Kesinilah Uang Warren Buffet Diinvestasikan

Siapa yang tidak kenal dengan Warren Buffet, seorang pengusaha yang masuk ke dalam jajaran orang terkaya di dunia. Sosok pria paruh baya yang kini berusia 86 tahun ini memang banyak memberikan pengalaman berbisnis yang sukses, terutama dalam bidang Investasi saham. Warren Yang saat ini memiliki jabatan sebagai CEO Berkshire Hathaway ini, adalah seorang Pria yang ahli dalam bidang Investasi.

Mendapat julukan sebagai orang paling kaya di dunia, membuat Warren Buffet memiliki banyak saham di beberapa perusahaan terkenal. Ia berani menginvestasikan banyak Uangnya untuk membeli saham, dan akhirnya berhasil mendapatkan keuntungan dari beberapa saham yang ia investasikan. Warren selalu berhasil membeli saham di beberapa perusahaan dengan cara yang tepat, yaitu saat Perusahaan tersebut sedang mengalami penurunan.

Mungkin anda ingin tahu, kemana saja Uang milik Warren Buffet ia investasikan? Dan bagaimana hasil Investasi Sahamnya tersebut, berikut ulasannya:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Saham di Bank American Express

American Express
Logo Bank American Express

Sekitar tahun 1964, ada sebuah skandal yang menyebut sebuah nama Bank terkenal di Amerika, yaitu American Express dengan perusahaan di bidang pengolahan minyak sayur Allied Crude Vegetable Oil. Skandal ini berawal dari pinjaman yang diberikan American Express kepada pemilik perusahaan minyak tersebut, Tino De Angelis.

Tino melakukan penipuan, minyak sayur yang selama ini diangkutnya melalui pelabuhan, ternyata bukan 100% minyak, dia mencampurnya dengan Air. hebatnya, penipuan ini berjalan cukup lama, sehingga Tino terlanjur banyak meminjam Uang untuk usahanya ini, termasuk kepada Bank American Express. Akibat skandal ini, saham American Express turun hingga 50%. Saat keadaan inilah Warren Buffet muncul dan berinvestasi saham senilai US$1.28 Milyar, dan dia mendapat keuntungan hingga 290% dari Investasi tersebut.

Baca Juga: Inilah Orang-Orang Terkaya di Dunia, Siapa Inspirasimu?

2. Saham Coca Cola (1988)

Coca Cola
Coca Cola

Warren Buffet tidak hanya menanamkan sahamnya pada point 1, dia juga melakukan hal yang sama terhadap saham perusahaan Coca Cola. Sempat mengalami penurunan hingga 2% , rupanya Buffet melihat ini sebagai peluang, selain itu ia juga sangat menyukai brand minuman soda mendunia ini. akhirnya di tahun 1995 dia memiliki 100.000 saham Coca Cola senilai US$1.2 Bilion. Sahamnya tetap disimpan hingga saat ini.

3. Saham Gillete dan P&G

P&G
P&G

P&G di tahun 1980 Industri alat cukur yang terkenal , Gillete mengalami penjualan yang menurun di tahun 1988, dan seperti biasa, Warren Buffet berhasil masuk dan melakukan Investasi sahamnya senilai US$600 Juta, itu berarti Buffet memiliki 11% saham Gillete. Tidak berhenti sampai disitu, pada saat itu, Gillete diakuisisi oleh P&G dan tentunya ini akan semakin menguntungkan Buffet. Dalam sehari Buffet mampu meraih keuntungannya US$650 miliar dengan total US$ 4.4 Miliar. Akhirnya, Buffet pun turut menanamkan sahamnya  di P&G.

4. Saham Goldman Sachs (2008)

Goldman Sachs
Goldman Sachs

Selanjutnya Buffet berinvestasi saham untuk Goldman Sachs, disaat krisis finansia yang terjadi di Wall Street beberapa tahun lalu, lewat Berkshire Hathaway, Buffet telah menginvestasikan US$ 5 Miliar ke Bank. Dan hanya  dalam kurun waktu beberapa jam saja saham Goldman naik 6%.

Tiga tahun kemudian, Goldman ini memutuskan untuk menebus Investasi Buffet, Goldman harus membayar US$ 5 Miliar plus US$ 500 juta karena telah mengembalikan pinjaman itu lebih awal dari seharusnya tahun 2013 . atas hal tersebut Buffet menerima dividen, sehingga total pembayaran berjumlah US$ 5.64 miliar.

5. Saham Geico (1970)

geico
Geico

Perusahaan ini adalah salah satu Investasi Warren Buffet yang terbesar. Buffet membeli saham milik perusahaan Asuransi ini karena bekerja sama dengan Benjamin Graham yang menjadi mentor sekaligus Idolanya. Benjamin juga ikut menjadi Investor dari Geico. Buffet menginvestasikan US $ 45.7 juta untuk 30% saham GEICO.

Kemudian di tahun 1995, Buffet memutuskan untuk mengakuisisi perusahaan ini senilai US$ 2.3 Miliar. Saat itu nilainya mencapai US$  4.7 Miliar, sementara Buffet berhasil memiliki sahamnya hanya dengan US$ 2.35 Miliar.

Baca Juga: 10 Orang Terkaya di Dunia Ini Ternyata Tidak Lulus Kuliah

Buffet Selalu Melihat Peluang Sebelum Berinvestasi

Warren Buffet memiliki sifat yang selalu memanfaatkan peluang untuk mulai berinvestasi. Saat dimana beberapa Perusahaan yang diinginkan telah menghadapi masa surut, bahkan hampir merugi, Buffet berhasil menghidupkanya kembali. Peluang memang penting dalam menentukan apakah Investasi yang kita lakukan akan menguntungkan atau tidak.

Baca Juga: 10 Wanita Muda Terkaya di Dunia