Mau Menjadi Startup Founder? Kuasai 9 Kemampuan Ini Dulu

Hadirnya startup atau perusahaan rintisan berbasis teknologi telah mengubah gaya hidup masyarakat dewasa ini. Kalangan anak muda juga sudah mulai bergeser pola pikirnya dan menjadikan startup sebagai pilihan tempat berkarier yang menantang. Siapa juga yang tidak tergiur memiliki startup besar macam Go-Jek atau Tokopedia? Keren, terkenal, dan pasti dibicarakan banyak orang. Bekerja di industri teknologi sekarang ini sudah menjadi semacam lifestyle. Banyak anak muda sekarang yang bermimpi menjalankan bisnis startup di masa depan.

Tak pelak bisnis startup semakin menjamur. Dan ini menjadi semacam tren yang diikuti anak-anak muda yang idealis dan lebih menyukai tantangan dalam membuka usaha sendiri. Dengan membuka usaha sendiri, anak-anak muda ini tidak hanya ingin menyalurkan kesenangan mereka, tetapi juga mengincar keuntungan berupa pendapatan yang melimpah dari bisnis startup. Sebelum melangkah ke skill yang perlu dikuasai jika ingin menjadi startup founder, perlu kiranya sedikit dibahas tentang bisnis IT dalam pengaruhnya terhadap perekonomian Indonesia sekarang dan masa mendatang.

Baca Juga: 6 Usaha Kecil Menengah yang Menjanjikan

Banyaknya Startup Meningkatkan Perekonomian

Startup Indonesia

Startup sebagai Salah Satu Penyokong Perekonomian via engineerbabu.com

 

Bisnis-bisnis konvensional masih akan tetap berjalan hingga beberapa tahun ke depan. Namun, bila melihat tren saat ini dan semakin berkembangnya teknologi, bisnis di bidang Information Technology (IT) bisa menjadi salah satu cara dalam mendapatkan untung. Sebagai contoh, Go-Jek yang adalah perusahaan startup yang awalnya memberikan jasa ojek online kini telah berkembang dan menjadi perusahaan dengan nilai miliaran dolar. Selain itu, Go-Jek juga secara tak langsung membantu Pemerintah dengan membuka banyak lowongan kerja dan merekrut lebih dari 200.000 mitra driver.

Cerita yang hampir sama juga terjadi pada Tokopedia. Pelaku bisnis jual beli konvensional sudah mulai beralih menjual barang-barangnya secara online berkat Tokopedia. Di sini Anda bisa menemui ratusan bahkan ribuan pedagang yang menjajakan dagangannya secara online. Hadirnya Tokopedia membuka jauh lebih banyak akses ke calon pembeli lain yang selama ini tidak tersentuh. Dengan pangsa pasar seluruh Indonesia, bisa dikatakan penjual yang membuka lapak di sini berkesempatan untuk menjangkau pasar seluruh Indonesia. Dengan demikian, meningkatnya transaksi jual beli juga akan meningkatkan pendapatan negara.

Bisnis startup kian menjanjikan karena sudah semakin banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan internet. Kehadiran smartphone yang murah dan beragam operator seluler yang menyediakan paket data internet yang murah juga turut serta meningkatkan jumlah pengguna internet di Indonesia. Dengan demikian, pengusaha yang beralih ke bisnis IT dengan membuat startup adalah pebisnis yang mengambil langkah cerdas dalam melihat peluang.

Berbicara tentang perkembangan teknologi yang dikaitkan dengan perekonomian maka tak lepas dari peran serta para startup yang menjalankan bisnis di bidang teknologi dan informasi. Kehadirannya dalam perekonomian Indonesia turut membantu dan meningkatkan pendapatan negara. Semakin banyak orang atau pengusaha baru yang berminat terjun ke bisnis IT maka semakin bagus. Para startup akan bersaing satu sama lain yang tentunya akan meningkatkan kualitas jasa yang diberikan.

Setiap bisnis baru tentu saja memiliki tantangan dan hambatan tersendiri, termasuk startup. Beberapa hambatan dan skill yang harus dikuasai pebisnis di bidang IT bisa Anda ketahui lewat ulasan berikut ini.

Kuasai Skill Ini agar Hambatan dalam Startup Teratasi

Startup Terpopuler

Kuasai Skill Kunci agar Setiap Hambatan Bisa Teratasi via thenextweb.com

 

Setiap jenis usaha memerlukan kemampuan dalam bidang tertentu. Misalnya, apabila Anda ingin membuka usaha salon, setidaknya harus tahu tentang model rambut terbaru. Atau mempunyai kecakapan dalam memotong rambut dan mengetahui harga-harga produk perlengkapan salon. Sama halnya dengan bila seseorang ingin membuka startup. Ada teknik dan kemampuan yang harus dipelajari dan dikuasai agar bisa menjalankan bisnis di bidang IT.

Sayangnya, ada kendala yang bisa menghambat seseorang untuk bisa memulai bisnis startup. Salah satunya adalah kurangnya skill dalam bahasa pemrograman untuk bisa merealisasikan ide-idenya. Meskipun Anda bisa menyewa programer untuk mewujudkan impian, ada beberapa kemampuan yang bisa dikuasai sebagai alat untuk membantu Anda membuka bisnis startup.

Berikut ini sembilan skill yang harus dikuasai untuk menjadi startup founder.

1. Kemampuan untuk Berkomunikasi dengan Orang-Orang Teknis

Pebisnis yang mau menjalankan startup sebenarnya tidak perlu benar-benar menguasai coding ataupun mengerti solusi dari masalah teknis sepenuhnya. Namun, cukup mengetahui dasar teknis dari bisnis yang akan dijalankan. Dengan begitu, founder dapat berkomunikasi dengan jelas dengan development team dalam mengembangkan startup yang diinginkan serta semua hal yang bersifat teknis. Hal ini akan membuat pekerjaan menjadi lebih mudah karena orang teknis dan nonteknis bisa berkomunikasi dengan nyaman.

2. Kemampuan untuk Menganalisis

Pebisnis apa pun, baik di bidang startup maupun di bidang lain, perlu memiliki kemampuan analisis. Misalnya, perusahaan yang dirintis bergerak di bidang finance. Saat perusahaan tersebut menciptakan produk tertentu, harus diperhitungkan segala sesuatu yang dianggap sebagai biaya perusahaan. Kemampuan menganalisis biaya operasional dan langkah-langkah yang bisa diambil ke depannya akan mendorong perusahaan menjadi lebih maju dan mudah berinovasi. Dengan mengeliminasi proses yang tidak perlu dan memakan banyak cost, perusahaan startup juga menjadi lebih efektif dan meraup lebih banyak profit.

3. Kemampuan untuk Mempersiapkan Sistem Analisis

Seorang founder perusahaan startup perlu memiliki kemampuan untuk mempersiapkan sistem analisis. Founder perlu mengerti data di balik bisnis yang dilakukan. Bila data sudah komplet dan tersusun rapi, ke depannya akan lebih mudah untuk membuat persiapan dan tahu persis apa yang ingin dikerjakan.

4. Kemampuan untuk Memecahkan Kode

Sedikit mengetahui informasi dasar tentang HyperText Markup Language (HTML) bisa memberikan anda keuntungan dalam memecahkan kode. Perintah dasar pemrograman dalam bahasa HTML akan memudahkan Anda jika terjadi masalah sederhana, seperti edit links dan images. Selain itu, Anda bisa lebih berhemat dengan tidak perlu mengeluarkan biaya programmer.

5. Pemahaman tentang SEO

Menguasai kemampuan Search Engine Optimization (SEO), seperti meta tags, alt tags pada gambar, riset, dan penempatan keyword pada kalimat, penting untuk bisa berada di posisi pertama search engine. Setiap perusahaan IT pastinya menggunakan SEO untuk bisa meningkatkan value perusahaan. Terkadang menggunakan jasa SEO membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, apabila mempunyai kemampuan ini, tidak perlu khawatir dengan bujet jasa SEO yang membengkak.

6. Kemauan untuk Terus Belajar

Teknologi ataupun bahasa pemrograman selalu berkembang seiring waktu. Karena itu, seorang founder perusahaan startup dituntut untuk mau terus belajar. Saat sudah menguasai satu bidang tertentu, tidak lantas kemudian lebih banyak berdiam diri.

7. Kemampuan untuk Menciptakan Automation System

Salah satu kemudahan dalam bisnis startup adalah sistemnya yang bisa diotomatisasi. Untuk menjadi startup founder yang mumpuni, perlu memiliki kemampuan untuk bisa menciptakan automation system sehingga bisnis bisa berjalan secara otomatis. Menciptakan flowchart dan proses untuk marketing automation dapat membuat tingkat conversion menjadi sangat besar. Mintalah kepada developer dan sediakan framework tentang apa yang akan dilakukan. Dengan membuat daftar tersebut, Anda bisa membuat sistem bekerja dengan lebih mudah dan otomatis.

8. Pemahaman tentang Lembar Kerja (Spreadsheet)

Kemampuan dalam memahami lembar kerja atau spreadsheet juga penting. Karena biasanya data-data perusahaan akan masuk ke dalam lembar kerja (biasanya excel) yang mana penting bagi founder untuk membuat perintah sederhana ataupun membaca grafik.

9. Pemahaman tentang HTML

Skill dasar HTML sangat berarti karena founder dapat melakukan beberapa hal secara online, seperti menambahkan link ke forum posts, format teks untuk penekanan, dan bahkan membuat bulleted lists. Kalau Anda membuat startup yang menjalankan website, memahami sedikit tentang bahasa pemrograman akan menjadi nilai tambah tersendiri.

Baca Juga: Mulai Bisnis Tanpa Modal? Bisa Kok!

Atur Strategi dan Kuasai Beberapa Skill Kunci

Bagi anak-anak muda yang bersemangat untuk membentuk startup, selain mempersiapkan modal untuk membuka usaha, penting juga mempersiapkan strategi-strategi dalam mengembangkan perusahaan baru, terlebih pada poin pemasaran produk. Karena setiap perusahaan baru perlu pengenalan kepada calon konsumennya. Konsumen harus tahu bahwa perusahaan Anda memiliki sebuah produk sehingga diperlukan pemasaran.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah pengusaha muda yang ingin terjun di bisnis startup perlu mempelajari dan menguasai beberapa skill, seperti pengetahuan dasar HTML dan SEO agar lebih mudah dalam mengembangkan startup yang berbasis website.

Baca Juga: Segera Dapatkan Modal Bisnis Dari KTA