Mobil Anda Pakai Solar B20? Begini Cara Merawatnya

Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar murni di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) resmi dihapus per 1 September 2018. Diganti dengan Solar yang dicampur minyak sawit sebesar 20% atau Biodiesel (Solar B20). Apakah Anda sudah menerapkannya untuk kendaraan pribadi atau mesin diesel Anda?

Penggunaan Solar B20 pada kendaraan bermesin diesel, termasuk kendaraan pribadi memicu kekhawatiran dari pemilik. Bisa merusak mesin, membuat tangki BBM berkarat, sampai boros. Benarkah demikian? Yuk, kita coba ulas.

Baca Juga: 22 Cara Hemat BBM yang Bisa Anda Lakukan

Bingung cari asuransi mobil terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Beli Asuransi Mobil Terbaik Sekarang!  

Hasil Uji Coba Kementerian ESDM

Hasil Uji Coba Kementerian ESDM
Hasil Uji Coba Pemerintah via Website Resmi Kementerian ESDM

Dari uji coba Solar B20 yang dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada kendaraan dan alat mesin besar, hasilnya menunjukkan:

1. Dari uji jalan hingga 100 ribu kilometer (km), tidak ditemukan permasalahan pada suku cadang atau spare part, ketahanan dan performa kendaraan akibat pemakaian B20

2. B20 siap dikonsumsi mesin diesel biasa dengan sedikit atau tanpa penyesuaian

3. Tapi modifikasi dibutuhkan jika penyimpanan atau wadah biodiesel terbuat dari bahan yang sensitif dengan biodiesel, seperti seal, gasket, dan perekat terutama mobil lama dan yang terbuat dari karet alam dan karet nitril

4. Tidak benar biodiesel menyebabkan kerak pada tangki bahan bakar karena biodiesel merupakan senyawa ester yang banyak digunakan sebagai pelarut/pembersih. Pemanfaatan biodiesel justru dapat membersihkan kerak dan kotoran yang tertinggal pada mesin, saluran bahan bakar dan tangki bahan bakar karena sifatnya sebagai solvent/pelarut.

Kata Pengusaha soal Efek Solar B20

Kata Pengusaha soal Efek B20
Kata Pengusaha soal Efek Solar B20

Presiden Komisaris PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, Soebronto Laras mengaku mendukung program mandatory B20 demi mengurangi gas emisi dan menghemat devisa. Namun katanya, ada konsekuensi bagi konsumen dengan mengonsumsi campuran Solar dan minyak sawit. Untuk diketahui, Indomobil membawahi Agen Pemegang Merek (APM) mobil niaga Hino.

“Memang (B20) cenderung lebih kotor sedikit, jadi mengganti fuel filter atau saringan bensin lebih sering. Itu saja sih, karena dari dulu kondisi Solar kita memang tidak bagus-bagus amat,” ujar Ketua Hubungan Internasional dan Investasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) itu saat berbincang dengan Cermati.com, baru-baru ini.

1. Dengan kata lain, konsumen makin boros karena harus sering-sering mengganti filter bahan bakar jika tidak ingin mengalami gangguan penyumbatan

2. Kontaminasi air pada BBM Solar campur minyak sawit dapat menimbulkan sludge atau lumpur

Baca Juga: Perbedaan Motor Matic, Motor Bebek, dan Motor Sport

Tips Merawat Kendaraan

Tips Merawat Kendaraan
Tips Merawat Kendaraan

1. Penggunaan B20 akan menimbulkan soap effect atau efek sabun. Efek ini akan merontokkan kerak atau endapan pada tangki BBM di mobil. Jadi buat mobil-mobil lawas, kerak ini harus dibersihkan dulu sebelum menenggak B20 supaya terhindar dari penyumbatan

2. Supaya berhemat, kamu bisa menggunakan fuel filter merek lokal yang harganya tidak terlalu mahal. Lagipula pemerintah tengah membatasi barang-barang impor, termasuk komponen kendaraan

3. Untuk menghindari sludge akibat kontaminasi air, lakukan penanganan biodiesel sesuai dengan tata cara yang disarankan

4. Servis kendaraan kamu secara rutin tiap 3 bulan sekali atau saat jarak tempuh sudah mencapai 10.000 km di bengkel-bengkel resmi sehingga performa mesin kendaraan selalu maksimal meski mengonsumsi Solar B20

5. Keberhasilan dari penggunaan B20 tergantung dengan 3 faktor, yaitu kualitas bahan bakar (biodiesel dan Solar), handling/penanganan bahan bakar, dan kompatibilitas material terhadap bahan bakar tersebut. Jadi kalau ada kerusakan yang terjadi pada injektor bisa terjadi karena salah satu atau lebih dari ketiga faktor tersebut.

6. Jika masih belum jelas tentang program mandatori Solar B20 atau ada keluhan, silakan telepon ke Call Center 14036 atau kunjungi http://B20.bpdp.or.id.

Lindungi Kendaraan Anda dengan Produk Asuransi Mobil

Setelah mengetahui penjelasan di atas, jangan takut untuk menggunakan BBM Solar campur minyak sawit atau Biodiesel B20. Jika dirawat dengan baik dan benar secara berkala, kendaraan kamu dijamin akan awet dan berumur panjang.

Bila khawatir mobil rusak, kecelakaan, atau hilang dicuri, kamu bisa melindunginya dengan produk asuransi mobil. Saat ini, banyak produk asuransi mobil yang ditawarkan perusahaan asuransi maupun fintech untuk memberikan jaminan ganti rugi akibat biaya yang muncul dari kejadian-kejadian tersebut. Jadi kamu bisa lebih tenang, aman, dan nyaman saat berkendara.

Baca Juga: Mitos dan Fakta Mengenai Mobil Murah di Indonesia