Mau Kredit Mobil Bekas? Ini Cara Memilih yang Terbaik

Memiliki sebuah mobil sebagai kendaraan pribadi merupakan hal biasa dan barangkali wajib bagi sebagian besar orang, mungkin anda juga. Saat ini mobil bukan lagi sebuah hal yang sulit untuk dimiliki, berbagai penawaran dan fasilitas yang memudahkan telah bisa diakses hampir sebagian besar orang.

Banyaknya aktivitas di luar rumah dan kebutuhan keluarga akan sebuah fasilitas yang nyaman merupakan salah satu alasan kenapa seseorang ingin sekali memiliki sebuah mobil pribadi. Hal ini diharapkan mampu memberikan banyak kemudahan dan sekaligus kenyamanan bagi seluruh anggota keluarga. Saat ini dana yang terbatas bukan lagi alasan bagi orang-orang untuk tidak bisa memiliki sebuah mobil idaman, ada banyak pilihan untuk mengatasi hal tersebut, misalnya dengan cara membeli mobil bekas.

Membeli Mobil di Leasing dan Dealer

Kredit Mobil Bekas

Kredit Mobil Bekas via iklanmobilbekas49.biz

 

Tingginya animo masyarakat untuk bisa memiliki mobil pribadi tidak hanya pada pemikiran para calon pembeli saja. Pihak dealer sebagai pelaku bisnis pun melihat tren tersebut sebagai sebuah peluang besar dalam mendapatkan angka penjualan yang tinggi, mereka giat memberikan beragam penawaran menarik dan berbagai macam kemudahan dalam proses pembelian yang akan dilakukan. Ketatnya persaingan di antara para pebisnis ini, membuat calon pembeli memiliki beragam pilihan penawaran menarik yang bisa dijadikan acuan dalam membeli mobil.

Tak terbatas hanya pada penjualan mobil baru saja, dealer juga gencar melakukan penjualan berbagai jenis mobil bekas sebagai alternatif pilihan bagi calon pembeli yang memiliki dana terbatas. Hal senada juga banyak dilakukan oleh pihak leasing dan finance yang berperan sebagai lembaga pembiayaan, kedua lembaga ini ikut serta dalam memberikan berbagai macam penawaran menarik dalam penjualan mobil bekas yang akan mereka fasilitasi. Dalam persaingan yang cukup ketat, baik pihak dealer maupun pihak leasing sama-sama giat menawarkan angsuran dan bunga cicilan yang ringan serta berbagai macam fasilitas pendukung lainnya.

Di dalam pelayanannya, baik dealer maupun leasing akan memiliki kebijakan masing-masing yang diterapkan dalam aturan dan ketentuan prosedur pengajuan kredit mereka. Dalam hal ini, anda sebagai calon pembeli-lah yang harus bijak dan pintar dalam menilai lembaga mana yang paling sesuai dengan kebutuhan anda pribadi. Simak beberapa poin di bawah ini sebagai perbandingan antara leasing dan dealer dalam pelayanan yang mereka lakukan:

Kelebihan Leasing

  • Uang mukanya lebih fleksibel dan cenderung ringan, di mana anda sebagai calon pembeli bisa menentukan jumlah uang muka yang akan dibayarkan. Namun sebagai pertimbangan, anda harus selalu mengingat bahwa semakin kecil uang muka yang anda bayarkan, maka semakin besar sisa utang kredit yang harus anda angsur setiap bulannya. Hal ini juga masih akan ditambah pengenaan sejumlah bunga atas utang yang menjadi pokok angsuran.
  • Masa cicilan / tenor yang cukup panjang dan anda sebagai pembeli dapat memilih dan menentukan sendiri jangka waktu cicilan yang anda harapkan. Namun sebagaimana kita tahu, bahwa semakin lama masa cicilan yang kita ambil, maka akan semakin besar juga jumlah bunga yang harus kita bayarkan setiap bulannya dan hal ini juga akan berbanding lurus dengan besarnya nilai utang yang harus kita lunasi.
  • Jumlah angsuran yang bisa disesuaikan dengan kemampuan bayar kita setiap bulannya. Dalam hal ini anda tidak disarankan untuk mengambil jumlah cicilan yang kecil karena semakin kecil jumlah cicilan tiap bulannya, maka akan semakin lama masa pelunasan dan semakin besar pula utang bunga yang harus dibayarkan.

Kekurangan Leasing

  • Terdapat “selisih harga” yang fantastis, di mana bila kita menghitung semua pembayaran yang kita lakukan melalui leasing selama masa cicilan, maka nilai total dari keseluruhan bisa mencapai 2 kali lipat dari harga lunas mobil bekas yang kita beli tersebut. Hal ini terjadi akibat pengaruh beban bunga yang dikenakan pada pinjaman pokok akan sangat besar karena kecilnya nilai uang muka yang kita bayarkan.
  • Suku bunga lumayan tinggi.

Kelebihan Dealer:

  • Selisih harga kredit dan harga kontan mobil bekas yang mereka tawarkan tidak terlalu jauh, di mana hal ini akan sangat berbanding terbalik dengan penawaran yang diberikan oleh leasing.

Kekurangan Dealer:

  • Jumlah uang muka yang relatif sangat besar dan tidak fleksibel, akan menyulitkan anda dalam membeli sebuah mobil melalui dealer.
  • Prosedur dan persyaratan yang cenderung rumit dan lama juga menjadi sebuah kendala.
  • Tidak semua jenis mobil bisa di-kredit melalui dealer karena hanya tipe tertentu saja yang mereka tawarkan.

Baca Juga: Kredit Mobil, Mau Pilih Di Bank Atau Leasing?

Tips Membeli Mobil di Leasing atau Dealer

Membeli mobil di Dealer

Membeli Mobil di Dealer via dealer-mercedesbenz.com

 

Di dalam praktiknya memang terdapat perbedaan yang sangat jelas antara sistem dan layanan yang diberikan oleh dealer dan leasing, namun hal tersebut bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anda secara pribadi karena setiap orang pasti akan memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang lainnya. Meski begitu, ada banyak hal lainnya yang patut anda jadikan sebagai pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli mobil, terutama bila anda memutuskan untuk membeli sebuah mobil bekas.

Pada saat akan membeli sebuah mobil bekas, tentu anda diwajibkan untuk mempertimbangkan lebih banyak hal bila dibandingkan saat anda akan membeli sebuah mobil dalam kondisi masih baru. Hal ini menjadi sangat penting untuk dilakukan, mengingat sebuah mobil bekas akan sangat berbeda kondisi dan cara perawatannya selama dalam kepemilikan orang sebelum anda. Setiap orang akan memiliki kepentingan dan cara yang berbeda dalam merawat sebuah mobil dan hal ini tentu saja akan sangat berpengaruh pada kondisi mobil tersebut. Untuk itu, anda perlu hati-hati dan jeli dalam menilai atau melihat kondisi sebuah mobil bekas yang akan anda beli. Simak beberapa poin di bawah ini sebagai acuan dalam membeli mobil bekas:

1. Miliki Referensi yang Baik

Saat akan membeli sebuah mobil bekas, tentunya akan sangat penting bagi anda untuk membuat sebuah perbandingan antara mobil yang satu dengan yang lainnya. Hal ini akan memudahkan anda dalam menilai dan memilih jenis mobil tertentu yang paling sesuai dengan kebutuhan anda. Pertimbangkan kenyamanan dan kebutuhan anda akan sebuah mobil, di mana hal tersebut akan sangat memengaruhi kepuasan anda setelah membeli.

Selain mengenali jenis mobil, anda juga wajib mengerti kondisi terakhir mobil tersebut, hal ini terkait dengan kondisi mesin dan yang lainnya. Cermati setiap bagian mobil dan pastikan anda mengerti akan kondisi dan risiko yang akan anda dapatkan saat membeli mobil tersebut. Jangan sampai anda membeli mobil dalam kondisi yang buruk, sehingga akhirnya anda akan menghabiskan banyak uang dalam melakukan perawatan di hari yang akan datang.

Baca Juga: Beli Mobil Secara Kredit Rugi, Benarkah?

2. Hitung dan Pertimbangkan

Saat akan membeli sebuah mobil dengan sistem kredit, maka bukan hanya uang muka dan sejumlah cicilan saja yang perlu anda pikirkan. Terdapat beberapa komponen tambahan biaya yang harus ada bayarkan, seperti: biaya provisi, jaminan fidusia, asuransi kendaraan dan bahkan biaya pemeliharaan rutin yang akan Anda keluarkan.

Cermati setiap biaya dan pengeluaran yang akan anda keluarkan setelah memiliki sebuah mobil nantinya, hal ini akan sangat penting karena bisa mencegah kekacauan yang terjadi di dalam sistem keuangan anda dan keluarga. Bila perlu, anda bisa membuat sebuah simulasi untuk menghitung besaran biaya yang akan anda keluarkan dalam membeli sebuah mobil, termasuk besaran cicilan dan uang muka yang akan dikeluarkan.

3. Suku Bunga

Ini juga merupakan salah satu komponen yang patut anda pertimbangkan, di mana hal ini akan secara langsung memengaruhi nilai beli keseluruhan dan nilai cicilan bulanan yang akan anda bayarkan. Dalam perhitungan bunga cicilan, semakin lama jangka waktu cicilan yang anda ambil, maka akan semakin besar pula bunga cicilan yang harus Anda bayarkan.

4. Jangka Waktu Cicilan

Pada umumnya jangka waktu cicilan yang ditetapkan untuk mobil bekas akan lebih singkat daripada jangka waktu cicilan mobil baru, dengan begitu anda bisa melunasi utang cicilan dengan lebih cepat.

5. Lengkapi Persyaratan

Saat akan mengajukan permohonan kredit, maka anda wajib mengetahui segala macam persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan standar dalam hal ini meliputi:

  • Fotokopi identitas diri (KTP) dan Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi rekening tabungan atau rekening koran.
  • Fotokopi bukti pembayaran pajak.

6. Cari Bonus

Meski pada dasarnya bonus hanya diberikan pada saat pembelian mobil baru, namun ada juga dealer yang menawarkannya pada pembelian mobil bekas dan tak ada salahnya Anda menanyakan hal tersebut pada saat melakukan pembelian mobil bekas.

Mobil Bekas Tidak Selalu Jelek

Membeli mobil dalam kondisi bekas, tidak selalu identik dengan kerusakan dan kerugian semata. Anda juga bisa mendapatkan sebuah mobil bekas berkualitas dan dalam kondisi yang baik, bila anda jeli dan sabar mencari membandingkan dan memilih yang terbaik. Semoga artikel kali ini dapat membantu Anda menentukan pilihan terbaik sebelum membeli sebuah mobil bekas.

Baca Juga: 7 Tips Memilih Mobil Bekas Yang Berkualitas