Kenali Penyakit Batu Ginjal: Gejala, Pengobatan dan Pencegahannya

Batu ginjal merupakan penyakit yang berawal dari efek kebiasaan hidup yang tidak sehat. Penyakit ini bisa menyerang siapapun, baik anak kecil hingga dewasa. Banyak faktor sebagai pemicu penyakit batu ginjal, diantaranya kurangnya minum, gerak, banyak mengkonsumsi makanan dan minuman kaya akan kalium, protein, lemak dan juga kebiasaan menahan buang air kecil.

Fungsi ginjal adalah untuk menyaring racun sisa makanan, namun memang rawan terjadinya pengendapan sehingga seiring berjalannya waktu bisa saja endapan tersebut berubah menjadi kristal.

Alangkah baiknya, kenali lebih jauh tentang penyakit batu ginjal ini, bermula dari mengetahui gejala yang akan muncul bila seseorang mulai terserang, pengobatan yang harus dilakukan si penderita hingga cara pencegahan. Bagaimanapun juga mencegah merupakan cara yang terbaik agar tidak terkena batu ginjal.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Gejala dan Diagnosa Batu Ginjal

gejala dan diagnosa batu ginjal
Gejala dan Diagnosa Batu Ginjal

Penderita batu ginjal umumnya terjadi di usia 30-60 tahun akibat adanya endapan yang berubah menjadi batu kristal di dalam ginjal. Gejala yang akan ditimbulkan bila seseorang menderita batu ginjal, yakni:

  • Seringnya buang air kecil yang disertai nyeri hingga nantinya buang kecil dengan jumlah yang sedikit
  • Sakit di bagian punggung samping, bawah tulang rusuk
  • Air seni berwarna keruh atau berdarah
  • Mual, menggigil dan demam

Gejala di atas akan muncul jika kondisi batu ginjal relatif sudah besar sehingga susah dikeluarkan melalui saluran yang menyambungkan ginjal dengan kandung kemih atau ureter. Tapi kalau batu ginjal masih kecil, biasanya dokter akan menyarankan dengan pengobatan oral atau terapi sehingga batu kristal tersebut bisa dikeluarkan melalui ureter.

Nah, kebenaran seseorang positif atau tidak menderita batu ginjal, dokter akan melakukan beberapa rangkaian diagnosis batu ginjal, sebagai berikut:

  • Cek gejala penderita serta riwayat keluarga yang berpenyakit sama
  • Cek pasien mengenai pola hidupnya mulai dari makanan dan minuman yang dikonsumsi
  • Melakukan pemeriksaan air seni, darah, scan USG, rontgen, CT scan dan intravenous urogram atau IVU

Baca Juga: Gejala Tipes, Penyakit Tipes, Pengobatan Sakit Tipes: Ini yang Perlu Kamu Tahu!

Pengobatan Batu Ginjal

Secara umum pengobatan batu ginjal bisa melalui dua metode, yaitu secara alami dan medis. Jika setelah melakukan pemeriksaan dan hasilnya kondisi batu ginjal masih berukuran kecil dan tidak parah, pengobatan secara alami bisa dilakukan. Namun, tetap saja dokter tidak menjamin kesembuhan si penderita batu ginjal.

Lain halnya dengan kondisi batu ginjal yang diderita pasien sudah parah, berukuran besar dan menyumbat saluran kemih, pastinya dokter akan melakukan penanganan dengan prosedur khusus seperti, energi laser, ultrasound atau operasi.

  • Secara Alami

hidup sehat
Pengobatan Alami dengan Pola Hidup Sehat

Pengobatan secara alami ini, pasien diharuskan melakukan perubahan pada gaya dan pola hidup yang sehat. Mulai dari memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi hingga olahraga yang teratur.

1. Banyak Minum Air Putih

Air putih sangat bermanfaat bagi tubuh. Dengan banyak minum air putih akan membantu meluruhkan batu ginjal. Minumlah hingga 2,8 liter per hari untuk mendapatkan hasil yang baik. Lakukan pemeriksaan air seni dengan memperhatikan warnanya, jika air seni berwarna keruh artinya kurangnya minum air putih dan begitu sebaliknya.

2. Jus Lemon

Konsumsi jus lemon murni dengan ukuran 125 ml per hari karena lemon kaya akan kandungan asam sitrat yang bisa membuat batu kalium pecah. Sehingga lebih mudah dikeluarkan bersamaan dengan air seni.

3. Kurangi Asupan Garam dan Protein

Tidak ada salahnya bagi penderita batu ginjal kurangi penggunaan garam pada setiap masakan karena garam yang berlebih dapat meningkatkan kalsium dalam air seni. Selain itu pengurangan asupan protein juga dianjurkan agar kandungan oksalat, kalsium dan asam urat dalam air seni tidak meningkat. Penderita batu ginjal juga harus menghindari mengonsumsi daging karena dapat meningkatkan kandungan sulfur di dalam tubuh sehingga bisa berdampak buruk.

4. Banyak Konsumsi Makanan Berserat

Mengkonsumsi makanan berserat yang kaya akan kandungan fitat dapat mengurangi kristalisasi garam kalsium dan tentunya mencegah pembentukan batu ginjal. Sayur-sayuran, biji-bijian, gandum serta buah-buahan merupakan makanan sehat yang harus dikonsumsi secara rutin.

5. Berhenti Minum Soft Drink

Soft drink, the, kopi dan minuman berwarna lainnya adalah minuman ringan berkafein yang dapat kondisi kesehatan semakin buruk karena kandungan asam fosfat yang terkandung pada minuman terebut menjadi pemicu yang paling cepat membentuk batu ginjal.

6. Olahraga Cukup

Dengan melakukan olahraga membuat batu ginjal akan lebih sering bergerak sehingga bisa terbuang dengan mudah melalui air seni. Lakukan olahraga dengan rutin membuat sirkulasi air seni menjadi lancar. Jangan lupa perhatikan keseimbangan berolahraga dan mengkonsumsi air putih karena sangat berpengaruh pada sirkulasi cairan ginjal.

Baca Juga: Penyakit TBC: Apa Penyebab, Gejala, dan Pengobatan yang Tepat

  • Secara Medis

medis
Pengobatan secara Medis

Jika pengobatan secara alami tidak membuahkan hasil yang baik maka segera lakukan pengobatan secara medis agar tidak berdampak pada kondisi organ lainnya yang bisa saja menimbulkan penyakit baru. Beberapa tindakan berikut ini merupakan rangkaian tindakan medis pada penyembuhan penyakit batu ginjal.

1. Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL)

Tindakan medis ini menggunakan gelombang suara untuk menghancurkan batu ginjal. Gelombang suara tersebut berupa bentuk getaran yang kuat sehingga mampu memecahkan batu ginjal hingga bagian terkecil. Serpihan kecil batu tersebut bisa dikeluarkan melalui air seni.

2. Uteroscope

Uteroscope dilakukan untuk menghilangkan batu yang berada di gijal dengan cara memasukan tabung khusus berlampu tipis dan dilengkapi dengan kamera yang berfungsi mengetahui posisi batu ginjal.

3. Operasi Pembedahan

 Jika prosedur diatas tidak berhasil, maka dokter harus melakukan tindakan pembedahan operasi untuk pengambilan batu ginjal. Caranya pinggang pasien akan di sayat hingga ke bagian ginjal, kemudian batu-batu tersebut di angkat dan akan jahit kembali hingga nantinya akan kembali ke semula.

Cegah dengan Perubahan Gaya dan Pola Hidup Sehat

Batu ginjal bukanlah penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri ataupun lingkungan yang tidak sehat, melainkan gaya dan pola hidup yang selama ini dijalani tidak sehat. Kebanyakan orang tidak memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi, bahkan mengabaikan olahraga. Padahal jika hal tersebut diperhatikan dengan baik, tentunya tidak mudah terserang penyakit.

Tentunya kita tahu bahwa mencegah merupakan cara terbaik daripada mengobati, maka mulailah dari sekarang lakukan perubahan gaya dan pola hidup yang sehat, misalnya dengan banyak minum air putih, mengkonsumsi makanan berserat, olahraga yang cukup dan hindari makanan dan minuman yang dapat merusak organ tubuh yang bisa menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit.

Baca Juga: Pahami Sistem Klaim Asuransi Kesehatan Berikut untuk Memudahkan Klaim Asuransi