Kiat biar Aman saat Menggunakan Transportasi Online

Tranportasi Online

Transportasi dengan menggunakan perantara digital adalah transportasi yang sangat menguntungkan. Transportasi online kita biasa menyebutnya  Selain biaya yang lebih terukur dan sistematis, transportasi online juga mempermudah penumpang dipertemukan dengan pengemudinya atau penyedia jasa layanan transportasi tersebut.

Transportasi ini di klaim sebagai transportasi yang lebih aman. Dikatakan aman karena semua pengemudi telah terdaftar sebelumnya, selain itu semua kegiatan transportasi telah tercatat.

Akan tetapi bukan berarti kita tidak mempunyai risiko apabila menggunakan taksi online. Risiko tetap dapat muncul dalam berbagai kesempatan dan waktu.

Tidak ada seleksi secara psikologis dan juga tidak adanya ketentuan yang mengharuskan pengemudi online mempunyai spesifikasi khusus dalam pendidikan maupun dalam hal intelektual, hal menjadikan taksi online mempunyai celah dalam berbagai hal penyimpangan oleh pengemudi.

Namun demikian kita masih bisa membuat taksi online adalah taksi yang relatif lebih aman dengan memperhatikan beberapa hal.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Pastikan Nomor Polisi sesuai dengan yang Tertera pada Aplikasi

Keuntungan dari taksi online adalah dengan diberitahukannya identitas pelaku dan jenis kendaraan sekaligus nomer dari taksi online tersebut. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Cobalah untuk memastikan bahwa nomor polisi yang tertera pada kendaraan sesuai dengan nomor yang ada pada mobil. Selain itu pastikan juga jenis mobilnya sama dengan yang ada di aplikasi tersebut.

Karena sangat rentan sekali terjadi penyalahgunaan akun oleh pengemudi, pengemudi dapat dengan mudah menggunakan akun seseorang asalkan dia tahu kata kunci yang dimiliki oleh pengemudi sebelumnya.

Selain itu, kita akan mengalami kesulitan apabila mengalami kejahatan dan melakukan pelaporan. Karena sudah barang tentu kita akan melaporkan nomor yang tidak sesuai dengan nomor yang tertera.

2. Simpan Nomor Pengemudi sebelum Melakukan Perjalanan

Ada baiknya kita menyimpan nomor pengemudi dan jangan lupa menghapusnya setelah beberapa waktu kemudian. Ada juga cara yang lebih aman yaitu menginformasikan melalui pesan singkat atau aplikasi pengirim pesan lainnya kepada orang terdekat kita. Hal ini dapat mengurangi risiko penyalahgunaan akun oleh pengemudi.

Walaupun masih ada kemungkinan mereka merubah nomer, namun kita masih akan mempunyai kesempatan lebih awal apabila kita mengalami tindakan kejahatan saat menggunakan taksi on line.

Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Kamu Tiru untuk Sukses dari CEO Go-Jek

3. Capture Identitas Pelaku

Lakukan penangkapan (capture) gambar setelah mendapat pengemudi, karena pada saat ini aplikasi akan memberitahu seputar identitas kendaran dan nama si pengemudi. Selain itu nomor telepon pengemudi juga akan tertera.

Sehingga hal ini akan dapat mencegah kejahatan, seperti poin sebelumnya. Mengirimkan informasi tersebut kepada orang terdekat juga dapat dilakukan selama kita masih mempunyai banyak waktu untuk melakukannya.

4. Hindari Komunikasi yang Tidak Penting

Hindari komunikasi yang tidak penting, namun apabila Anda adalah orang yang suka berkomunikasi maka membuat obrolan-obrolan ringan akan membuat perjalanan menjadi menyenangkan.

Tapi kita harus tetap berhati-hati untuk berkomunikasi dengan pengemudi. Jangan sampai kita terlalu banyak menginformasikan hal-hal yang kurang bermanfaat dan tidak penting apalagi yang bersifat personal.

Tahukah Anda, beberapa kejahatan seksual juga berasal dari komunikasi yang mengundang peluang untuk melakukan kejahatan. Hal inilah yang bisa dikatakan bahwa membagikan informasi adalah hal yang sangat penting untuk dijaga.

5. Tetap Fokus Selama dalam Perjalanan (Khususnya Malam Hari)

Usahakan jangan tidur pada saat dalam kendaraan, khususnya pada waktu malam hari. Selain kita akan mengurangi kewaspadaan diri kita. Kita juga akan kehilangan control dan lebih mudah untuk dilumpuhkan ketika dalam kondisi tidak tersadar.

Maka dari itu usahakan tetap berjaga ketika dalam perjalanan. Namun, untuk perjalanan siang dan sore hari, tertidur di perjalanan masih bisa dikatakan aman. Akan tetapi harus tetap waspada.

6. Pastikan Kita Sudah Mempunyai Rute Perjalanan yang Benar

Sebelum melakukan perjalanan  pastikan kita sudah menemukan atau mengetahui rute perjalanan. Kita bisa meminta bantuan aplikasi penunjukan arah peta. Selain dapat menghemat waktu hal ini juga akan menghindari penyimpangan dari pengemudi.

Jangan sampai kita pasrah dan menurut rite yang dianjurkan oleh pengemudi ketika menawarkan jalan alternative.

Baca Juga: Inilah Tarif Baru Taksi Online di Indonesia, Mana yang Murah?

Bepergian Aman dan Nyaman

Dengan waspada terhadap hal-hal yang tidak kita inginkan, kita akan dapat menikmati perjalanan kita dan merasa nyaman dan aman.

Baca Juga: Pekerjaan Alternatif untuk Mencari Penghasilan Tambahan: Gojek VS GrabBike