Kartu Kredit Hilang dan Dipakai Orang? Ini Solusinya

Anda mungkin sudah tahu bahwa kartu kredit adalah salah satu jenis kartu yang digunakan sebagai alat pembayaran dalam transaksi jual-beli barang atau jasa yang memungkinkan penggunanya membeli barang atau jasa tersebut dengan cara berutang, di mana pembayaran atau pelunasannya dapat dilakukan secara sekaligus atau dengan cara mencicil sejumlah nominal tertentu. Dewasa ini, selain uang tunai dan kartu identitas pribadi, mungkin sudah banyak dompet orang yang didalamnya berisi kartu kredit, setidaknya satu, malah kebanyakan lebih dari satu. Apakah Anda termasuk di antaranya?

Dalam menyimpan kartu kredit, Anda harus ekstra hati-hati karena jika sampai hilang dan ditemukan orang yang tidak bertanggung jawab maka kartu kredit Anda berisiko disalahgunakan. Meski keamanan dalam kartu kredit sudah berlapis, namun penjahat kartu kredit kini sudah semakin canggih. Asalkan mereka mengetahui tiga informasi vital dalam kartu kredit Anda, yakni nomor kartu, 3 digit nomor di belakang kartu, dan yang beberapa tahun terakhir ini diberlakukan yaitu PIN kartu kredit Anda, maka mereka berpeluang memakai kartu kredit Anda tersebut untuk kepentingan pribadi mereka, yang tentunya akan sangat merugikan Anda sebagai pemilik sah kartu kredit tersebut.

Namun kadang musibah tidak bisa Anda hindari, dan apabila Anda benar-benar kehilangan kartu kredit Anda, apa yang harus Anda lakukan? Belum lagi jika ternyata Anda mengetahui bahwa kartu kredit Anda yang hilang tersebut telah dipakai oleh orang lain untuk bertransaksi. Bagaimana cara mengatasi hal ini? Silakan simak terus untuk mengetahui jawabannya.

Jika Kartu Kredit Hilang

Yang Perlu Dilakukan Ketika Kartu Kredit Hilang

Yang Perlu Dilakukan Ketika Kartu Kredit Hilang via identityforce.com

 

Jika Anda mengetahui bahwa kartu kredit Anda tidak ada di tempat Anda biasa menyimpannya, misalnya di dompet atau di tas Anda, pastikan terlebih dahulu kalau kartu kredit itu benar-benar hilang. Jika sudah pasti hilang, entah karena kelalaian Anda sendiri misalnya diduga jatuh dari dompet atau Anda kehilangan tas atau dompet, atau mungkin juga Anda baru saja kecopetan atau kemalingan, yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Segera Blokir Kartu Kredit Anda
    Yang pertama harus Anda lakukan adalah segera menghubungi bank penerbit kartu kredit Anda begitu Anda mengetahui kartu kredit Anda itu hilang, untuk meminta agar kartu kredit Anda diblokir untuk menghindari penyalahgunaan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
    Saat melaporkan kehilangan kartu kredit, biasanya Anda akan ditanyakan beberapa hal, di antaranya nomor kartu kredit, kapan hilangnya, dan tanggal serta jumlah nominal transaksi terakhir yang Anda lakukan. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk menyimpan nomor kartu kredit Anda untuk berjaga-jaga.

  • Periksa Transaksi Terakhir Kartu Kredit Anda
    Saat menelepon bank penerbit kartu kredit Anda tersebut, Anda juga perlu memeriksa transaksi terakhir yang tercatat untuk kartu kredit tersebut sebelum diblokir. Ini untuk memastikan bahwa kartu kredit Anda belum disalahgunakan oleh orang lain. Jika ternyata ada transaksi yang tidak dilakukan oleh Anda, laporkan kepada bank tersebut untuk ditindaklanjuti. Jika tidak ada transaksi demikian, Anda bisa langsung meminta penggantian kartu.

  • Lapor ke Kepolisian
    Untuk mengurus pembuatan kartu kredit pengganti, biasanya bank mengharuskan Anda menyerahkan surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Untuk itu, Anda perlu datang ke kantor kepolisian terdekat (Polsek atau Polres) untuk melaporkan kehilangan kartu kredit Anda dan nanti akan dibuatkan surat keterangan kehilangan.

  • Tutup Kartu dan Minta Penggantian Kartu Baru
    Setelah itu, Anda dapat meminta kepada bank penerbit kartu kredit Anda untuk menutup kartu kredit Anda yang hilang itu untuk memastikan tidak dapat dipakai lagi. Kemudian Anda bisa minta bank untuk mengeluarkan kartu pengganti. Biasanya bank akan melakukan verifikasi beberapa data Anda, dan jika disetujui Anda akan dibuatkan kartu kredit yang baru dengan biaya tertentu, biasanya antara Rp50.000 hingga Rp200.000.

Baca Juga: Kenapa Menaikkan Limit Kartu Kredit Itu Penting? Ini Jawabannya

Jika Kartu Kredit Hilang Dipakai Orang Lain

Yang Perlu Dilakukan Ketika Kartu Kredit Dipakai Orang Lain

Yang Perlu Dilakukan Ketika Kartu Kredit Dipakai Orang Lain via expertbeacon.com

 

Sekarang bagaimana jika setelah Anda menanyakan kepada pihak bank penerbit kartu kredit Anda ternyata ada transaksi yang tidak Anda lakukan atau terbukti ada tagihan untuk transaksi yang tidak Anda lakukan yang baru Anda ketahui ketika Anda menerima lembaran tagihan? Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia, penggunaan kartu kredit sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sebagai pemilik kartu yang sah, jadi ketika muncul tagihan yang tidak pernah dilakukan oleh Anda, yang diketahui pihak bank hanya bahwa Andalah pengguna yang sah dari kartu kredit tersebut dan Anda wajib menanggung pembayaran tagihannya.

Tentu saja jika itu terjadi pada Anda, Anda pasti tidak akan bersedia menanggung tagihan atas transaksi yang tidak Anda lakukan, bukan? Namun sebaiknya Anda tidak hanya menolak membayar tagihan tersebut karena seperti yang disebutkan tadi, pihak bank hanya tahu bahwa Anda adalah pengguna kartu yang sah. Jika Anda mengabaikan pembayaran tagihan tersebut begitu saja, akan timbul bunga dan denda keterlambatan yang tentunya harus Anda tanggung juga.

Menurut UU Perlindungan Konsumen Pasal 4(a), “konsumen berhak mendapatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan," dan Pasal 4(c), “konsumen berhak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur”. Jadi sudah merupakan kewajiban pihak bank untuk meningkatkan keamanan agar kartu kredit konsumennya tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Meski demikian, sebaliknya Anda sebagai konsumen juga punya kewajiban untuk menjaga kartu kredit tersebut agar tetap berada di tangan Anda dan tidak berpindah tangan.

Jadi, apabila kartu kredit Anda hilang dan dipakai orang, selain langkah-langkah yang telah disebutkan di atas tadi,  Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Lapor ke Bank Penerbit Kartu Kredit
    Kali ini selain untuk memblokir kartu kredit Anda yang hilang tersebut, Anda juga melaporkan transaksi yang diduga dilakukan oleh orang yang menemukan kartu kredit Anda yang hilang itu.

  • Buat Pengaduan Tertulis Kepada Bank Penerbit Kartu Kredit
    Apabila laporan Anda tidak ditindaklanjuti atau hasilnya tidak memuaskan, misalnya keputusannya Anda tetap diharuskan membayar tagihan yang tidak Anda lakukan itu, Anda dapat membuat pengaduan tertulis yang ditujukan ke bank yang bersangkutan dan ditembuskan ke instansi terkait, misalnya Direktorat Investigasi dan Mediasi Perbankan (Bank Indonesia), Asosiasi Kartu Kredit Indonesia, dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

  • Buat Pengaduan ke Lembaga Terkait
    Apabila pengaduan tertulis juga tidak mendapatkan tanggapan dari pihak bank, Anda dapat mengajukan pengaduan ke YLKI, Direktorat Investigasi dan Mediasi Perbankan BI, atau BPSK setempat.
  1. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)
    Untuk ke YLKI, pengaduan dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti berikut:
    Datang langsung ke kantor YLKI. Bagi Anda yang ada di Jakarta, kantor YLKI beralamat di Jl. Pancoran Barat VII No. 1, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
    - Melalui surat atau faksimili ke alamat di atas, dengan menyertakan penjelasan kronologis permasalahan dan bukti-bukti terkait serta alamat dan nomor telepon Anda.
  2. Direktorat Investigasi dan Mediasi Perbankan Bank Indonesia
    Pengaduan ke lembaga ini dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantornya yang beralamat di Menara Radius Prawiro Lantai 19, Jl. M.H. Thamrin No. 2, Jakarta, bagi Anda yang berdomisili di Jakarta.

  3. Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)
    Untuk Anda yang berada di Jakarta, Anda bisa datang langsung ke Kantor BPSK Provinsi DKI Jakarta yang beralamat di Jl. Raya Kalimalang Kav. Agraria Blok E No. 5, Jakarta Timur 13940, dengan nomor telepon (021) 26865368.

Jaga Baik-Baik Kartu Kredit Anda

Semoga permasalahan yang timbul akibat kartu  kredit Anda yang hilang dan dipakai orang dapat terselesaikan dengan baik dan Anda tidak dirugikan. Setelah Anda mendapatkan kartu kredit baru sebagai pengganti kartu kredit Anda yang hilang, maka jaga baik-baik kartu tersebut, jangan sampai hilang lagi. Berikan perhatian khusus pada kartu kredit Anda dengan selalu meletakkan kembali di tempatnya setelah selesai dipergunakan bertransaksi. Selain itu, jangan menunjukkan atau mengumbar keberadaan kartu kredit Anda di depan orang lain karena hal tersebut dapat mengundang orang untuk mencuri kartu kredit Anda tersebut. Ingat pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati!

Baca Juga: Pembatasan Kartu Kredit: Apa Itu dan Bagaimana Ketentuannya?