Mau Ajukan KTA? Ini Perbedaan Syarat Karyawan dan Wiraswasta

Anda seorang karyawan atau wiraswasta yang ingin mengajukan KTA? Jika ya, Anda patut mengetahui terlebih dahulu apa saja syarat yang harus Anda penuhi dalam pengajuan tersebut. Namun sebelum lebih jauh, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaskud KTA atau Kredit Tanpa Agunan.

Apa itu KTA?

KTA atau Kredit Tanpa Agunan adalah produk perbankan berupa dana pinjaman yang diberikan kepada calon debiturnya, dimana calon debitur tidak perlu memberikan jaminan atau agunan seperti sertifikat rumah, BPKB, SK, dan surat berharga lainnya.

Nama populer lainnya dari Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah Personal Loan (PL), jadi jangan bingung kalau Anda ditawarkan Personal Loan atau PL karena PL dan KTA adalah satu jenis produk yang sama namun berbeda nama.

KTA atau PL biasanya diberikan kepada karyawan atau wiraswasta yang telah berusia lebih dari 21 tahun sampai dengan maksimum 55 tahun. Sedangkan plafon pinjaman yang ditawarkan cukup bervariatif antara bank yang satu dengan bank yang lain, namun masih berkisar antara 5 juta sampai dengan 250 juta rupiah. Dengan kisaran bunga yang juga kompetitif yaitu antara 1 sampai dengan 1,5 % flat per tahun.

Produk KTA atau PL biasanya dikeluarkan oleh bank asing seperti Bank Standard Charter, Bank DBS, Bank ANZ, Bank HSBC, Citibank, China Trust, dan bank asing lainnya. Dengan kemudahan yang ditawarkannya, KTA menjadi cukup booming di kalangan karyawan dan wiraswasta sehingga mulailah bermunculan juga bank-bank lokal yang turut ikut meluncurkan produk KTA atau PL nya sendiri dengan bunga yang cukup kompetitif.

Selain plafon pinjaman yang cukup besar dan suku bunga yang kompetitif, para calon debitur juga dimanjakan dengan kemudahan syarat yang diberikan oleh pihak perbankan. Biasanya para calon debitur yang berasal dari kalangan karyawan hanya harus menyertakan persyaratan utama yaitu foto copy KTP dan foto copy kartu kredit. Namun ada juga bank lainnya yang menambahkan beberapa syarat lainnya.

Apa Fungsi KTA?

  fungsi KTA

Fungsi KTA via deferredmovie.com 

Adapun fungsi dan kegunaan dari dana KTA itu sendiri. Anda dapat dipergunakan tidak semata-mata untuk keperluan pengembangan usaha atau modal saja. KTA atau PL bisa juga digunakan untuk biaya pengobatan, renovasi rumah, biaya pendidikan, pernikahan, liburan dan masih banyak fungsi lainnya yang dapat  Anda nikmati.

Adapun lamanya proses pengajuan KTA yaitu antara 3 sampai 7 hari kerja, tergantung dari lama atau cepatnya proses pengecekkan aplikasi yang dilakukan oleh bank penjamin. Hal-hal inilah yang membuat KTA cukup populer di masyarakat.

Untuk syaratnya sendiri akan berbeda antara karyawan dan wiraswasta, jika ada beberapa yang beranggapan karyawan akan lebih mudah dalam mendapatkan pinjaman KTA memang benar. Hal ini dikarenakan karyawan mempunyai gaji tetap, sesuai dengan prinsip dasar  dari bank penyelenggara KTA adalah produk pinjaman yang diberikan pihak perbankan tanpa angunan atau barang jaminan apa pun, namun merekan tetap memperhitungkan besaran rasio pinjaman untuk meminimalisir kredit macet.

Maka status karyawan yang sudah pasti mendapat gaji setiap bulan dan memiliki nominal yang sudah dapat diperhitungkan itulah yang bisa dijadikan oleh pihak perbankan sebagai jaminan perhitungan tingkat kemampuan membayar calon debitur.

Selain itu dengan adanya perhitungan gaji yang tetap pihak bank dapat lebih mudah untuk menghitung besaran rasio kredit yang dapat diberikan.

Baca Juga : Pinjaman Tanpa Jaminan: Syarat-Syarat yang Mesti Diketahui

Apa Perbedaan Syarat KTA Antara Karyawan dan Pengusaha?

Tapi  bukan berarti bagi Anda para wiraswasta harus berkecil hati, karena para wiraswasta pun dapat mengajukan KTA hanya syarat-syaratnya saja yang membedakan. Memang tidak semudah persyaratan yang diajukan oleh karyawan yang hanya membutuhkan foto copy KTP dan kartu kredit saja, ada beberapa prasyarat lainnya yang juga harus disertakan.

Syarat tersebut antara lain TDP (Tanda Daftar Perusahaan) yaitu dokumen yang dapat membuktikan pendapatan dan masa kerja perusahaan, lalu SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan), dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

Karena seorang wiraswasta tidak memiliki gaji tetap yang dapat digunakan sebagai dasar perhitungan besaran rasio pinjaman, maka mereka wajib menyertakan dokumen tersebut. Fungsinya adalah dokumen yang Anda serahkan akan digunakan oleh pihak bank penjamin untuk dijadikan tolok ukur mengenai pendapatan dan masa kerja usaha Anda.

Berikut contoh perbedaan mengajukan KTA bagi karyawan dan wiraswasta, antara bank DBS dan Bank BII. Mulai dari Kriteria umum, pendapatan, limit kartu kredit, dan maksimal umur .

1. Pendapatan

Pendapatan

Pendapatan via internetearningsecrets4u.files.wordpress.com 

Selain itu perbedaan mengajukan KTA bagi karyawan dan wiraswasta yang selanjutnya adalah perihal income atau pendapatan, misalkan saja pada Bank DBS karyawan yang ingin mengajukan KTA harus memiliki penghasilan kotor sebesar 3 juta rupiah, sedangkan bagi wiraswasta pihak bank menetapkan penghasilan kotor sebesar 7 juta rupiah.

Bila kita bandingkan dengan Bank BII dapat kita lihat bahwa Bank BII memberikan patokan yang cukup rendah, yaitu karyawan hanya brkisar 2,5 juta rupiah dan wiraswasta 4 juta rupiah per bulan.

2. Limit Kartu Kredit

Limit kartu kredit

Limit Karu Kredit via c2.staticflickr.com 

Adapun perbedaan mengajukan KTA bagi karyawan dan wiraswasta yang selanjutnya terletak pada limit kartu kredit yang dimiliki. Beberapa bank yang memberikan persyaratan foto copy kartu kredit sebenarnya digunakan untuk melihat dan menilai riwayat serta kemampuan calon debitur dalam melakukan pembayaran hutang. Selain itu pihak bank juga menilai minimal limit dan lama kepemilikan kartu kredit.

3. Maksimal Umur

Maksimal Umur

Maksimal Umur via commbank.com.au

Sebagai bahan pertimbangan bagi  Anda yang 2 atau 3 tahun lagi akan menjalani masa pensiun sebaiknya Anda pikirkan kembali. Karena ada kemungkinan besar pengajuan KTA Anda ditolak. Bukan karena faktor umur tapi karena faktor perhitungan pendapatannya yang akan mereka jadikan pertimbangan.

Baca Juga : Modal Nikah Kurang? Pakai KTA Saja!

Bandingkan Dan Pilih Sesuai Kemampuan Anda

Perbedaan syarat diatas adalah salah satu contoh perbandingan tentang pengajuan KTA. Dalam pelaksanaanya tiap bank memiliki syarat dan keunggulan yang berbeda. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mencari tahu lebih dulu apa saja syarat yang diberikan oleh beberapa bank sebagai bahan perbandingan Anda. Pilihlah bank yang sesuai dengan kemampuan Anda, baik dari segi syarat sampai dengan pembayaran.  

Baca Juga : Pinjaman Tanpa Jaminan dengan KTA Terbaik. Ini Cara Memilihnya!