Marion Jola, Penyanyi Pendatang Baru yang Nyabet Banyak Prestasi

Seorang gadis jebolan ajang kontes nyanyi di salah satu stasiun televisi swasta ternama asal Indonesia Timur ini sempat menghebohkan belantika musik Indonesia pada 2018. Muda, cantik, dan bersuara seksi adalah tiga bukti anugerah Tuhan yang diberikan kepada Marion Jola, perempuan pertama yang berhasil melenggang ke dalam Spotify Top 50 Indonesia Chart dengan dua lagu sekaligus.  

Bahkan salah satu lagunya yang berjudul  Jangan, sempat menduduki posisi teratas di Spotify Top 50, iTunes, dan Joox Indonesian Top Trending Chart dan masih banyak prestasi lainnya yang sudah diraihnya dalam waktu yang cukup singkat. Lalu bagaimana sosok dan kisah suksesnya Marion Jola? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Gadis Berbakat dari Kupang

View this post on Instagram

A post shared by Marion Jola (@lalamarionmj) on

Marion Rambu Jola Pedy adalah nama lengkap gadis cantik asal Kupang yang saat ini telah berusia 18 tahun. Sebagai anak sulung yang lahir pada 12 Juni 2000, Marion Jola berkarakter mandiri dan tegas. Gadis yang memiliki panggilan akrab Lala ini didapuk sebagai seorang kakak yang bertanggung jawab untuk adik-adiknya.

Tak hanya cantik, menurut Sang Ibu, Sherly N.Dauta, Lala adalah anak yang cerdas dan energik. Sejak balita, Lala suka sekali tampil di depan khalayak ramai. Aktifnya Lala nampil dimuka umum tersebut, membuat teman – temannya sering berkomentar “Kenapa Lala terus sih yang dipilih?”. Ari Umbu, Ayah Lala sempat merasa khawatir jika Lala terlalu aktif mencari perhatian.

Namun, Lala memang anak yang berbakat.  Kecemasan ayahnya dia jawab dengan segudang prestasi dalam berbagai bidang. Kemampuan Lala tampil di depan publik terlihat sejak usianya baru menginjak tiga tahun.

Si kecil Lala berani menjadi pembawa papan yang berisi nama rombongan. Lala berdiri di barisan paling depan saat pawai HUT Republik Indonesia dan Lala juga tampil membawakan lagu di atas panggung sebuah acara Kanwil Pendidikan dan Kebudayaan NTT di Kota Kupang. Bakat Lala kecil yang berusia lima tahun semakin tampak saat berhasil menjadi juara umum dan favorit pada lomba menyanyikan kidung rohani.

Lala menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di  daerah asal tempat tinggal orang tuanya yaitu di Waibakul, nama daerah di Kabupaten Sumba Tengah. Saat memasuki jenjang sekolah menengah, Lala tinggal bersama Sang Oma. Sosok yang telah mewariskan paras cantik kepada dirinya.

Kemudian, Lala melanjutkan sekolah di SMP dan SMA Mercusuar, di Kota Kupang.  Lala aktif mengikuti kegiatan di luar sekolah. Sesuai dengan karakternya, Lala mempelajari dunia modeling dan juga dance.

Meski demikian,  Lala adalah siswa yang berprestasi di sekolah. Ia kerap menyabet juara pada lomba pidato dalam Bahasa Indonesia dan juga Bahasa Inggris. Selain itu, Lala juga pintar bahasa Korea.  

Sementara menyoal menyanyi, Lala terus berlatih secara otodidak. Pada tahun 2017, Lala mencoba berkompetisi adu suara dalam ajang Bintang Radio RRI Kupang dan berhasil menyabet juara III. Berbekal kepercayaan diri, Lala mengikuti audisi ajang pencarian bakat di Indonesia.

Melalui ajang pencarian bakat inilah Lala berhasil mendapatkan tiket untuk melaju meniti karir sebagai penyanyi bertaraf nasional. Sembari meniti karir, Lala berambisi untuk mewujudkan cita – citanya di bidang akademik dengan persiapan yang matang.   

Kepribadian Supel dan Gaya Casual

View this post on Instagram

A post shared by Marion Jola (@lalamarionmj) on

Gaya berpakaian sehari – hari Lala cukup sederhana tapi tetap memperhatikan modisnya dalam berpakaian. Dengan nuansa kasual, sebagai seorang model Ia juga kerap tampil boyish dan seksi.

Gadis yang mengidolakan aktor Hollywood, Cole Sprouse, ini telah menjadi seorang fashion influencer bagi remaja di Indonesia. Lala kerap terlihat memadukan kaos dan camo pants.

Ia juga memilih atasan turtleneck hitam tanpa lengan dengan ripped jeans saat bersantai di akhir pekan.  Lala juga menyukai gaya vintage yang chic dengan mengenakan wide leg jean saat hangout.

Baca Juga: Kisah Ariel Noah dan Popularitasnya yang Tidak Pernah Pudar

Dari Cover Lagu sampai Ikut Ajang Indonesian Idol

View this post on Instagram

A post shared by Marion Jola (@lalamarionmj) on

Perjalanan karier Lala yang sesungguhnya di dalam dunia musik berawal sejak Ia membawakan lagu HIVI, Jatuh Cinta Lagi, saat mengikuti audisi Indonesian Idol 2018.  

Video saat Lala membawakan lagu tersebut trending di media sosial Youtube dengan 15 juta kali penayangan. Salah satu personil grup HIVI bahkan mengucapkan terima kasih karena Lala telah membawakan lagu tersebut ketika mengikuti audisi. Hal tersebut tentunya membuat video berada pada posisi viewer terbanyak selama kurun waktu dua minggu. Lala terus melaju hingga sampai ke babak lima besar, namun ternyata nasib berkata lain.  

Lala tidak dapat mencapai babak final Indonesian Idol 2018. Meski demikian, Lala adalah peserta yang sensasional. Setelah tersisih, Ia justru dikontrak oleh Universal Music Indonesia, sebuah label musik yang menaungi penyanyi – penyanyi muda berbakat.  

Lala mulai berkarir di bawah manajemen SMN bersama penyanyi jebolan Indonesian Idol lainnya yaitu Regina Ivanova, Husein, dan Nawela.

Baca Juga: Kisah Sukses Raline Shah, Wanita Cerdas yang Tak Mengandalkan Kekayaan Keluarganya

Hasil Karya Musik RnB yang Dinikmati Nusantara

View this post on Instagram

A post shared by Marion Jola (@lalamarionmj) on

Lala memulai debutnya pada 8 Juni 2018 dengan single pertama yang berjudul Jangan. Single ini dibawakan secara duet dengan Rayi dari grup music RAN. Sejak dirilis, video klip lagu bernuansa RnB ini telah diputar sebanyak 41,8 juta kali. Lagu ini bercerita tentang pengalaman percintaan seorang remaja putri yang didekati oleh seorang lelaki.

Kesuksesan Lala pada debut pertamanya tak lepas dari sosok berbakat Nino RAN, Ilman, dan Lale dari grup music Maliq D'Essential yang tergabung dalam project Laleilmanino.

Kemudian hanya berselang 4 bulan, single kedua Lala kembali dirilis pada 20 September 2018. Single kedua Lala berjudul So in Love mendulang kesuksesan yang hampir sama dengan single Jangan. Terhitung sejak 4 bulan dipublikasikan, video klip So in Love telah diputar sebanyak 5,7 juta kali oleh pengguna Youtube.  

Kedua lagu tersebut berhasil bertengger pada beberapa chart music di tanah air, sehingga  nama Marion Jola tercatat sebagai perempuan dengan umur termuda yang pertama kali menempati posisi pertama di Spotify Top 50 Indonesia Chart.  

Ini membuat Lala semakin percaya diri untuk terus menciptakan karya. Kabarnya, pada 2019 Lala akan menyajikan single ketiga dan sebuah album. Lala berjanji menghadirkan sesuatu yang berbeda untuk single ketiga yang akan dirilisnya awal tahun. Ia juga berambisi untuk selalu menghadirkan single yang sukses dan dapat diterima oleh penikmat musik pop.  

Bagi Lala, membuat sebuah album adalah bagian dari resolusi diri.  Album perdana yang sangat dinantikan Lala ini akan diisi oleh kolaborasi bersama musisi lain, yaitu Lale Ilman dan Nino.  

Mendulang Popularitas dan Penghargaan

View this post on Instagram

A post shared by Marion Jola (@lalamarionmj) on

Seperti halnya remaja kebanyakan, Lala sangat aktif menggunakan media sosial. Melalui akun @lalamarionmj, Lala rajin membagikan foto – foto aktivitas dirinya untuk menyapa 2,6 juta pengikutnya di Instagram.  

Sedangkan video klip single dan cover lagu para musisi yang kerap Ia bawakan tertata rapi di halaman Youtube Marion Jola yang memiliki 275 ribu subscriber. Popularitas Lala melesat bersama karya – karya yang dihasilkannya.  

Sepanjang 2018, ternyata Lala termasuk ke dalam jajaran selebriti populer versi Google.  Marion Jola, keyword untuk pencarian dirinya merupakan nama kedua terbanyak yang dicari oleh para pengguna internet.

Pada akhir 2018 Lala mendapat kehormatan untuk tampil pada sebuah ajang bergengsi Mnet Asian Music Award di Seoul, Korea Selatan. Bekat single Jangan, Lala pulang ke Indonesia dengan membawa penghargaan sebagai The Best New Asian Artist Indonesia.  

Lala juga menjadi nominator pada ajang AMI Awards dan Silet Awards pada beberapa nominasi yaitu Pendatang Baru Terbaik, Duo Kolaborasi Pop Terbaik, Karya Produksi Kolaborasi Terbaik, Karya Produksi Terbaik, Pendatang Baru Tersilet dan Lagu Tersilet. Sementara penghargaan yang diraih Lala dari AMI Awards adalah Pendatang Baru Terbaik

Tak hanya membuat Lala menerima banyak penghargaan saja, single Jangan bahkan akan berkontribusi di dalam dunia perfilman Indonesia yang menceritakan kehidupan remaja. Film karya Teddy Soeriaatmadja dibawah naungan rumah produksi IFI Sinema tersebut akan dibintangi oleh aktris dan aktor muda Indonesia seperti Aurelie Moeremans, Putri Marino, Ganindra Bimo, Mario Lawalata, Arya Vasco, Arya Saloka, Bio One, dan Raka Hutchson.

Mendulang Penghasilan Mumpuni dari Prestasinya

View this post on Instagram

A post shared by Marion Jola (@lalamarionmj) on

Berkat kerja kerasnya berkarier di dunia musik, Lala telah memiliki sebuah hunian apartemen di Jakarta Selatan. Meski mungil, apartemen yang dimiliki Lala cukup nyaman. Kemahiran Lala dalam mendesain interior membuat apartemen tersebut terlihat sangat mewah.

Lala menata kamar, karikatur, koleksi boneka, rak make up dan hadiah dari para penggemar dengan sangat rapi. Lala memilih tinggal di apartemen dengan harapan dapat lebih fokus meniti karir di Ibukota.

Dari penghasilannya, Lala juga kerap mengenakan barang – barang mewah seperti jam tangan, sepatu, tas, kacamata, dan topi seharga belasan juta rupiah. Lala seolah menegaskan bahwa dirinya adalah seorang anak yang mampu hidup mandiri.

Terlahir dari seorang Ayah yang berprofesi sebagai pengusaha dan staf ahli di pemerintahan daerah, tak membuat Lala menjadi anak yang manja. Sejak sebelum berprofesi sebagai penyanyi, Lala adalah seorang freelance model di bawah naungan Explore Talent – Acting and Modelling di Kupang.  

Bukan hanya mahir berjalan diatas catwalk, Lala kerap mengikuti sesi photoshoot untuk brand fashion lokal di NTT.  Ia juga kerap memproduksi video vlog bersama teman – temannya di akun Youtube Kumis Production. Video – video Lala tersebut ditonton oleh puluhan ribu viewers. Saat ini, Lala kerap mendapatkan penghasilan tambahan dari aktivitas endorsement dan mengisi acara off air.

Junior Bukan Jadi Penghalang Raih Sukses

Lala terbiasa hidup mandiri dengan beragam aktivitas ini selalu bersemangat menjalani hari – hari produktif yang penuh dengan kreatifitas. Pencapaian yang telah Lala dapatkan hingga kini, telah membuktikan bahwa predikat sebagai seorang junior bukan alasan bagi seseorang untuk tidak menorehkan prestasi dan menggapai kesuksesan. Hal ini menjadi bukti juga kalau kesuksesan tergantung dari kerja keras diri sendiri, bukan tergantung dari orang lain.

Baca Juga: Chelsea Islan, Si Anak Magang yang Kini Jadi Bintang Layar Lebar Indonesia