Ladies, Ini 4 Cara Supaya Bujet Skin Care Gak Bikin Bangkrut

Ladies, coba cek kamarmu dan berhitung bersama-sama. Berapa banyak skin care yang kamu miliki? Pelembab, toner, serum, krim mata, krim siang, krim malam, atau malah masih banyak lagi deretan skin care yang harus disebutkan?

Bagi wanita, skin care memang menjadi barang esensial, dan salah satu bentuk investasi untuk diri sendiri. Nah, untuk kamu yang koleksi skin care pastinya tahu bahwa harga skin care berkualitas tidaklah murah.

Satu botol toner dari merek asal Korea Selatan misalnya, harganya bisa mencapai Rp200.000 ke atas. Lalu masih ada serum dan krim mata yang bisa memakan bujet hingga Rp500.000. Belum lagi kalau kamu membeli rangkaian lengkap.

Memang sih, skin care merupakan salah satu bagian dari investasi untuk diri sendiri. Tapi apabila kamu tak mengatur bujet pengeluaran untuk pos tersebut, bisa-bisa kamu jadi cepat bangkrut. Lalu bagaimana cara terbaik untuk mengatur pengeluaran satu ini? Simak jawabannya dalam artikel berikut!

skin care
Perawatan wajah

Masukkan bujet skincare ke dalam pos pengeluaran rutin

Skincare, pada dasarnya masuk ke dalam pos pengeluaran harian. Apabila kamu selama ini menggunakan prinsip 50-30-20 dalam membagi pendapatan, maka pos skincare ada pada 50% pengeluaran harian seperti makan, transportasi, dan kebutuhan harian lainnya. Tapi perlu diingat, tips ini hanya berlaku untuk skin care dengan harga yang masih masuk ke dalam harga rata-rata. Seperti skin care drug store misalnya.

Untuk skincare yang mahal, siapkan bujet khusus

Khusus untuk skin care dengan harga yang di atas rata-rata, atau bisa dibilang skin care kategori high end, kamu bisa menyiapkan bujet khusus untuk membelinya. Siapkan tabungan khusus layaknya kamu hendak membeli sesuatu yang tidak mungkin dibeli dengan pendapatan rutinmu. Misalnya harga skin care tersebut Rp1.000.000, kamu bisa menabung sebanyak Rp200.000 per bulan selama 6 bulan.

Manfaatkan layanan cicilan

Beberapa skin care dengan harga yang terbilang mahal memang cukup berat untuk dibeli dalam satu waktu. Solusinya, kamu bisa memanfaatkan layanan cicilan menggunakan kartu kredit atau cicilan tanpa kartu kredit. Namun, penting untuk melihat masa pakai dari skin care tersebut dan menyesuaikannya dengan tenor yang dipilih. Misalnya kamu membeli sebotol serum yang kira-kira akan kamu gunakan selama 6 bulan. Maka pilihlah cicilan dengan tenor selama 6 bulan. Jangan sampai memilih tenor yang lebih panjang dari masa pakai skin care itu sendiri. Tentu kamu tak mau kan masih harus membayar cicilan untuk barang yang sudah habis kegunaannya?

Tentukan prioritas

Dalam mengatur pengeluaran, kamu harus menentukan prioritasmu. Begitu juga ketika pos skin care masuk ke dalam daftar pengeluaran. Artinya, pos pengeluaran lainnya harus kamu kurangi atau hilangkan. Ketika kamu mau fokus pada perawatan tubuh, mungkin kamu bisa mengurangi biaya hiburan. Dengan begitu, keuangan pun tetap stabil dan kamu tak akan jatuh bangkrut.

Itu dia 4 tips anti bangkrut untuk kamu para ladies yang hobi koleksi skin care. Merawat tubuh tentu menjadi hal penting. Tapi jangan sampai keuanganmu jadi berantakan ya karenanya!

 

Artikel ini merupakan kerja sama Kredivo dan Cermati.com