Kartu Kredit Pertama: Hal Penting yang Mesti Diketahui dan Cara Pengajuan

Memiliki sebuah kartu kredit dan aktif menjadi penggunanya tentu saja bukanlah sebuah hal asing lagi bagi sebagian besar orang. Hal ini bisa kita lihat dan temukan dengan mudah di sekitar kita, terutama ketika kita berbelanja di supermarket atau pun toko-toko lainnya yang memberi kemudahan pembayaran dengan menggunakan mesin EDC.

Melihat semua kemudahan dan juga keuntungan yang diberikan oleh kartu kredit, seringkali membuat orang tertarik dan ingin mendapatkan semua manfaat yang terdapat di dalam alat pembayaran plastik tersebut. Siapa yang tidak mau untung dan menikmati beragam fasilitas kemudahan yang ada pada kartu kredit. Namun, apa jadinya jika ternyata Anda belum pernah memiliki kartu kredit?

Kartu Kredit dan Aturannya

Tingginya minat masyarakat untuk bisa memiliki dan menggunakan kartu kredit dalam kehidupan sehari-hari, membuat pemerintah mengeluarkan berbagai macam kebijakan terkait dengan hal tersebut. Tindakan ini dirasa sangat perlu, mengingat belakangan ini kartu kredit semakin menjamur dan mudah diakses oleh kalangan masyarakat. Bank mengeluarkan banyak produk kartu kredit, di mana hal tersebut tentu saja berbanding lurus dengan bertambahnya jumlah pengguna dari hari ke harinya.

Secara khusus Bank Indonesia mengeluarkan Surat Edaran mengenai Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) yang merupakan peraturan pelaksanaan dari PBI No. 14/2/PBI/2012 tanggal 6 Januari 2012 tentang Perubahan Atas PBI No. 11/11/PBI/2009 tentang penyelenggaraan kegiatan APMK.

Surat ini dimaksudkan untuk meningkatkan penerapan aspek kehati-hatian, aspek perlindungan konsumen, dan aspek peningkatan standard keamanan teknologi APMK itu sendiri. Hal ini ditujukan untuk pemberian kartu kredit yang dilakukan oleh penerbit kartu kredit, di mana mereka diwajibkan untuk menerapkan kehati-hatian dalam manajemen risiko kredit, antara lain:

1. Batas usia minimum calon pemegang kartu kredit:

  • Pemegang kartu kredit utama adalah 21 tahun atau telah kawin.
  • Pemegang kartu kredit tambahan adalah 17 tahun atau telah kawin.

2. Batas minimum penghasilan calon pemegang kartu kredit adalah Rp3 juta per bulan.

3. Batas maksimum plafon kredit yang diberikan kepada satu orang pemegang kartu kredit secara kumulatif adalah sebesar 3 (tiga) kali penghasilan per bulan.

4. Batas maksimum jumlah penerbit kartu kredit yang dapat memberikan fasilitas kartu kredit kepada seorang pemegang kartu kredit adalah sebanyak 2 (dua) penerbit kartu kredit saja.

5. Persentase pembayaran minimum yang harus dibayarkan oleh pemegang kartu kredit adalah sebesar 10% dari total tagihan. Namun hal ini tidak berlaku bagi pemegang kartu kredit yang memiliki minimum penghasilan sebesar Rp10 juta per bulan.

Selain beberapa poin di atas, pemerintah melalui Bank Indonesia juga menerapkan berbagai peraturan lainnya terkait dengan pengadaan kartu kredit. Hal tersebut dimaksudkan untuk membatasi dan juga mengantisipasi berbagai tindakan penyalahgunaan kartu kredit yang berisiko untuk meningkatkan kredit macet di masa yang akan datang.

Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Mendapatkan Kartu Kredit Pertama

Akan segera memiliki kartu kredit! Barangkali hal ini akan membuat Anda bahagia dan senang, atau justru was-was dan tidak tenang karena banyak kekhawatiran yang mengganjal di dalam benak Anda. Ini tentu sangat wajar terjadi, terutama bagi Anda yang sama sekali belum pernah memiliki dan menggunakan kartu kredit sebelumnya.

Sebagai seorang calon pengguna kartu kredit, maka sudah sewajarnya bila Anda  memikirkan banyak hal tentang manfaat dan juga keuntungan yang akan Anda dapatkan dari kartu kredit yang akan segera Anda dapatkan. Namun di luar semua hal itu, ada beberapa poin penting yang wajib Anda ketahui mengenai kartu kredit, di antaranya:

1. Tujuan Menggunakan Kartu Kredit

Tujuan Menggunakan Kartu Kredit

Tujuan Menggunakan Kartu Kredit via gobankingrates.com

 

Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan sebuah fasilitas, maka sudah sepatutnya Anda mengerti akan tujuan dari penggunaan tersebut. Hal ini juga berlaku dalam kartu kredit, di mana Anda wajib untuk memiliki sebuah tujuan pasti terkait dengan pengajuan kartu kredit yang akan Anda lakukan.

Hal ini sangat penting untuk dipikirkan sejak awal, mengingat seluruh penggunaan kartu kredit yang kelak akan Anda lakukan adalah bentuk utang yang kemudian harus Anda bayarkan. Alasan inilah yang membuat mengapa setiap orang sangat perlu mempertimbangkan dengan bijak sebelum akhirnya memutuskan untuk mengajukan kartu kredit.

Pastikan Anda memiliki alasan yang tepat dan mengedepankan kebutuhan Anda daripada keinginan untuk memiliki sebuah kartu kredit. Dengan begitu, Anda akan menggunakannya dengan tepat pula dan sesuai dengan manfaat yang telah Anda pikirkan sejak awal. Misalnya, Anda adalah seorang pebisnis yang sering bepergian ke luar kota atau negeri dan selalu menggunakan waktu dengan sangat efisien, maka Anda akan membutuhkan sebuah kartu kredit dalam mendukung semua aktivitas Anda yang sangat padat. Dalam hal ini kartu kredit bisa membantu Anda saat melakukan reservasi hotel, tiket penerbangan, dan berbagai kebutuhan transaksi lainnya.

Baca Juga: Anda Single Mom? Hindari Kartu Kredit Anda dari 3 Hal Ini!

2. Jenis Kartu Kredit yang Paling Tepat

Jenis-jenis Kartu Kredit

Jenis-jenis Kartu Kredit via bostoncoachblog.com

 

Saat ini ada banyak jenis kartu kredit yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Meskipun pada dasarnya setiap bank memiliki jenis kartu kredit yang ditentukan berdasarkan limit kredit yang mereka berikan (silver, gold dan platinum), namun di luar jenis kartu tersebut bank juga memiliki kartu kredit dengan nama dan benefit tertentu yang mereka jadikan sebagai fitur utama atau istimewa di dalamnya.

Ada banyak kartu kredit yang bisa Anda  pilih, seperti:

  • Kartu kredit yang memang khusus diciptakan bagi mereka yang suka bepergian, di mana kartu tersebut akan memberikan layanan kemudahan membeli tiket pesawat dengan harga khusus, kenyamanan ruang tunggu di bandara, dan yang lainnya.
  • Kartu kredit yang bisa memberikan cashback, bagi Anda  yang senang berbelanja.
  • Kartu kredit yang khusus bagi Anda  yang senang dengan berbagai penawaran menarik di restoran dan juga bioskop bagi Anda yang senang menonton film.

Sejak awal Anda harus mengetahui dengan jelas mengenai jenis kartu kredit yang benar-benar Anda butuhkan, hal ini akan membantu Anda untuk menemukan kartu kredit yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Bank Penerbit Kartu Kredit

Bank Penerbit

Bank Penerbit via thepressproject.gr

 

Lain bank, tentu akan lain pula penawaran yang mereka berikan. Semakin banyak bank yang memberikan layanan kartu kredit, maka semakin banyak pula pilihan yang bisa Anda pertimbangkan. Setiap bank tentu akan mencoba meyakinkan Anda akan layanan terbaik yang bisa mereka berikan, namun Anda harus benar-benar jeli dalam memilih salah satu di antara mereka.

Pastikan Anda memilih bank penerbit kartu kredit yang memang benar-benar memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik. Hal ini akan membantu untuk menghindarkan Anda dari berbagai masalah dan juga kerugian di masa yang akan datang. Penerbit yang memiliki reputasi baik, pasti akan memberikan kinerja dan pelayanan yang memuaskan bagi nasabahnya.

Baca Juga: Mengapa Pengajuan Kredit Bisa Gagal? Ini Jawabannya

4. Persyaratan Pengajuan

Syarat yang Diajukan

Syarat yang Diajukan via blogspot.com

 

 

Pahami dan lengkapi persyaratan pengajuan kartu kredit Anda sejak awal, hal ini untuk mencegah kegagalan pengajuan yang Anda lakukan. Pada umumnya bank akan meminta persyaratan standard seperti di bawah ini:

  • Mengisi formulir pengajuan kartu kredit (disediakan oleh bank).
  • Usia pemohon minimal 21 tahun.
  • Memiliki penghasilan minimal Rp3 juta per bulan.
  • Fotokopi KTP.
  • Melampirkan slip gaji atau Surat Keterangan Penghasilan (SKP).
  • Fotokopi NPWP.

5. Suku Bunga Kartu Kredit

Suku Bungan Kartu Kredit

Suku Bunga Kartu Kredit via insurancetight.com

 

Besaran suku bunga yang ditetapkan oleh bank penerbit kartu kredit adalah salah satu hal penting untuk Anda pertimbangkan. Jumlah ini akan bervariasi antara satu bank dengan bank lainnya, namun pada umumnya suku bunga yang ditawarkan oleh kartu kredit berkisar 2,75% - 3% per bulan. Hal ini akan sangat membebani Anda, terutama bagi Anda yang mungkin akan sering menunggak dan tidak melakukan pembayaran secara penuh.

6. Biaya Lainnya

Biaya Lainnnya

Biaya Lainnya via affinityhealth.org

 

Selain bunga, kartu kredit juga memiliki sejumlah biaya lainnya yang patut Anda pertimbangkan. Biasanya bank akan menerapkan sejumlah biaya di dalam kartu kredit mereka, seperti: biaya iuran tahunan, biaya keterlambatan pembayaran, biaya kelebihan pemakaian (over limit), biaya materai, biaya tarik tunai, dan biaya lainnya. Hal ini wajib menjadi pertimbangan, terutama untuk biaya yang sifatnya tetap atau pasti, seperti biaya iuran tahunan dan biaya materai.

7. Kemudahan Pembayaran

Kemudahan Pembayaran

Pembayarannya Mudah via wordpress.com

 

Anda juga harus mempertimbangkan mengenai fasilitas pembayaran yang ditawarkan oleh bank penerbit kartu kredit. Pilih bank yang memberikan Anda kemudahan dalam melakukan pembayaran, sehingga Anda tidak perlu repot-repot dalam melakukan pembayaran tagihan setiap bulannya.

Baca Juga: Membayar Tagihan Kartu Kredit, Apa Saja yang Mesti Diperhatikan?

Ajukan dan Gunakan Dengan Bijak

Dengan mengetahui beberapa poin di atas, maka Anda tidak perlu khawatir dan was-was saat akan memiliki kartu kredit pertama Anda. Pilih dan gunakan kartu kredit yang paling sesuai dan tepat dengan kebutuhan Anda, sehingga Anda benar-benar bisa mendapatkan manfaat atas penggunaan tersebut. Anda dapat mengajukan permohonan kartu kredit dengan mendatangi bank dan melengkapi semua persyaratan yang telah mereka tetapkan. Selalu gunakan kartu kredit dengan bijak dan cerdas, agar Anda terhindar dari masalah hutang di masa yang akan datang.