Keuangan Boncos Setelah Libur Panjang? Begini Cara Mengaturnya Lagi

Bagi sebagian orang, libur panjang Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan produktif, seperti kerja paruh waktu, magang di suatu perusahaan, dan berkemah. Namun tidak bagi milenial. Generasi yang berusia 20-30 tahun ini mengisi waktu libur panjang dengan jalan-jalan, wisata kuliner, belanja di mal, dan kegiatan lain yang menghamburkan uang.

Tren kebutuhan milenial tersebut semakin mudah diperoleh karena dukungan berbagai promo menarik yang ditawarkan, di antaranya promo atau diskon tiket penerbangan, hotel, restoran, kartu kredit, dan masih banyak promo lain. Paling banyak sih milenial yang traveling di dalam maupun luar negeri.

Tentu saja saat liburan, Anda jor-joran mengeluarkan uang. Beli ini itu, memanjakan diri karena menganggapnya setahun sekali. Tanpa sadar, begitu pulang, kartu kredit jebol, dompet kosong, jadi boncos deh. Nah liburan telah usai. Kini saatnya Anda kembali mengatur keuangan untuk setahun ke depan. Jangan sampai keuangan malah jadi amburadul sepulang liburan.

Ada beberapa cara untuk kembali mengatur keuangan sehabis libur panjang Natal dan Tahun Baru, seperti dilansir dari mint.com. Apa saja itu?

Baca Juga: Mau Cari Sensasi Baru? Wisata Anti Mainstream Ini Cocok untuk Liburan 2019

1. Hitung Berapa Banyak Anda Menghabiskan Uang

Hitung Berapa Banyak Anda Menghabiskan Uang
Hitung Berapa Banyak Anda Menghabiskan Uang

Jangan menyesali uang yang sudah Anda keluarkan untuk liburan karena bagaimanapun takkan kembali. Nasi sudah menjadi bubur, sehingga tak ada gunanya penyesalan. Sekarang saatnya Anda menanggulangi semua yang sudah terjadi. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghitung berapa banyak uang yang sudah Anda habiskan untuk liburan. Periksa tagihan kartu kredit Anda, ingat-ingat apa saja yang telah Anda belanjakan. Apakah juga menggunakan tabungan Anda?

Setelah seluruhnya sudah dihitung, langkah selanjutnya yakni menyusun ulang anggaran. Utamakan dari penghasilan atau gaji digunakan untuk membayar cicilan kartu kredit. Hilangkan anggaran untuk sesuatu yang masih bisa ditunda. Pangkas juga anggaran nongkrong, jalan-jalan. Intinya adalah Anda harus bisa kembali hidup hemat. Langkah tersebut dijamin bikin keuangan stabil kembali.

2. Stop Utang dan Mulai Menabung

Anda harus memprioritaskan membayar cicilan kartu kredit sampai lunas. Setiap menerima penghasilan atau gaji, langsung digunakan untuk memenuhi kewajiban tersebut. Jangan menunggu dari sisa gaji. Saat Anda masih memiliki utang, jangan tambah utang baru, misalnya membeli barang pakai kartu kredit lagi. Batasi pemakaian kartu kredit sebesar maksimal 30% dari penghasilan. Kalau perlu stop berutang dulu sampai utang lama kelar sehingga beban keuangan Anda tidak semakin berat.

Selain itu, Anda harus mulai kembali menabung. Barangkali tabungan atau dana darurat terpakai untuk liburan. Jadi untuk menutupnya, rutinlah menabung setiap bulan. Agar lebih mudah, gunakan fitur autodebet pada rekening gaji Anda. Sisihkan minimal 10% dari gaji Anda untuk ditabung.

Baca Juga: 'Traveller' Wajib Punya Kartu Kredit ini, Kenapa?

3. Jangan Langsung Tutup Kartu Kredit 

Jika berlibur dengan memanfaatkan fasilitas kartu kredit, hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Pastinya setelah liburan berakhir, Anda ingin cepat-cepat melunasi tagihan kartu kredit. Setelah lunas, jangan langsung menutup kartu kredit yang digunakan. Mengapa demikian? Melihat dari nilai kredit ini juga penting. Sebab 15% dari nilai kredit dinilai dari lamanya kartu kredit tersebut digunakan. Semakin lama kartu kredit digunakan, semakin besar nilai kreditnya. Hal tersebut akan memudahkan Anda nantinya.

4. Belajar dari Kesalahan

Coba ingat-ingat selama liburan kemarin, pengeluaran bengkak di sisi mana? Misalnya Anda menghabiskan bujet besar untuk urusan makan. Jadikan ini sebagai pelajaran untuk bisa menentukan tempat makan mana yang lebih murah ketika jalan-jalan lagi nantinya. Secara keseluruhan Anda bisa belajar berhemat saat traveling. Jangan sampai terbawa hawa nafsu belanja segala macam tanpa melihat kondisi keuangan. Jika sudah tahu akibatnya keuangan akan morat-marit setelah liburan, lebih baik tahan keinginan dan utamakan kebutuhan.

5. Cari Penghasilan Tambahan

Cari Penghasilan Tambahan
Cari Penghasilan Tambahan

Separah-parahnya dampak liburan terhadap keadaan keuangan, pasti ada jalan keluar untuk membuatnya stabil kembali. Salah satunya dengan mencari penghasilan tambahan guna menambal ‘kebocoran dana’. Dengan begitu, Anda tidak akan bergantung pada gaji bulanan saja.

Namun hal yang harus diperhatikan saat mencari penghasilan tambahan adalah manajemen waktu. Jangan sampai pekerjaan sampingan mengganggu pekerjaan utama. Akibatnya nanti semua pekerjaan jadi berantakan. Carilah pekerjaan sampingan yang bisa dikerjakan sepulang kerja.

Hidup Hemat demi Masa Depan Selamat 

Liburan memang menjadi kebutuhan untuk menghilangkan kepenatan. Namun segala sesuatunya harus diperhitungkan demi masa depan keuangan yang lebih baik. Walaupun sedang liburan, usahakan untuk tetap hemat membelanjakan uang. Jangan boros agar tidak pusing memikirkan ‘hidup’ karena keuangan morat marit pasca liburan.

Baca Juga: Musim Liburan Memanggil, Ini Tips Agar Tetap Produktif di Kantor

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!