Liburan Bersama Anak, Perhatikan 6 Hal Penting ini Agar Tidak Rewel

Menghabiskan liburan adalah salah satu kebutuhan penting manusia untuk menghilangkan penat dari rutinitas sehari-hari. Namun, sebagian besar orang yang memiliki anak yang masih berusia balita - 10 tahun, pasti memiliki pendapat yang sama bahwa traveling bersama anak adalah hal yang cukup merepotkan. Belum lagi jika anak rewel di tengah perjalanan.

Pada kenyataannya traveling dengan anak tidak selalu menjadi hal yang ribet, jika sebagai orang tua tahu beberapa ‘trik’ untuk membuat anak tetap merasa nyaman saat bepergian. Nah, untuk membantu para orang tua yang ingin berlibur dengan anak-anak, berikut Cermati.com berikan beberapa tips agar anak tidak rewel ketika menghabiskan waktu dengan ragam kegiatan saat liburan.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Libatkan Anak Saat Memilih Destinasi

 

pilih destinasi wisata
Libatkan anak saat memilih destinasi

Dengan mudahnya akses internet, coba libatkan anak jika berencana untuk mengajak mereka berlibur. Tunjukkan beberapa tempat wisata dan biarkan mereka memilihnya. 

Membiarkan anak-anak memilih destinasi wisata bisa mengurangi kemungkinan terjadinya masalah kebosanan pada anak, karena mereka memilih tempat yang paling mereka suka dari pilihan-pilihan yang telah orang tua tunjukkan.

2. Berangkat Saat Pagi Buta atau Larut Malam

Berangkatlah saat pagi-pagi sekali atau saat malam sudah larut. Alasannya, waktu-waktu tersebut umumnya adalah bagian dari jam tidur anak. 

Mungkin anak-anak akan sedikit merasa terganggu karena harus berpindah istirahat dari tempat tidur ke kendaraan. Tetapi, karena kelelahan, mereka akan lebih cenderung untuk tidur lagi, sehingga selama perjalanan anak dipastikan tidak rewel.

Meski selama perjalanan mungkin terdapat pemandangan-pemandangan menarik yang diterangi cahaya lampu, lebih baik biarkan saja anak-anak tidur, agar mereka bisa bangun dalam keadaan segar dan siap untuk berwisata.

Baca Juga: 5 Tempat Liburan Edukasi Anak di Jabodetabek

3. Bawa Barang Kesayangan Anak

 

mainan anak
Bawa barang kesayangan anak

Cara lain agar anak tetap happy saat traveling adalah membawa barang mainan favoritnya. Selama barang kesayangannya masih memungkinkan untuk dibawa, jangan biarkan barang tersebut tertinggal di rumah.

Orang tua juga bisa menyiapkan tontonan kesukaan yang bisa diputar saat anak tiba-tiba rewel saat perjalanan. Jadi, daripada harus berhadapan dengan anak yang rewel, lebih baik mencegahnya dengan membawa barang kesayangan dan acara favorit anak.

4. Pilih Pakaian yang Nyaman

Sebagian orang tua pasti ingin memiliki foto liburan yang bagus. Kadang orang tua membawa pakaian yang cukup fashionable agar terlihat menarik saat difoto.

Meski tujuanya bagus, pastikan pakaian yang dibawa juga nyaman untuk dikenakan, baik oleh orang tua maupun anak. Anak-anak akan menjadi sangat aktif jika mengunjungi tempat yang menurutnya menarik, sehingga mereka akan berkeringat. Jika pakaian yang dikenakan tidak nyaman, pastinya mereka akan merasa gerah dan mulai rewel.

Orang tua juga perlu memakai pakaian yang nyaman, karena harus mengawasi anak sepenuhnya. Mengikuti anak kesana kemari juga pasti akan melelahkan dan bisa membuat tubuh menjadi gerah. 

Jangan lupa juga untuk membawa pakaian ganti secukupnya saat mengunjungi tempat wisata. Aktifnya anak terkadang kegiatan yang mereka lakukan bisa membuat pakaian jadi kotor dan perlu diganti agar mereka bisa melanjutkan liburan dengan nyaman.

Baca Juga: 7 Tips Liburan Hemat dan Menyenangkan

5. Bawa Stroller Jika Memungkinkan

 

stroller
Bawa stroller jika memungkinkan

Meski senang karena mengunjungi tempat yang ia sukai, tidak menutup kemungkinan anak akan cepat lelah karena sangat aktif. Solusinya, bawa stroller dari rumah jika memungkinkan. Daripada digendong, anak akan lebih nyaman naik stroller saat mereka lelah. Tentunya, mendorong stroller juga lebih ringan daripada menggendong anak, bukan? 

6. Siapkan Rencana Cadangan

Jangan pernah percaya 100% pada anak ketika merencanakan liburan. Meski anak sudah menentukan destinasi liburan, tidak menutup kemungkinan anak akan memberikan kejutan dengan mengatakan bahwa mereka tidak ingin kesana saat perjalanan atau bahkan ketika sudah sampai tujuan. Jadi, untuk mengantisipasi kemungkinan buruk tersebut, setelah anak menentukan destinasinya, cari alternatif tempat wisata lain yang tidak jauh dari tujuan utama.

Persiapkan Segala Keperluannya dengan Matang

Saat liburan, anak mungkin akan sangat tertarik dan senang. Namun, bisa saja anak tiba-tiba menjadi rewel dan membuat semuanya kehilangan mood untuk bersenang-senang. Ingatlah bahwa ‘kejutan’ seperti itu sangat normal, dan sering terjadi.

Jadi, pastikan Anda sebagai orang tua sudah menyiapkan segala keperluannya dan kebutuhan anak dengan matang dan jangan sampai ada yang tertinggal satupun. Selain itu, orang tua juga perlu memastikan kondisi fisik dan pikiran anak cukup baik sebelum berangkat liburan. Ketika terjadi hal-hal diluar dugaan, diskusikan kepada pasangan untuk menemukan solusinya. Dengan begitu liburan bersama anak menjadi hal yang sangat menyenangkan.

Baca Juga: Traveler, ini 7 Tren Liburan 2019 dan Tips Cerdas Persiapkan Liburan!