KPR FLPP: Solusi Beli Rumah Dengan Gaji Cuma 4 Juta

Bagi keluarga dengan penghasilan di bawah 4 juta rupiah tidak perlu bimbang dalam membeli atau mendapatkan rumah dengan status kepemilikan pribadi, karena sekarang ada layanan khusus KPR FLPP. Dengan KPR FLPP, maka keluarga dengan penghasilan menengah ke bawah bisa memperoleh rumah tanpa harus ngontrak hunian lagi selama bertahun-tahun lho!

Asyiknya, para penerima KPR FLPP hanya membayar uang muka yang sangat ringan yakni mulai dari 1 persen dari total harga rumah yang dibeli, semisal rumah yang dibeli dengan KPR FLPP itu berharga total Rp350.000.000,00 maka calon pembeli cukup membayar uang muka sebesar RP3,5 juta saja.

Ingin tahu lebih jauh tentang KPR jenis ini? Simak artikel berikut.

Apakah KPR FLPP ?

FLPP

Contoh Rumah KPR FLPP via indonesiainfrastructurenews.com

KPR FLPP ialah kependekan dari Program khusus yang bernama Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Dengan program ini maka siapa saja yang bergaji di bawah Rp4 juta bisa mendapat subsidi yang diberikan oleh pemerintah untuk membeli rumah.

Hal yang wajib diketahui para pengaju KPR FLPP, bahwa sistem persekot yang ditetapkan telah terjadi penurunan yakni pada periode sebelumnya persekot atau uang muka rumah KPR ini sebesar 5%, dan sekarang telah diturunkan menjadi 1% berkat perubahan yang terjadi pada peraturan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, asyik bukan?

Pemerintah Republik Indonesia memang mempunyai rencana untuk membantu kalangan menengah ke bawah dalam masalah kepemilikan hunian, karena diketahui bahwa harga tanah dan bangunan rumah sekarang melambung tinggi sehingga banyak keluarga merasa mustahil dapat membeli rumah bekas apalagi baru.

Tapi sekarang, kehawatiran itu sudah tidak ada lagi. Selain itu, jangan khawatir kehabisan rumah dari program KPR FLPP karena pemerintah sendiri menyatakan siap membangun 1 juta rumah sederhana yang ditujukan bagi keluarga kurang mampu.

Ditambah lagi, penurunan DP rumah rakyat menjadi 1 persen dianggap sebagai langkah besar untuk kepentingan kaum kecil. Tidak sampai di situ saja! pemerintah negeri ini menambahkan tambahan uang cash Rp4 juta sebagai pembayaran uang muka atau DP.

Masyarakat masih berharap bunga kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan ini dapat diturunkan atau harus dihapus supaya rakyat tidak terkena riba dan juga tidak memberikan kesulitan bagi masyarakat.

Karena itu, KPR FLPP bisa menjadi jalan alternatif terbaik untuk mendapatkan rumah murah di kawasan yang strategis semisal di sekitar Jakarta, Surabaya, Bogor, dan kota besar lainnya. Penduduk perkotaan saat ini membutuhkan cara mudah membeli rumah KPR dan diharapkan program khusus KPR FLPP dari pemerintah ini menjadi solusi yang baik.

Kemudahan Dan Keuntungan Lain KPR FLPP

Rumah Impian

Wujudkan Keinginan Anda untuk Memiliki Rumah via googleapis.com

Apakah kemudahan dan keuntungan program KPR FLPP cuma yang disebutkan di atas saja? Jangan khawatir, masih ada lagi kok! Sebab, pemerintah yang tadinya menetapkan KPR FLPP mempunyai bunga per bulan sebesar 7,25%, sekarang sudah turun menjadi 5% dengan bunga berjenis flat atau tetap (tidak naik dan turun) dalam waktu maksimum 20 tahun!

Apa alasan pemerintah menurunkan bunga KPR jenis ini? Tidak lain ini merupakan wujud kewajiban pemerintah sebagai pengayom masyarakat, dan ke depan, wajib bagi pemerintah untuk tidak menarik bunga pada perumahan KPR karena bentuk pengayoman masyarakat itu tidak ada keuntungan seperti transaksi jual dan beli.

Dengan bunga flat 5% pada KPR FLPP, jelas semakin banyak lagi penduduk negeri ini yang ingin segera membeli rumah baik itu hunian model susun ataupun hunian model tapak. Karena itu, tidak heran kalau peminat dari KPR jenis ini sangat membludak.

Pertanyaannya, apakah orang kaya kebagian jatah sehingga bisa memonopolinya? Tentu saja tidak! karena ada beberapa syarat dan ketentuan bagi para pengaju KPR FLPP, berikut penjabarannya:

Baca Juga: Lima Trik Memilih KPR yang Cocok untuk Anda

Syarat Pemberkasan dan Syarat Khusus KPR FLPP

Syarat Kredit

Syarat dan Ketentuan Berlaku via wpyag.com

Di atas disebutkan bahwa tidak ada orang kaya yang bisa membeli rumah via KPR FLPP, dan memang pemerintah sudah memberikan sejumlah syarat dan ketentuan khusus bagi para pengaju KPR murah ini. Sehingga hal ini diharapkan bisa meminimalisir kemungkinan orang-orang kaya menggunakan fasilitas-fasilitas dari KPR mudah ini.

Jika orang-orang kaya yang membeli KPR FLPP, maka bisa dijadikan lahan investasi rumah yang pada tahun-tahun ke depan mempunyai potensi kenaikan harga yang menggiurkan.

Berikut beberapa Syarat dan Kelengkapan Dokumen yang harus dilengkapi oleh calon penerima KPR FLPP, diantaranya yaitu:

Syarat Pemberkasan KPR FLPP

Syarat yang berhubungan dengan pemberkasan diantaranya :

  1. Foto Copy KTP Suami Istri sejumlah 4 lembar (jika belum menikah hanya menyertakan foto copy data pribadi)
  2. Foto Copy Kartu Keluarga sejumlah 4 Lembar
  3. Foto Copy Surat Nikah sejumlah 4 Lembar (jika belum menikah tidak perlu menyertakan)
  4. Pas Foto 3x4 Berwarna Suami dan Istri sejumlah 2 lembar (jika belum menikah hanya menyertakan pas photo sendiri)
  5. Materai Rp. 6.000,- sejumlah  4 lembar
  6. Surat Keterangan asli 1 lembar dari kelurahan tentang tidak ada kepemilikan rumah
  7. Rekening Listrik (struk Token) asli 1 lembar
  8. Surat Keterangan Domisili asli 1 lembar (Bagi pengaju KPR di luar kotanya atau dengan KTP luar kota tempat pengajuan berada)
  9. Foto Copy NPWP Pribadi sejumlah 4 Lembar
  10. Foto Copy SPT Pajak Pribadi sejumlah 4 Lembar (Apalabi NPWP masa berlakunya telah lebih dari setahun)
  11. Slip Gaji asli 1 lembar (dapat juga menggunakan Surat Keterangan Penghasilan dari Perusahaan tempat bekerja)
  12. SK Pengangkatan Pegawai Tetap asli 1 lembar (dapat juga menggunakan Surat Keterangan Kerja)
  13. SIUP dan NPWP Perusahaan asli 1 lembar (dapat juga menggunakan Surat Keterangan Keberatan dalam pemberkasan SIUP dan NPWP Perusahaan)
  14. Foto Copy Rekening Tabungan BTN BATARA sejumlah 4 Lembar
  15. Foto Copy Kartu Pegawai (apabila punya) sejumlah 4 Lembar

Syarat Khusus KPR FLPP

Berikut ini syarat khusus bagi calon penerima KPR FLPP supaya dapat disahkan sebagai warga yang berhak menerimanya diantaranya yaitu:

1. Berstatus sebagai warga negara Indonesia dan masih mukim di negeri ini

2. Sudah genap berumur 21 tahun atau sudah menikah (mempunyai pasangan pernikahan)

3. Pengaju KPR FLPP sebagai individu ataupun pasangan suami-istri tidak memiliki hunian dan tidak pernah mendapatkan pemilikan rumah dari subsidi pemerintah

4. Gaji /penghasilan pokok tidak melebihi:

  1. Rp4 juta bagi calon penerima KPR PLPP yang menginginkan hunian jenis rumah sejahtera tapak
  2. Rp7 juta bagi calon penerima KPR PLPP yang menginginkan hunian jenis rumah sejahtera susun
  3. Telah bekerja atau mempunyai usaha yang berjalan setidaknya 1 tahun
  4. Telah mempunyai NPWP dan SPT Tahunan PPh bagi perorangan atau pribadi yang telah sesuai dengan Undang-Undang dari pemerintah

Kelengkapan Dokumen KPR FLPP

Dan untuk kelengkapan dokumen, yang dibutuhkan yaitu:

  1. Mempunyai memiliki riwayat kredit bank yang baik (tidak pernah ada permasalahan Kartu Kredit, cicilan motor yang molor)
  2. Tidak berpenghasilan besar atau lebih dari 4 juta rupiah dan total gaji tidak melebihi 3 kali jumlah angsuran bulanan
  3. Bersedia membubuhkan tanda tangan pada SPR dan Form yang dari petugas
  4. Tidak mempunyai kredit atau cicilan kendaraan mobil (roda empat ke atas)

Aturan Penghunian Dan Pengalihan Kepemilikan KPR FLPP

Pindah Rumah

Rumah KPR FLPP Harus Segera Diisi via decorworks.asia

Pemerintah telah menentukan aturan penghunian rumah KPR FLPP diantaranya yaitu:

1. Hunian yang dibeli harus menjadi tempat tinggal pemilik sendiri

2. Jika pemilik hunian KPR FLPP meninggalkan atau tidak menempati rumah yang dibeli selama setahun secara berkelanjutan dengan tidak mematuhi kewajiban dari perjanjian yang diputuskan pemerintah, maka pemerintah berhak untuk mencabut kepemilikan hunian itu.

Inilah salah satu kerugian terbesar dari akad KPR FLPP, karena pada dasarnya setelah akad kredit diijab kabul, maka sudah terjadi pemindahan barang dan jasa kepada pembeli, di mana aturan KPR FLPP ini akan merugikan masyarakat secara sistemik.

3. Beberapa aturan sewa dan pengalihan pemilikan rumah KPR FLPP yaitu:

Pertama, hunian diwariskan

Kedua, hunian telah ditinggali selama lima tahun lebih untuk jenis rumah tapak

Ketiga, hunian telah ditinggali selama 20 tahun lebih untuk jenis rumah susun

Keempat, pindah mukim ke tempa lain dikarenakan tidak kondusifnya sosial-ekonomi di lingkungan KPR FLPP

Kelima, cicilan kredit KPR FLPP molor dilunasi dalam waktu panjang atau tidak berhasil dilunasi yang membuat pihak bank secara sepihak mencabut kepemilikan hunian itu.

Baca Juga: Jangan Bayar Uang Muka KPR dengan KTA! Ini Efek Buruknya

Bank Penyalur KPR FLPP

Bank BTN

Bank BTN Menjadi Mitra Pemerintah dalam Menyalurkan KPR FLPP via blogspot.com

Sejauh ini, Bank Tabungan Negara telah menjadi mitra pemerintah sebagai Bank Penyalur KPR FLPP yang memudahkan orang berpenghasilan kurang dari Rp4 juta untuk membeli hunian. Ke depan, pemerintah bakal menjadi banyak bank sebagai bank penyalur KPR FLPP yaitu:

  1. Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah
  2. Bank Mandiri
  3. Bank Mandiri Syariah
  4. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  5. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah
  6. Bank Negara Indonesia (BNI)
  7. Bank Artha Graha
  8. Bank Bukopin
  9. BPD Jawa Tengah
  10. BPD Jawa Timur
  11. BPD Jawa Timur Syariah
  12. BPD Sulawesi Tenggara
  13. BPD Kalimantan Timur
  14. BPD Kalimantan Selatan
  15. BPD Kalimantan Tengah
  16. BPD‎ Sumatera Utara
  17. BPD Sumatera Utara Syariah
  18. BPD Riau dan Kepulauan Riau
  19. BPD Sumatera Selatan dan Bank Belitung
  20. BPD Papua
  21. BPD Nusa Tenggara Barat
  22. BPD Nusa Tenggara Timur
  23. BPD Nagari

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

Ajukan Sekarang!

Jadi, tunggu apa lagi, segera cari rumah yang ingin dibeli. Dalam hal ini biasanya harga rumah berada di bawah Rp200 juta. Setelah menemukan yang sesuai, segera ajukan KPR-nya. Tapi yang pasti, siapkan dulu uang mukanya dan beberapa biaya lain terkait dengan administrasinya. Jadi, memiliki rumah bukan sekadar impian lagi bukan?

Baca Juga: Beli Rumah dengan KPR, Ini Langkah-Langkahnya