Kartu Kredit Lebih Aman Dibanding Kartu Debit? Berikut Penjelasannya

Zaman yang semakin modern membuat banyak orang dapat melakukan sesuatu hal dengan sangat mudah. Salah satunya adalah saat sedang melakukan transaksi.

Saat ini, Anda bisa menggunakan kartu kredit atau pun kartu debit sebagai alat pembayaran sehari-hari. Penggunaan kedua kartu ini membuat masyarakat tak perlu membawa uang tunai dalam jumlah banyak saat bepergian.

Kartu kredit dan kartu debit sama-sama memiliki fungsi sebagai alat pembayaran. Namun, kedua kartu ini sangat berbeda satu sama lainnya.

Dengan menggunakan kartu kredit, itu berarti transaksi yang Anda lakukan akan dibayar bank terlebih dahulu yang nantinya menjadi utang yang harus dilunasi pada akhir bulan. Berbeda dengan kartu debit, itu berarti Anda membayar transaksi dengan menggunakan uang pribadi yang ada di tabungan.

Karena metode yang bayar belakangan, kebanyakan orang menghindari kartu kredit karena takut tak dapat mengontrol penggunaannya. Tapi, tahukah Anda bila penggunaan kartu kredit jauh lebih aman dibandingkan kartu debit? Berikut ini alasannya.

1. Kartu Kredit Melindungi Transaksi yang Dilakukan

Barang-barang yang dibeli dengan menggunakan kartu kredit akan mendapatkan perlindungan sehingga menghindari risiko terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Bank-bank yang menerbitkan kartu kredit biasanya akan memberikan asuransi kepada nasabah saat melakukan transaksi.

Misalnya, Anda membeli barang melalui situs online, tetapi barang yang dibeli tak kunjung sampai. Karena hal itu, pihak bank dapat membatalkan transaksi tersebut.

Bahkan, pihak bank dapat memberikan asuransi penggantian barang baru saat barang yang diterima dalam keadaan rusak. Selain itu, asuransi yang ditawarkan juga dapat berupa penukaran barang dengan barang lainnya.

Jika merasa tidak puas dengan barang yang diterima, Anda bisa menukarkannya. Namun, hal ini tergantung dari penjual barang tersebut.

Anda bisa mengecek keuntungan di kartu kredit ke pihak bank yang menerbitkannya. Beberapa kartu kredit biasanya memfasilitasi penukaran barang selama 90 hari setelah transaksi dilakukan. Tapi, perlu diingat, tak semua bank memberikan jaminan asuransi tersebut.