Mengalir ke Kampung Rp9,7 Triliun, Berapa Uang Mudik Lebaran Kamu?

Mudik Lebaran
Ilustrasi pemudik memenuhi stasiun kereta

Cermati.com - Lebaran identik dengan mudik ke kampung halaman dan di situlah banyak uang mengalir ke daerah. Jumlah uang beredar terus mengalami kenaikan seiring dengan jumlah pemudik yang bertambah setiap tahunnya.

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatatkan jumlah pemudik Lebaran 2019 dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi) mencapai sekitar 14,9 juta.

Jumlah pemudik terbanyak masih berasal dari DKI Jakarta yang mencapai 7.346.430 jiwa atau setara dengan 2.448.810 keluarga. Sisanya terbagi dari area Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Dikutip dari kompas.com, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) DKI Jakarta, Sarman Simanjuntak, sebagaimana dilansir dari antaranews menyebutkan apabila setiap rumah tangga dirata-ratakan membawa uang paling sedikit Rp4 juta, maka uang yang mengalir ke daerah pada musim Lebaran 2019 diperkirakan mencapai sekitar Rp9,7 triliun.

Bingung cari asuransi mobil terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Beli Asuransi Mobil Terbaik Sekarang!  

Uang Mudik Lebaran Terbanyak Mengalir ke Jawa Tengah

Uang Miliaran Rupiah
Uang rupiah

Ada banyak uang yang mengalir ke berbagai daerah tujuan mudik Lebaran di seluruh pelosok Nusantara. Namun dari pusat-pusat kota pemudik terbanyak seperti Jabodetabek rata-rata mudik ke wilayah Jawa dan Sumatera.

Sarman mengungkapkan, uang yang mengalir dari para pemudik tersebut terbanyak beredar di Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Namun ia tidak merincikan berapa nominal uang mudik Lebaran yang beredak di Jawa Tengah ini.

Bukan hanya itu, peredaran uang mudik Lebaran tahun ini sebagian juga mengalir ke Sumatera (Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan) dan sisanya ke daerah Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku.

Baca Juga: Sudah Tradisi, Biaya saat Ramadan-Lebaran ini Tak Boleh Dilupakan!

Ongkos Mudik Jabodetabek Saja Capai Rp6 Triliun!

Macet Mudik Lebaran
Ilustrasi kepadatan kendaraan arus mudik Lebaran

Pengamat Transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MIT), Djoko Setijowarno, dalam penjelasan tertulisnya yang diterima Cermati.com menyebutkan bahwa total jumlah pemudik dari kota Banten, Jabodetabek, dan Bandung Raya, berdasarkan data Badan Litbang Kemenhub dari kota Banten mencapai 18,2 juta orang atau 4,5 juta rumah tangga.

Moda transportasi mudik bermacam-macam, mulai dari menggunakan mobil pribadi 4,3 juta orang, bus ekonomi 2,4 juta orang, bus eksekutif 2,1 juta orang, kereta api 2,5 juta orang, pesawat udara 1,4 juta orang, dan sepeda motor 942 ribu orang.

Djoko mengungkapkan, total biaya transportasi pemudik dari Jabodetabek saja ke tujuan mudik sebesar Rp6 triliun. Dengan tujuan Jawa Tengah sebesar Rp2 triliun, Jawa Barat Rp945 miliar, dan Jawa Timur Rp791 miliar.

Baca Juga: 5 Cara Sehatkan Kembali Keuangan Anda Pasca Lebaran

Total Uang Mengalir ke Daerah di Lebaran 2019 Capai Rp18,7 Triliun

Mentransfer Uang
Ilustrasi mengirim uang rupiah

Jika dijumlahkan secara keseluruhan, total uang yang mengalir dan beredar ke daerah di seluruh Indonesia pada Lebaran tahun ini mencapai sekitar Rp18,7 triliun.

Angka ini merupakan penjumlahan uang beredar mudik Lebaran dari Jabodetabek yang sebesar Rp9,7 triliun, dan remitansi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang bekerja di luar negeri sebesar Rp9 triliun dari 9 juta orang.

“Jika kita membuat perhitungan sangat sederhana saja, para TKI mengirimkan Rp1 juta per orang menjelang Idul Fitri tahun ini, maka daerah akan menerima perputaran (uang) tambahan Rp9 triliun, walau kecenderungannya dana tersebut tidak akan dibelanjakan semua,” kata Sarman.

Mendorong Perekonomian Daerah

Oleh-Oleh Khas Daerah
Gerai oleh-oleh khas daerah

Tentu saja, dengan semakin banyaknya uang yang mengalir dan beredar di daerah itu akan meningkatkan perekonomian di masing-masing wilayah. Sarman menilai peningkatan perekonomian di daerah tersebut pada musim Lebaran ini lantaran banyak masyarakat yang berbelanja barang konsumsi.

Konsumsi masyarakat di daerah akan banyak berputar di sektor:

  • Pariwisata
  • Oleh-oleh khas daerah
  • Aneka produk makanan dan minuman atau kuliner
  • Produk kerajinan daerah
  • Uang saku untuk keluarga

Hal itu, lanjutnya, akan berkontribusi dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara nasional di triwulan kedua tahun ini.

Berapa Uang yang Kamu Bawa pada Mudik Lebaran Tahun ini?

Mudik
Ilustrasi mudik Lebaran

Berapapun uang yang dibawa pada mudik Lebaran tahun ini, kamu berkontribusi terhadap perputaran roda ekonomi di daerah. Dengan adanya gaji, THR (Tunjangan Hari Raya), bonus atau tabungan, maka bekal untuk Lebaran kemarin bisa mencukupi kebutuhan selama mudik atau liburan serta berbagi kebahagian dalam kebersamaan dengan orang-orang terkasih.

Baca Juga: Lakukan Hal Ini Agar Tidak bangkrut Usai Mudik Lebaran