Kenalin Nih, 6 Srikandi di Kabinet Jokowi dan Harta Kekayaannya

Cermati.com, Jakarta - Nama seluruh menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju telah diumumkan. Pelantikan pun usai dilaksanakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bulan lalu. Lengkap sudah, kini tinggal kerja, kerja, dan kerja.

Jika diamati, para pembantu presiden ini masih didominasi para pria. Tapi 6 wanita berhasil masuk dalam jajaran menteri dan wakil menteri periode 2019-2024. Ada yang bertahan di posisi sebelumnya sewaktu di Kabinet Kerja. Ada pula wajah baru menghiasi.

Siapa saja 6 srikandi di Kabinet Indonesia Maju yang akan membantu Jokowi-Ma’ruf Amin dalam 5 tahun ke depan? Yuk, kenalan dengan mereka karena Cermati.com merangkumnya dari berbagai sumber.

Baca Juga: Dipinang Jokowi Masuk Kabinet, Bos Gojek Nadiem Makarim ‘Resign’

Bingung cari asuransi mobil terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Beli Asuransi Mobil Terbaik Sekarang!  

1. Menteri Keuangan (Menkeu) – Sri Mulyani Indrawati

View this post on Instagram

Usai pelantikan Kabinet Indonesia Maju, saya menuju Kementerian Keuangan untuk acara penyerahan memori jabatan yang dilanjutkan dengan rapat pimpinan. Dalam kesempatan tersebut saya menyampaikan bahwa terpilihnya kembali saya jangan dianggap sebagai suatu kelanjutan yang rutin dan monoton. Saya ingin jajaran Kementerian Keuangan @kemenkeuri tetap memiliki semangat untuk menyiapkan mental, pemiikiran dan seluruh sumber daya untuk mendukung pelaksanaan program dan janji presiden yang telah disampaikan kepada masyarakat. Kita semua tahu bahwa keinginan Presiden Joko Widodo @jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf menginginkan Indonesia maju, berpendapatan tinggi, dan bermartabat yang diwujudkan dalam Visi Indonesia 2045. Agar dapat menuju ke arah tersebut, instrumen keuangan negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan kekayaan negara berperan sangat penting. Untuk itu seluruh jajaran Kementerian Keuangan harus terus berpikir dan mencari alternatif kebijakan agar momentum pembangunan tetap diperkuat sehingga siklus pelemahan ekonomi global tidak terlalu berdampak di dalam negeri. Saya menerima jabatan sebagai Menteri Keuangan ini dengan sikap mental dan titik awal yang baru karena mempunyai keinginan untuk berkontribusi yang nyata bagi kemajuan Indonesia. Jakarta, 24 Oktober 2019

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on

Siapa sih yang gak kenal dengan Sri Mulyani Indrawati? Menteri kece dengan seabrek prestasi. Menyabet penghargaan Menkeu Terbaik Se-Asia Pasifik 3 tahun berturut-turut versi FinanceAsia, pantas jika Sri Mulyani dipertahankan 2 periode. 

Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Desember 2018, Sri Mulyani memiliki harta kekayaan sebesar Rp46,6 miliar. Terdiri dari tanah dan bangunan, surat berharga, kas dan setara kas, serta harta bergerak lainnya.

Wanita kelahiran Tanjung Karang, Lampung, 26 Agustus 1962 ini merupakan begawan ekonomi Indonesia. Sri Mulyani sudah langganan menjadi Menkeu. Pertama kali tahun 2005 di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Terpilih lagi di periode 2009.

Belum genap setahun, tepatnya Mei 2010, Sri Mulyani yang pernah masuk daftar Wanita Paling Berpengaruh ke-23 di dunia versi Majalah Forbes itu pindah ke Amerika Serikat (AS) untuk mengisi posisi penting di Bank Dunia sebagai Direktur Pelaksana.

Kemudian pada 2016, ia pulang ke Tanah Air. Menerima ‘pinangan’ Presiden Jokowi memimpin Kementerian Keuangan, mendepak posisi Bambang Brodjonegoro. Kariernya sebagai bendahara negara berlanjut hingga saat ini.

 “Jangan pernah lelah untuk mencintai Republik Indonesia.” Salah satu quotes menarik dari Sri Mulyani yang mampu menggetarkan jiwa dan membangkitkan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia, termasuk milenial.

2. Menteri Luar Negeri (Menlu) – Retno Marsudi

View this post on Instagram

#SahabatKemlu Senin, 28 Oktober 2019, #MenluRetno menerima kunjungan Menlu Kerja Sama Afrika dan Warga Maroko, Kerajaan Maroko, Nasser Bourita. Ini kunjungan Menlu negara asing pertama, setelah #MenluRetno dilantik (23/10) sebagai Menlu pada periode kedua Pemerintahan @jokowi #IniDiplomasi. Keduanya membahas berbagai aspek perkembangan hubungan bilateral, termasuk tukar pikiran mengenai berbagai isu kawasan dan dunia yang menjadi perhatian bersama, seperti isu Palestina. Disepakati prioritas kerja sama bilateral di masa mendatang adalah penguatan kerja sama ekonomi. #MenluRetno tegaskan pentingnya untuk segera memulai negosiasi PTA antar kedua negara. Pada pertemuan ini telah tandatangani 4 MoU kerja sama di bidang perikanan, perindustrian, Counter-terrorism dan pertukaran informasi intelijen keuangan terkait pencucian uang dan pendanaan terrorisme.

A post shared by Kementerian Luar Negeri RI (@kemlu_ri) on

Retno Lestari Priansari Marsudi atau lebih akrab disapa Retno Marsudi merupakan sosok menteri yang kerap mendampingi Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan, khususnya pertemuan bilateral. Mondar mandir ke luar negeri untuk menghadiri sejumlah acara internasional.

Wanita berusia 56 tahun dan sering tampil mengenakan bandana ini adalah Menlu perempuan pertama Indonesia. Berkarier sebagai Menlu sejak 2014 di Kabinet Kerja Jokowi hingga sekarang, Retno tercatat mempunyai pundi-pundi kekayaan sebesar Rp15,4 miliar, berdasarkan LHKPN per April 2018.

Soal diplomasi, Retno jagonya. Sebelum memimpin Kementerian Luar Negeri, Wanita yang pernah menggondol penghargaan sebagai agen perubahan di bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan dari UN Women dan Partnership Global Forum (PGF) ini berprofesi sebagai diplomat.

Perempuan jawa tulen ini pernah menjabat sebagai Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Norwegia dan Islandia (2015), Dubes Indonesia untuk Kerajaan Belanda (2012). Oh ya, baru-baru ini di bawah kepemimpinannya, Indonesia berhasil menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Ada kutipan atau pesan Retno Marsudi untuk generasi muda di seluruh dunia, termasuk Indonesia. “Dengan 1,8 miliar generasi muda di dunia yang merupakan seperempat penduduk dunia dan memiliki kekuatan dan jejaring global melalui teknologi sosial media. Generasi muda adalah agen perdamaian.”

3. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) – Ida Fauziyah

View this post on Instagram

A post shared by Kementerian Ketenagakerjaan (@kemnaker) on

Wajah baru menghiasi kabinet pemerintahan Jokowi. Dialah Ida Fauziyah, kader dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang didapuk menjadi Menaker periode 2019-2024. Pengganti posisi Hanif Dhakiri.

Politisi kelahiran Mojokerto, Jawa Timur, 16 Juli 1969 ini merupakan mantan Anggota DPR sejak 1999 sampai 2018 Dapil Jatim VIII. Bukan hanya duduk di kursi parlemen, Ida juga merupakan salah satu pengurus organisasi Islam terbesar di Tanah Air, Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK).

Di tahun 2018, Ida kalah dalam bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah. Saat itu, ia ditunjuk mendampingi Sudirman Said sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub). Sarjana jebolan ilmu pemerintahan ini mengantongi harta kekayaan sebesar Rp19,8 miliar, dari laporan LHKPN periode Januari 2018.

Fokus mantan Guru SMA setelah pelantikan adalah menciptakan lapangan kerja, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Pesan Ida cuma satu kepada seluruh anak buahnya, bekerja dengan semangat dan tulus melayani rakyat.

Baca Juga: Apa Lebih Besar dari DPR? Yuk, Intip Gaji Menteri Jokowi 2019-2024

4. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) – Siti Nurbaya Bakar

View this post on Instagram

A post shared by Kementerian LHK (@kementerianlhk) on

Usai menuntaskan masa jabatan selama 5 tahun di Kabinet Kerja, Siti Nurbaya Bakar kembali dipercaya Presiden Jokowi menjabat Menteri LHK periode 2019-2024.

Sebelum didapuk menjadi menteri, Wanita kelahiran Jakarta, 63 tahun lalu itu adalah Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrasi (NasDem). Situ Nurbaya boleh dibilang birokrat atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang banting stir ke dunia politik.

Di birokrasi, debut karier peraih gelar Doktor dari Institut Pertanian Bogor ini dimulai di Bappeda Provinsi Lampung. Lalu pindah ke Departemen Dalam Negeri hingga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPD RI tahun 2016-2013.

Siti Nurbaya melaporkan harta kekayaan per Maret 2019 atas kekayaan yang diperoleh sepanjang 2018 sebesar Rp4,1 miliar.

Oh ya, tokoh Betawi asli ini punya satu quote agar kita sebagai manusia tidak menyerah menghadapi kerikil-kerikil kehidupan.

“Hanya duri-duri menyakitkan yang mendorong kita sampai ke seberang. Tetaplah kuat menghadapi rintangan dalam hidup.”

5. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak - I Gusti Ayu Bintang Darmawati

View this post on Instagram

A post shared by Perempuan dan Anak (@kemenpppa) on

Pendatang baru lain di jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju adalah I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Sosok Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak periode 5 tahun ke depan.

Ditelurusi lebih jauh, Wanita berdarah Bali ini adalah istri dari mantan Menteri Koperasi dan UKM, AA Gede Ngurah Puspayoga. Ayu Bintang tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp5 miliar.

Ia jago main tenis meja. Pantas, mantan atlet tenis meja ini pernah menduduki kursi Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Bali periode 2010-2014. Ayu Bintang juga merupakan penggagas kejuaraan tenis meja antar PKK Banjar se-kota Denpasar pada tahun 2002.

Atlet identik dengan berjuang. Tak pernah lelah untuk menang dan mengharumkan nama bangsa. Begitupula prinsip hidup yang dianut Ayu Bintang. “Bagi saya tidak ada istilah tidak bisa dan tidak ada, istilah tidak mungkin, asal ada kemauan dan kerja keras.”

6. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif – Angela Tanoesoedibjo

View this post on Instagram

Congratulation Pak Jokowi on the reelection as President of the Republic of Indonesia. 🇮🇩

A post shared by Angela H Tanoesoedibjo (@angelatanoesoedibjo) on

Selain Nadiem Makarim, Kabinet Jokowi diisi srikandi milenial, yakni Angela Herliani Tanoesoedibjo. Wakil Menteri termuda yang baru berusia 32 tahun ini ditunjuk sebagai Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mendampingi Wishnutama.

Putri sulung dari konglomerat sekaligus Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo ini membawa angin segar untuk Kabinet Indonesia Maju. Duet Wishnutama dan Angela diharapkan dapat meningkatkan industri pariwisata di Tanah Air dan mendatangkan devisa lebih banyak.

Meski terlahir sudah tajir melintir, Wanita lulusan Universitas New South Wales, Australia ini memulai karier dari nol sebagai Staf Keuangan di MNC Group (2010). Kariernya kemudian merangkak hingga tahun 2012, dipercaya menjabat Co-Managing Director di MNC Channel.

Selang 2 tahun, Angela didapuk sebagai Managing Director di Global TV. Lalu ditunjuk menduduki kursi Direktur Perseroan MNC Group (2016). Kemudian di tahun 2018, Wanita kelahiran Ottawa, Kanada ini dipercaya sebagai Managing Director RCTI.

Di panggung politik, Wanita cantik ini merupakan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Perindo. Meski harus menelan kekalahan pada Pemilihan Calon Legislatif 2019, kini Angela siap mengurusi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air.

Hingga saat ini, belum diketahui harta kekayaan Angela karena belum melaporkannya ke KPK. Namun berdasarkan informasi, Istri dari pengusaha Michael Dharmajaya ini memiliki saham MNC senilai miliaran rupiah. Belum termasuk gurita bisnis lainnya.

Dalam akun instagramnya, Angela beberapa kali mengunggah kutipan yang membuka mata kita untuk saling menghargai perbedaan. Hidup dengan cinta dan damai akan terasa indah.

“Ya, Anda ingin mengeluarkan apa yang di benak Anda, namun itu tidak akan menjadikan apa yang Anda katakan benar. Ya, Anda mungkin memiliki amarah, tidak akan menjadikannya benar untuk menindas. Alangkah damai dan nikmatnya dunia, jika kasih yang kita sebarkan bukan benci.”

Sukses Itu Milik Kamu yang Mau Berjuang

Kecerdasan tidak cukup untuk mengantarkanmu meraih kesuksesan besar. Butuh peran kerja keras, sikap optimistis dan pantang menyerah di dalamnya. Tanpa semangat itu, IQ setinggi apapun akan percuma.

Kesuksesan akan menghampiri orang-orang yang mau berjuang. Bahkan bisa saja penuh dengan keringat dan cucuran air mata. Percayalah, tidak ada usaha yang mengkhianati hasil.

Baca Juga: Bikin Iri, Ini Besaran Gaji dan Tunjangan 575 Anggota DPR RI 2019-2024