Kini Tajir Melintir, Siapa Sangka Rapper Young Lex Dulunya Jualan Nasi Uduk dan Jadi Office Boy

Jika mendengar nama Samuel Alexander Pieter, mungkin orang tak akan menyadari siapa sosoknya. Namun lain halnya saat mendengar nama Young Lex, pasti sudah familiar, bukan?

Penyanyi rapper muda kelahiran 18 April 1992 ini memang kerap menggegerkan dengan sejumlah kontroversinya. Meski begitu, tak banyak yang tahu bahwa di balik kesuksesannya saat ini, perjalanan karir yang ditempuhnya penuh liku.

Sebelum tajir melintir seperti sekarang, bisa dibilang kehidupan pria berdarah Batak dan Ambon ini sedikit miris. Dulunya, Young Lex pernah harus berjualan nasi uduk, lontong sayur, hingga menjadi office boy demi untuk mencari nafkah.

Namun kini, hidupnya sudah lebih dari berkecukupan. Bahkan, suami dari Eriska Nakesya ini sudah sukses merambah ranah pertelevisian. Menjadi presenter bersama Jessica Iskandar, Young Lex juga membawakan program acaranya sendiri.

Acara yang bertajuk Netijen tersebut rupanya mendapat tempat di hati masyarakat. Ini terbukti dari rating yang selalu stabil dari waktu ke waktu. Lantas, bagaimana ceritanya hingga karir Young Lex bisa jadi sesukses sekarang?

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Sudah Mandiri Sejak Kecil

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Raja Terakhir (@young_lex18) pada

Karena keadaan, Alexander kecil sudah dituntut untuk mandiri sejak dini. Pasalnya, sang ayah telah berpulang sejak dirinya masih berumur 5 tahun. Meski berasal dari keluarga ekonomi menengah, namun Lex kecil terbiasa mencari uang jajannya sendiri.

Secara naluriah, otak bisnis Young Lex sudah tampak di usia remaja. Contohnya sewaktu ia duduk di bangku SMP, Lex berjualan nasi uduk yang dibelinya. Ia lalu menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi demi untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Menyukai musik genre hip hop sejak SMA, Lex berusaha mewujudkan impiannya untuk masuk dapur rekaman. Situasi semakin dilematis saat ia ingin kuliah namun kondisi finansialnya berkata lain. Berjualan lontong sayur pun pernah dilakoninya. 

Masih dengan modal ijazah SMA, Lex bekerja sebagai staff gudang merangkap Office Boy (OB) untuk satu perusahaan. Sembari menuliskan inspirasi lirik yang disimpan di smartphone, Lex terus berikhtiar agar modal untuk rekaman dan pembuatan video klip dapat segera terkumpul.

Awal Kemunculan di YouTube

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Raja Terakhir (@young_lex18) pada

Meramu musik sejak 2011, Young Lex lalu memilih platform YouTube sebagai media kemunculan perdananya. Namanya kian melambung saat lagunya yang berjudul O Aja Ya Kan diunggah ke YouTube tahun 2014.

Lagu ini belakangan diaransemen ulang di bawah naungan label Trinity Optima Production. Young Lex juga menggandeng Kemal dan TJ untuk kolaborasi yang lebih wahid. Sejumlah karyanya ternyata berhasil mendapat menarik perhatian anak muda.

Ia tak hanya menawarkan beat yang catchy dan dinamis. Young Lex juga piawai dalam komposisi story telling pada liriknya. Tak main-main, Lex selalu melakukan riset terlebih dahulu agar lirik yang digubahnya dapat menyentuh hati pendengar.

Selain mengangkat pengalaman hidupnya sendiri, pelantun lagu Bad bersama selebgram Awkarin (Karin Novilda) ini juga memperhatikan isu sosial di lingkungannya. Ini termasuk lingkungan sekitar, hingga lingkaran pergaulan anak usia SMA dan perkuliahan.

Baca Juga: Melejit Lewat Sinetron, Aliando Syarief Makin Mantap Berkarir Jadi Pemain Film

Ingin Membahagiakan Sang Mama

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Raja Terakhir (@young_lex18) pada

Young Lex tentu tak langsung lancar jaya dalam mencapai sukses di awal usahanya. Meski begitu, ia tetap terus berpegang pada tujuannya yang ingin membuka usaha sendiri dalam bentuk distro.

Tak banyak yang tahu, ada sebuah niat mulia di balik semua kerja kerasnya. Satu motivasi besar yang menjadi pendorong Young Lex untuk terus berkarya ialah sang Mama. Ia ingin membahagiakan wanita yang telah mengandung dan melahirkannya tersebut.

Hal ini cukup mengejutkan publik lantaran di luaran, Young Lex memperlihatkan image kontroversial yang kental dengan lagak bad boy-nya. Tumbuh dekat dengan ibunda, Lex mengaku tujuan utamanya meraih sukses ialah demi membahagiakan ibunya. Dan perlahan namun pasti, usahanya pun membuahkan hasil.

Selain menjadi rapper dan membawakan lagunya sendiri, Lex yang akun YouTube-nya sudah mempunyai 2,42 juta subscribers ini juga menjadi video creator. Bahkan, mengutip dari Social Blade, pendapatan yang diraup Lex dari YouTube diperkirakan sebesar US$2.100 sampai US$33.900 (sekitar Rp 29,5 juta hingga Rp 475,5 juta).

Menyabet Segudang Prestasi

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Raja Terakhir (@young_lex18) pada

Kendati ungkapan dan pernyataannya sering dianggap angkuh dan kontroversi, tak banyak yang menyadari bahwa Young Lex sudah berhasil menorehkan sejumlah prestasi. Pencapaiannya pun tak bisa dianggap remeh. Ia pernah dinominasikan dalam Indonesian Social Media Awards (ISMA 2K16).

Nama Young Lex pun pernah dinominasikan untuk Video Terpopuler Indonesia dari Web TV Asia Awards 2016. Tak cuma itu, namanya juga cukup diperhitungkan dan tercatat dalam nominasi AMI Award 2016 & 2017 untuk kategori Karya Produksi Rap/HipHop Terbaik.

Kemudian memasuki awal tahun 2018, MTV Asia menyebut nama Young Lex sebagai salah satu Hottest Indonesian Hip Hop Artist. Padahal sebagian orang kerap melakukan perundungan terhadapnya dengan bully seperti "dekil" dan lainnya yang menghina fisik.

Young Lex pun telah berhasil meraih impiannya menjadi nyata. Berangkat dari penjual nasi uduk dan lontong sayur, kini dirinya telah sukses bertransformasi menjadi pemilik distro yang sukses.

Meski dulunya harus mengalami bekerja sebagai Office Boy (OB), kini Young Lex sudah punya office sendiri. Ia juga banjir pundi-pundi uang hanya dari kreasinya di YouTube. Young Lex memang tak berhasil mendapat gelar sarjana. Meski begitu, honornya sekali tampil sebagai rapper bisa mencapai kisaran Rp 70-80 juta.

Menariknya lagi, Young Lex justru kerap diundang di berbagai kampus untuk menjadi pembicara inspiratif. Ia diminta membagikan kiat-kiat suksesnya sebagaimana yang kerap dilakukan para motivator. Padahal ia tak mengecap yang namanya lulus kuliah.

Dan walau banyak dihujat, baru saja Young Lex diundang untuk ikut mengisi acara bergengsi yakni Rap MTV Asia. Tak hanya sekadar omong kosong belaka, sepak terjang Young Lex kini dikenal tak hanya di dalam negeri, tapi juga di Benua Asia dan Internasional.

Mengelola Kerajaan Bisnis

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Raja Terakhir (@young_lex18) pada

Young Lex memang sudah banyak merilis single dan album yang kerap dipromosikan melalui akun YouTube-nya. Meski begitu, ia juga memiliki sejumlah mesin uang lainnya selain platform tersebut.

Sudah berotak bisnis sejak muda, Young Lex pun mengalokasikan uangnya dengan mengelola sejumlah bisnis. Gurita bisnisnya ia bangun di berbagai bidang. Mulai dari liquid vape, fashion line hingga merambah ke manajemen artis.

YOGS (Young Original Gila Swag) merupakan nama distro milik Young Lex yang kini sudah beranak-pinak menjadi lima cabang. Dari hasil distronya saja, ia berhasil mengantongi keuntungan mencapai hingga Rp 50-70 juta per bulannya.

Bisnis talent management milik Young Lex telah mencetak sejumlah talent berbakat. Salah satunya seperti selebgram cantik, Anya Geraldine.

Baca Juga: Paula Verhoeven, Super Model yang Kini juga Jadi Youtuber

Hikmah yang Bisa Dipetik dari Seorang Young Lex

Semua pasti setuju bahwa tak ada manusia yang sempurna. Demikian juga dengan Young Lex dan para haters-nya. Namun yang menarik di sini, Young Lex mampu mengelola sesuatu yang dinamakannya sebagai manajemen haters.

Alih-alih mengambil hati dan menjadi terpuruk akibat hujatan dan hinaan haters terhadapnya, Lex menjadikan hal itu sebagai motivasi dan bahan bakarnya untuk meraup lebih banyak kesuksesan. Pasalnya, belum tentu para haters yang telah menghujatnya sudah berhasil menjadi owner dari 5 distro serta penghasilan yang sebesar dirinya, bukan?

Dalam perjalanan karirmu, Kamu bisa jadi pernah atau akan dikritik seenaknya. Tapi jangan biarkan kritik yang tak membangun itu meruntuhkan kondisi emosional dan mentalmu.

Sewaktu ada seseorang yang merendahkanmu, tak perlu tersinggung. Karena bisa jadi dirimu memang sudah jauh lebih tinggi ketimbang mereka. 

Seperti Young Lex, di saat banyak haters sibuk bergunjing dan menghujat di belakangnya, ia terus maju ke depan. Alih-alih menggubris mereka yang sibuk menghinanya, ia sibuk berfokus mencetak uang dan kesuksesan demi kesejahteraan hidupnya.

Jika seseorang melempar batu bata ke arahmu, ambil dan kumpulkan lalu bangunlah istana yang megah dari situ.

Baca Juga: Sejarah dan Fakta Perjalanan TVRI yang Penuh dengan Lika-liku