Meski Cantik dan Multitalenta, Ternyata Aurelie Moeremans Pernah Ditolak Saat Casting

Aurelie Alida Marie Moeremans atau yang lebih dikenal dengan Aurelie Moeremans merupakan sosok yang sudah tak asing lagi di dunia entertainment. Berprofesi sebagai aktris, model dan penyanyi, wanita kelahiran Brussel, Belgia, 8 Agustus 1993 ini terhitung sukses meniti karirnya sebagai selebritas.

Aktif sejak tahun 2008, wanita yang menguasai Bahasa Inggris, Belanda dan Perancis ini menekuni industri hiburan dengan mulai terjun ke dunia modelling. Putri dari pasangan Jean-Marc Moeremans dan Sri Sunarti ini pun sudah mengalami jatuh bangun beberapa kali dalam meniti karirnya. Bagaimana kisahnya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Pahitnya Ditolak Saat 'Casting' Hingga Laris Manis Jadi Bintang Iklan

View this post on Instagram

A post shared by Aurélie Moeremans (@aurelie) on

Semua berawal saat Aurelie remaja sedang liburan bersama keluarga ke Indonesia. Selama kurang lebih dua bulan lamanya, Aurelie menghabiskan waktunya untuk menikmati pesona Nusantara. 

Saat itulah ia melihat aktris Cinta Laura sedang menanjak. Secara kebetulan, ketika itu keduanya masih seumuran. Tergiur oleh popularitas Cinta Laura di televisi, terbesitlah keinginan Aurelie untuk mulai mengikuti sejumlah casting demi mencapai impiannya.

Aurelie remaja memang sudah bercita-cita untuk menjadi seorang artis. Itulah sebabnya ia mengikuti salah satu kontes modelling di Bandung pada tahun 2007. Setelah menjadi finalis, Aurelie yang saat itu baru berumur 14 tahun lantas memutuskan untuk pindah bersama keluarganya, dari Belgia ke Indonesia.

Di tahun 2008, Aurelie masih belum lancar berbahasa Indonesia. Meski begitu, ia berhasil mendapat peran pendukung dalam sinetron Hitam Putih. Saat itu ia berperan sebagai adik dari Ricky Harun.

Sebelumnya, ia pernah mengalami penolakan casting dari beragam production house. Berbagai alasan kerap didengarnya. Mulai dari warna kulitnya yang disebut terlalu gelap sampai kemampuan Bahasa Indonesianya yang masih belum fasih.

Di Belgia, Aurelie dibesarkan dengan menggunakan Bahasa Perancis sebagai bahasa utamanya, mulai dari pergaulan sehari-hari, baik bersama keluarga maupun saat bersosialisasi dengan teman-temannya. 

Pada tahun 2009, Aurelie yang masih bertekun melancarkan Bahasa Indonesia itu mendapat jalan untuk terjun ke dunia iklan. Dan tak disangka kiprahnya langsung laris manis sebagai bintang iklan.

Sejumlah iklan yang telah ia bintangi antara lain seperti Gulaku, Vaseline, Pond's, Softlens X2, Sunsilk, VIVA Cosmetic, Natasha Skin Care, Vitalis Body Spray, McDonalds, Supermi, Roma Malkist, Susu Bendera, Mizone, Simpati, Permen Say, Frisian Flag hingga Malkist Abon Gurih.

Baca Juga: 20 Artis Hip Hop dengan Bayaran Termahal di Dunia versi Forbes, Adakah Idolamu?

Merambah Seni Peran dan Berakting

View this post on Instagram

A post shared by Aurélie Moeremans (@aurelie) on

Aurelie juga menjajal aktingnya dan memperdalam seni peran. Ia tercatat sempat beradu akting bersama Verrell Bramasta dan Ahmad Al Ghazali dalam film LDR.

Di tahun 2010, Aurelie membintangi film berjudul Jinx, D’Love dan Sweetheart. Pada tahun 2014, Aurelie melakoni film berjudul Cinta Pertamaku. Memasuki tahun 2015, ia turut andil dalam LDR, Tarot, Badoet, hingga Where Is My Romeo. Menyusul di tahun 2016, ia mengambil peran dalam film Gelas Gelas Kaca, Catatan Dodol Calon Dokter, serta Melbourne Rewind. 

Pada tahun 2017, mantan istri dari Roby Tremonti ini lantas bermain dalam film bertajuk Jomblo Reboot, Mau Jadi Apa? dan Tommi N Jerri. Di tahun 2018, wanita berdarah blasteran Belgia-Indonesia ini membintangi Partikelir, EL, Kuntilanak, hingga Menunggu Pagi.

Melakoni Sinetron dan FTV

View this post on Instagram

A post shared by Aurélie Moeremans (@aurelie) on

Tak hanya menjajal perfilman layar lebar saja. Sejumlah sinema elektronik (sinetron) juga sudah dibintangi Aurelie sejak aktif dari tahun 2008. Sinetron perdananya berjudul Putri Cantik dan Hitam Putih yang tayang di tahun yang sama. Saat itu, dirinya masih terbata-bata menggunakan Bahasa Indonesia.

Kemudian wanita berdarah blasteran ini juga melakoni sinetron berjudul Cinta Putri di tahun 2009. Pada tahun 2010, Aurelie beradu akting dalam sinetron Rama dan Ramona. Memasuki 2011, ia turut serta membintangi Putri Yang Ditukar

Di 2012, Aurelie ikut mengambil peran dalam sinetron Magic. Menyusul di tahun 2013, pemirsa dapat menyaksikan aktingnya di sinetron Berkah dan Fortune Cookies. Di tahun 2014, ia kembali menyapa penonton dengan bermain dalam sinetron Siti Bling-Bling yang disusul dengan Cinta di Langit Taj Mahal pada tahun 2015.

Pada tahun 2018, Aurelie juga melakoni sinetron Saat Hati Telah Memilih. Kiprahnya mengasah kemampuan akting juga tampak dari film televisi yang ia bintangi. Sejumlah judul seperti Cinta 1/2 Tiang (2008), Cintaku Di Pos Satpam (2009) hingga Api Cinta (2011) pernah dijajalnya.

Memasuki tahun 2015, ia kembali mengambil peran dalam FTV berjudul Syal Pemancar Kecantikan (2015) sebagai Nimaz, serta Cermin Kehidupan: Ketika Badai Bersujud (2016). Di tahun 2017, ia membintangi dua FTV bertajuk Menunggu Jawaban Cintamu di Malam Hari dan Pembokat Idola Bokap, juga Cireng Rasa Kangen.

Baca Juga: Kisah Transformasi Ammar Zoni, Dari Anak Nakal Jadi Artis Terkenal

Menjajal Dunia Tarik Suara

View this post on Instagram

A post shared by Aurélie Moeremans (@aurelie) on

Selain mengeksplorasi dunia akting, Aurelie juga telah merilis debut single perdananya, Here We Are. Tak banyak yang tahu bahwa pada tahun 2009 lalu, Aurelie sesungguhnya hampir merilis album bermuatan sembilan lagu.

Namun sayang, ketika albumnya hampir selesai malah batal diluncurkan. Sakit hati dan kecewa, Aurelie yang juga piawai bermain gitar ini akhirnya memutuskan untuk berfokus di seni peran. 

Setelahnya, sejumlah label musik tampak menunjukkan ketertarikan mereka pada bakat musik Aurelie. 

Namun karena masih merasakan trauma membekas, Aurelie tak menanggapinya. Hingga akhirnya, pada tahun 2016 salah satu temannya hendak memproduseri empat buah lagu miliknya. 

Dari situlah single Here We Are resmi diluncurkan ke pasaran pada Agustus 2019. Lagu yang diciptakan sendiri oleh Aurelie ini dikerjakannya pada tiga tahun lalu. Mulai dari proses mixing and mastering dilakukan sendiri dan ini menjadikannya sebagai musisi indie

Menurutnya, lagu yang diaransemen dengan nuansa akustik tersebut betul-betul mendefinisikan bagaimana taste musiknya secara keseluruhan, yakni simple and sweet.

Terus Berusaha Hingga Impian Tercapai

Meski mengalami kegagalan bukan berarti tak ada harapan lagi untuk mencapai impian. Kegagalan hanyalah keberhasilan yang tertunda. Seperti kisah Aurelie yang pernah ditolak casting dan batal launching single lagunya, tapi ia tetap berusaha alhasil impiannya tercapai.

Kamu juga bisa menjadikan kisah Aurelie inspirasi dalam meraih sukses. Pastikan mental dan emosionalmu sekuat orang-orang yang telah meraih sukses lebih dulu. Saat mengalami kegagalan kamu tidak akan merasa kecewa yang berlebih. Kamu bisa rehat dan istirahat sejenak, kemudian mencoba untuk bangkit dan berjuang lagi. Siapa tahu kali ini akan berhasil dan mencapai sukses yang diimpikan.

Baca Juga: Sukses dan Berprestasi 5 Artis Muda ini Bisa Jadi Idolamu