tertarik untuk segera memilikinya.

Bagaimana Bank Memperoleh Keuntungan dari Program Cash Back?

Keuntungan Program Cash Back Bagi Pihak Bank

Keuntungan Program Cash Back Bagi Pihak Bank via fastcompany.net

 

Sebenarnya, promo cashback bukan karena bank penerbit kartu kredit sedang berbaik hati, tetapi ada motif tersembunyi agar produknya sesering mungkin digunakan nasabahnya dan juga menjadi senjata untuk menarik nasabah baru. Sebab, sumber utama pemasukan bank penerbit kartu kredit terletak pada nilai transaksinya. Bank penerbit kartu kredit sebenarnya tidak mengincar keuntungan dari pemegang kartu kredit, tetapi pada nominal transaksi dan frekuensi kartu kredit digesekkan. Semakin besar nilai transaksinya dan semakin sering nasabah menggunakan kartu kreditnya, maka secara otomatis semakin besar keuntungan yang diperoleh bank. Jadi, setiap kali transaksi menggunakan kartu kredit, pihak bank pasti diuntungkan, tidak ada ruginya memberikan cash back.

Kartu kredit hanyalah sekedar alat bantu transaksi, mengenai untung atau ruginya tergantung dari kepiawaian nasabah menggunakan alat tersebut. Sebelum memanfaatkan program cash back kartu kredit, nasabah harus mengetahui lebih dalam jenis kartu kreditnya. Cek secara seksama aturan penggunaan cash back kartu kredit, apakah berlaku untuk seluruh transaksi atau hanya untuk transaksi tertentu saja. Jangan belanja menggunakan kartu kredit secara sembarangan, sebelum mengetahui secara detail ketentuan berlakunya program cash back.

Ada kartu kredit yang hanya menawarkan promo cash back jika digunakan bertransaksi di supermarket saja. Ini berarti kartu kredit tersebut hanya menguntungkan jika digunakan untuk berbelanja di supermarket, bukan untuk belanja online atau makan dan minum di restoran. Misalnya kartu kredit BCA Everyday Card menawarkan cashback 5% untuk nominal belanjaan minimal Rp250 ribu di Giant, Lotte, Hypermart dan Carrefour. Kartu kredit Danamon Gold menawarkan cashback 5% untuk pembelian bensin dan pembayaran tagihan bulanan, dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Baca Juga: Manfaat Kartu Kredit: Bagaimana Cara Memaksimalkannya?

Keuntungan dan Kerugian Program Cash Back

Beberapa Kelebihan dan Kekurangan Program Cash Back

Beberapa Kelebihan dan Kekurangan Program Cash Back via askmen.com

 

Pada dasarnya, ada beberapa keuntungan yang diperoleh nasabah jika berbelanja menggunakan kartu kredit yang menawarkan promo cashback. Berikut ini beberapa keuntungan dari program cashback kartu kredit bagi nasabah.

  • Menghemat Belanja Bulanan
    Memiliki kartu kredit yang memberikan cashback akan membantu nasabah menghemat belanja, khususnya jika nasabah menggunakan kartu kredit tersebut untuk berbelanja bulanan dan membayar tagihan bulanan. Sebaiknya bandingkanlah berbagai macam kartu kredit yang ditawarkan masing-masing bank penerbit, kemudian pilihlah kartu kredit yang menawarkan cashback sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan belanja.
  • Belanja Secara Gratis
    Apabila nasabah sering mendapatkan cashback kartu kredit, maka cash back yang terkumpul tersebut dapat digunakan untuk berbelanja secara gratis dari bank. Misalnya nasabah berhasil mengumpulkan cash back kartu kredit dari belanja di Hypermarket sebesar Rp1 juta, maka nasabah dapat menggunakan cashback ini untuk membeli alat rumah tangga seperti blender atau oven sesuai kebutuhannya.
  • Biaya Tahunan Gratis
    Cashback kartu kredit yang dikumpulkan nasabah dapat digunakan untuk membayar annual fee kartu kreditnya. Ini merupakan salah satu cara cash back membantu nasabah berhemat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membayar annual fee.

Selain beberapa keuntungan yang diperoleh nasabah, ada juga beberapa hal yang kurang menguntungkan bagi nasabah jika berbelanja menggunakan kartu kredit yang menawarkan promo cashback.

Dibalik keuntungannya, ternyata program cash back juga ada dampak negatifnya bagi nasabah. Berikut ini beberapa hal yang kurang menguntungkan dari program cashback kartu kredit bagi nasabah.

  • Cashback yang didapatkan tidak seimbang dengan suku bunga atau bahkan lebih kecil dari suku bunga yang dikenakan oleh penerbit kartu kredit. Kartu kredit yang terlalu sering digesekkan demi mengejar cashback yang tidak seberapa, atau bahkan yang lebih kecil dari suku bunga, sama seperti pepatah lebih besar pasak daripada tiang. Karena keuntungan yang didapat lebih sedikit daripada suku bunga, maka kerugian pasti akan diterima nasabah.

  • Program cashback kartu kredit hanya berlaku untuk transaksi barang-barang yang tidak menjadi kebutuhan atau hanya untuk membeli barang-barang konsumtif. Misalnya nasabah akan mendapatkan cashback bila berbelanja gadget tertentu. Sehingga karena ingin mendapatkan cashback yang lumayan besar, maka memaksakan diri membeli gadget yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

  • Ada syarat dan ketentuan yang berlaku untuk mendapatkan cashback kartu kredit. Contohnya, cashback baru akan didapatkan setelah pemegang kartu kredit melakukan pembelanjaan dengan nominal tertentu, bahkan bisa jadi nominal pembelanjaan yang lebih besar dari pengeluaran rutin belanja bulanan nasabah. Sehingga syarat tersebut memaksa pemegang kartu kredit bertransaksi dengan nominal minimal yang ditetapkan bank.

Baca Juga: Maksimalkan Jumlah Cashback Kartu Kredit Dengan Cara Ini

Gunakan dengan Bijak

Demikian bahasan mengenai hal yang menguntungkan dan yang kurang menguntungkan dari promo cashback kartu kredit. Sebagai nasabah harus pandai-pandai menggunakan kartu kredit. Kenali dan pahami secara detail jenis kartu kredit yang dimiliki. Sebaiknya pilihlah kartu kredit yang menawarkan promo cashback sesuai dengan kebutuhan. Misalnya nasabah lebih sering berbelanja online, carilah kartu kredit yang menawarkan cashback untuk transaksi online. Apabila lebih sering membeli bahan bakar di SPBU, maka carilah kartu kredit yang menawarkan cashback setiap membeli bahan bakar di SPBU.

Memahami syarat dan ketentuan yang berlaku serta mampu menyikapinya secara bijak akan membantu nasabah berhemat belanja dan mendapatkan keuntungan yang ditawarkan. Sebaliknya, jika tidak bisa memahami syarat dan ketentuan yang berlaku dapat membuat nasabah pusing akibat tagihan kartu kredit yang membengkak, sehingga bukan keuntungan yang didapatkan tetapi justru kerugian.

Baca Juga: 9 Tips Memilih Kartu Kredit yang Tepat