Mempersiapkan Finansial Pernikahan dalam Waktu Setahun? Ini Tipsnya

Pernikahan merupakan momen penting dan tak terlupakan bagi setiap orang karena merupakan penanda kehidupan baru yang akan ditempuh. Pastinya, selain secara mental harus sudah siap, kondisi finansial pun harus disiapkan pula.

Jika sudah sama-sama cocok dan mantap untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius, pastinya banyak pemikiran tentang pernikahan yang akan terlintas di otak. Mulai dari persiapan finansial,  persiapan mental, hingga angan-angan tentang kehidupan setelah menikah.

Melangsungkan pernikahan kadang juga membuat pusing para calon mempelai. Belum lagi jika berencana menyelenggarakan upacara pernikahan tersebut dalam waktu dekat. Sebagai antisipasi agar tidak kewalahan, persiapkan pernikahan dari jauh-jauh hari. Seperti mempersiapkan kira-kira satu tahun sebelum waktu yang diinginkan.

Bagaimana caranya agar bisa mempersiapkan finansial pernikahan dalam waktu kurang lebih setahun? Berikut adalah tipsnya:

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Minimalisir Biaya

  meminimalisir pengeluaran

Untuk mengurangi biaya pernikahan, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencatat kebutuhan pernikahan, seperti venue, dekorasi, busana, konsumsi, dan lain sebagainya. Setelah itu, cek kembali dan pertimbangkan poin-poin dalam catatan tersebut. Jika ada yang tidak terlalu penting, coret saja dari daftar.

Meminimalisir biaya pernikahan juga bisa dilakukan dengan menentukan orang-orang tertentu untuk diundang, seperti hanya sahabat dekat, saudara, dan tetangga saja.

Mengudang tamu cukup banyak tidak hanya memerlukan biaya yang cukup besar, tetapi juga bisa menguras tenaga. Kedua mempelai umumnya akan bersalaman dengan tamu, dan jika terlalu banyak, terutama kalau tamu tersebut bukan orang dekat mempelai, pasti akan terasa sangat melelahkan dan bahkan bisa membuat bosan.

Jika tamu yang hadir hanya orang-orang terdekat, selain bisa menghemat biaya, tentunya bisa membuat pernikahan benar-benar menjadi waktu yang berkualitas, terutama saat bertemu dengan tamu yang sudah lama tidak berjumpa.

2. Manfaatkan Jasa Harga Teman

  jasa harga teman

Punya teman yang jago fotografi? Merias? Mengatur acara? Manfaatkan saja jasa mereka.

Menyewa jasa fotografer, penata rias, dan wedding organizer tentu memakan biaya yang tidak sedikit. Lain lagi jika memanfaatkan jasa teman yang memiliki kemampuan dalam hal tersebut.

Biasanya, mereka akan memberikan “harga teman” yang sangat menguntungkan karena tidak terlalu mahal. Bahkan ada pula yang rela tidak dibayar demi berkontribusi dalam momen bahagia sahabatnya.

Untuk mengapresiasi kebaikan mereka, bantu saja mempromosikan jasa mereka di media sosial.

Baca Juga: Catat, 7 Hal yang Harus Dihindari Agar Pesta Pernikahan Kamu Berjalan Lancar

 

3. Siapkan Alternatif Kebutuhan Pernikahan

  persiapan kebutuhan pernikahan

Kadang, meski sudah menentukan venue, dekorasi, dan katering yang diinginkan, tidak jarang terjadi hal-hal yang diluar perkiraan. Misalnya saja, katering yang slotnya sudah penuh. Bisa juga harga yang terlalu mahal untuk venue dan dekorasi.

Tentukan beberapa alternatif di awal perencanaan, agar tidak terlalu kerepotan jika tiba-tiba muncul kendala. Selain mengurangi kemungkinan untuk panik menjelang hari H, dengan menyusun alternatif, calon pengantin juga bisa membandingkan harga pilihan satu dengan pilihan yang lain, sehingga bisa memilih yang paling sesuai dengan budget.

4. Persiapkan Seserahan Lebih Awal

lamaran  

Pada dasarnya, seserahan terdiri dari barang-barang yang diperlukan oleh pengantin wanita, seperti perlengkapan ibadah, perlengkapan mandi, dan kosmetik. Meski hanya berupa  pemberian dari pihak mempelai pria untuk mempelai wanita, seserahan adalah bagian penting dari pernikahan. Tanpa seserahan, pernikahan terasa kurang lengkap.

Terkadang, dana yang diperlukan untuk seserahan tidaklah sedikit. Alasannya karena barang-barang yang diberikan tentunya harus berkualitas, sehingga harganya juga cukup mahal.

Namun, untuk menekan pengeluaran, cari saja informasi atau tips berbelanja agar bisa mendapatkan produk bagus dengan harga lebih murah, seperti memanfaatkan promo atau potongan harga pada momen-momen tertentu.

5. Alokasikan Keuangan untuk yang Lebih Penting

  mengalokasikan uang untuk kebutuhan yang lebih penting

Kalau sebelumnya terbiasa menyisihkan pemasukan untuk travelling, nongkrong, atau berbelanja, alihkan sebagian untuk persiapan pernikahan seperti sesi foto prewedding dan tes kesehatan.

Travelling, nongkrong, dan berbelanja memang menyenangkan dan bisa mengurangi beban pikiran atau rasa jenuh. Namun, jika ingin fokus untuk persiapan menikah, lakukan upaya penghilang stress dengan cara yang lebih murah tetapi tetap efektif, seperti memasak bersama pasangan, membaca, atau sekedar menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat dengan berbagi cerita.

Baca Juga: Tips Mengelola Keuangan Agar Rencana Nikah Cepat Terwujud

 

6. Punya Bisnis Sampingan

  punya bisnis sampingan

Jika memiliki waktu luang, manfaatkan momen tersebut untuk berbisnis agar pemasukan bisa bertambah. Pilihan bisnis ini bisa dengan menjual produk di toko online, atau cukup dengan menjadi reseller.

Sebagai contoh, buka saja bisnis makanan jika memiliki hobby di bidang kuliner, atau coba mengajukan lamaran  untuk mengajar di sanggar-sanggar jika memiliki kemampuan di bidang kesenian. Selain bisa menambah pemasukan, tentunya punya pekerjaan yang sesuai minat bisa sekaligus bermanfaat sebagai sarana refreshing.

Saat ini, sudah semakin banyak orang yang bisa mengapresiasi kemampuan atau skill seseorang. Jadi, jika memiliki skill seperti mendesain, melukis, atau membuat kerajinan tangan, “uangkan” saja kemampuan tersebut dengan cara berbisnis. Umumnya, hasil karya yang diciptakan bisa laku dengan harga yang cukup tinggi, mengingat prosesnya yang membutuhkan kemampuan dan waktu yang kadang tidak singkat.

Kerja Ekstra Dahulu, Menikmati Momen Kemudian

Itulah beberapa tips untuk mempersiapkan pernikahan dalam waktu kurang lebih setahun. Pesta pernikahan rata-rata hanya dilangsungkan selama satu atau dua hari, tetapi persiapannya bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan. Namun, demi terlaksananya perayaan pernikahan yang berkesan, tentu tidak ada salahnya bekerja ekstra dahulu agar benar-benar bisa menikmati momen perayaannya kemudian.

Baca Juga: Contoh Undangan Pernikahan untuk Jenis Formal, Unik atau Murah