Kredit Multiguna atau Kredit Renovasi Rumah, Mana yang Anda Pilih?

Musim hujan telah datang, dengan datangnya hujan dapat memberitahu kita bahwa atap rumah telah bocor. Selain atap rumah yang bocor, biasanya terjadi juga retak-retak pada dinding tembok, cat tembok yang telah mengelupas, dan masih banyak hal lain yang sering menjadi masalah yang timbul dalam setiap rumah seseorang.

Renovasi rumah merupakan alasan dan solusi untuk memperbaiki masalah yang muncul dalam suatu rumah. Namun banyak kendala yang perlu kita pertimbangkan dalam merenovasi rumah salah satunya adalah kendala dana. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan mencari pinjaman dana bagi masyarakat yang ingin merenovasi rumahnya namun kesulitan dalam dana.

Ada berbagai varian yang disediakan oleh suatu bank bagi masyarakat yang ingin merenovasi rumahnya. Ada 2 jenis pembiayaan atau kredit renovasi rumah yaitu kredit multiguna dan kredit renovasi. Jika ada kebutuhan yang mendesak, bisa menggunakan kedua jenis kredit multiguna.

Tapi, untuk membantu Anda, berikut ini kami berikan perbandingan keuntungan dan kekurangan produk Kredit Multiguna dan Kredit Renovasi.

1. Kredit Multiguna

Kredit Multiguna

Menggunakan Kredit Multiguna via blogspot.com

Di setiap bank yang sudah berkembang di negara ini, semuanya memiliki produk kredit multiguna. Kredit tersebut dapat digunakan untuk keperluan konsumtif. Kredit ini bisa berbentuk pendidikan anak, kesehatan, untuk keperluan membeli mobil, untuk biaya renovasi rumah, dan lain sebagainya.

Untuk merenovasi rumah terkadang butuh dana yang cukup besar sehingga terkadang alternatif untuk melakukan renovasi adalah melakukan gadai jaminan sertifikat rumah sehingga  dana renovasi dapat diperoleh dengan cepat dengan jaminan yang aman yaitu rumah itu sendiri.

Lewat kredit multiguna dana bisa diajukan berkisar dari Rp2.000.000 sampai dengan Rp2.000.000.000. Tenor yang diberikan juga memiliki kebebasan bisa setahun, dua tahun, atau sampai belasan tahun.

Selain itu bunga yang di berikan pada kredit multiguna ini juga bervariasi berkisar antara 9% sampai dengan 12%. Suku bunga yang tinggi merupakan suatu kelemahan dari kredit multiguna.

Namun ada kelebihannya yaitu agunan yang ditetapkan tidak hanya berupa tanah atau bangunan saja tetapi bisa suatu kendaraan. Selain hal tersebut kredit multiguna bisa dicairkan 100% sesuai dengan kebutuhan. 

Baca Juga: Cara Kerja Analisis Bank Dalam Menilai Permohonan Kredit

2. Kredit Renovasi

Renovasi Rumah

Renovasi Rumah via kontraktorrumahtinggal.com

Kalau bicara keunggulan, kredit renovasi agak berbeda dengan kredit multiguna karena kredit renovasi dikenakan bunga yang jauh lebih rendah, tenor yang ditetapkan lebih panjang, dan plafon yang lebih besar dari kredit multiguna.

Kelemahan dari kredit renovasi sendiri antara lain:

  1. Terletak pada aspek angunan. Kita memilih kredit renovasi maka yang akan menjadi agunan adalah rumah yang akan di renovasi.
  2. Besarnya dana yang dicairkan dapat mencapai 80 % dari kebutuhan  RAB atau rencana anggaran bangunan renovasi rumah, sehingga kita menanggung sisanya.

Baca Juga: Koperasi Simpan Pinjam, Apa Saja yang Mesti Anda Ketahui?

Menentukan Skala Prioritas Renovasi Rumah

Pada saat renovasi rumah dibutuhkan secara mendesak kita harus menentukan skala prioritas bukan keinginan sehingga jangan terburu-buru datang ke suatu bank. Karena skala prioritas menentukan suatu perkiraan kebutuhan dana suatu renovasi.

Ada empat pos kebutuhan dana yang harus di persiapkan jika ingin melakukan renovasi rumah, antara lain :

  1. Perizinan

Perlunya izin IMB atau Izin Mendirikan Bangunan ke kantor kelurahan apabila kita ingin mengubah bentuk baru dari yang sebelumnya.

  1. Pos biaya tukang atau kontraktor

Agar mendapatkan nilai yang bersaing, seharusnya kita mampu menghimpun informasi sebanyak-banyaknya tentang seputar jasa tukang atau kontraktor. Selain itu kalkulasikan juga apakah renovasi tersebut memakai borongan atau harian dan sebaiknya kita mempertimbangkan untung dan ruginya.

  1. Biaya material

Biaya material besarnya tergantung dari pilihan material dan lingkup renovasi itu sendiri. Jika pilihan material dan lingkup renovasi berkualitas makan akan membutuhkan biaya yang lebih tinggi, namun sebaliknya jika pilihan material dan lingkup renovasi kualitas rendah maka hanya akan membutuhkan biaya material yang lebih rendah.

Jika ingin lebih praktis maka urusan pemilihan material dan lingkup renovasi dapat diserahkan kepada jasa tukang atau kontraktor itu sendiri karena biaya material mungkin akan lebih murah .

  1. Biaya tak terduga

Sebaiknya jika ingin merenovasi rumah kita harus menyiapkan sebagian atau beberapa dana untuk biaya tak terduga misalnya porsi aman nya berkisar 20%.

Baca Juga: Kredit Multiguna dengan Jaminan Rumah: Apa Saja yang Perlu Diketahui?

Anda Bingung Cari Produk Kredit Multi Guna Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KMG Terbaik! 

Sebaiknya Renovasi Rumah Disiapkan dari Jauh-Jauh Hari

Dalam memilih sumber dana untuk merenovasi rumah sebaiknya kita perhatikan apakah kebutuhan dana itu mendesak atau tidak jadi jangan asal meminjam dana kredit multiguna maupun kredit renovasi karena kedua dana tersebut merupakan golongan kredit konsumtif.

Sebagai saran, sebaiknya dana untuk renovasi rumah berasal dari tabungan Anda dan keluarga. Dalam hal ini, masalah renovasi sebaiknya sudah dipikirkan dari jauh-jauh hari, agar Anda tidak kelimpungan ketika rumah suatu waktu mengalami kerusakan.