Muda, Cantik, Bertalenta, dan Kaya Raya, Ini Perjalanan Karier Dian Sastrowardoyo

“Rangga, apa yang kamu lakukan pada saya itu jahat.”

Masih ingat dengan kalimat di atas? Ya, itulah dialog yang diucapkan Cinta kepada Rangga dalam film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2. Dialog tersebut sangat populer hingga dijadikan meme oleh Netizen.

Film AADC pertama kali berjaya di era 2000-an berkat cerita ringan yang mengangkat percintaan remaja dan akting memukau dari pemeran utama Dian Sastrowardoyo sebagai Cinta dan Nicholas Saputra menokohkan Rangga. Setelah 14 tahun berlalu, sekuel AADC 2 hadir menyapa penonton dan kembali mendulang sukses.  

Kali ini, Cermati.com akan mengupas perjalanan karier si cantik Dian Sastrowardoyo di jagat perfilman Indonesia yang dikutip dari berbagai sumber.

Baca Juga: Artis-Artis Sukses Korea Selatan ini Ternyata Juga Bisa Sukses Jadi Pebisnis

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Berawal dari Film Indie

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) pada

AADC sebetulnya merupakan film ketiga Dian Sastrowardoyo. Namun jika ditengok lebih jauh ke belakang, wanita cantik kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982 memulai karier di dunia hiburan setelah menjuarai Gadis Sampul tahun 1996.

Pemilik nama lengkap Diandra Paramita Sastrowardoyo ini mendapat tawaran sebagai model video klip Sheila on 7. Sejak saat itu, Dian makin laris manis menjadi model video klip band papan atas, seperti Dewa 19, Padi, Peterpan, Kla Project, The Fly, dan masih banyak lainnya.

Di dunia seni peran, debutnya di mulai lewat film indie di tahun 2000. Putri dari pasangan Ariawan Rusdianto Sastrowardoyo (Almarhum) dan Dewi Parwati Setyorini ini membintangi film berjudul “Bintang Jatuh” besutan Rudi Sudjarwo. Film tersebut tidak diputar di bioskop, namun ditayangkan di kampus-kampus. Hasilnya, akting Dian banjir pujian.

Setahun berikutnya, artis berusia 37 tahun ini mendapat kesempatan membintangi film “Pasir Berbisik” yang tayang di bioskop pada 2001. Kemudian berperan sebagai Cinta di film AADC yang disebut-sebut merupakan awal kebangkitan film nasional tahun 2002. Berkat film ini pula, nama Dian langsung melejit.

Tidak hanya di Indonesia, film Ada Apa Dengan Cinta juga sukses mendapat perhatian di luar negeri. Bahkan di Jepang, 30 kota ikut menayangkannya. Di negara tersebut, tur keliling 7 kota pun dilakukan bersama lawan mainnya Nicholas Saputra. Sejak saat itu, tawaran untuk bermain film datang silih berganti. Tercatat sekitar 18 judul film pernah dibintanginya, seperti Banyu Biru (2005), Ungu Violet (2005), 3 Doa 3 Cinta (2008), Kartini (2017), Aruna dan Lidahnya (2018), dan terakhir film After 11 (2018). 

Dalam perjalanan kariernya, Dian tertantang untuk berkontribusi di belakang panggung. Lewat film pendek berjudul “Drupadi,” Istri dari pengusaha tajir, Maulana Indraguna Sutowo itu memproduseri film tersebut bersama Wisnu Darmawan dan Mira Lesmana. Dian juga menjadi pemain.

Ditunjang wajah cantik yang Indonesia banget, membuat Dian laris manis dipercaya sebagai bintang iklan dan brand ambassador produk. Bayaran dari pekerjaan ini bisa mencapai ratusan juta rupiah. Dian pun sempat menjajal dunia sinetron dan presenter.

Sabet Banyak Penghargaan

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) pada

Akting wanita yang meraih gelar Master Manajemen di Universitas Indonesia dengan hasil cum laude ini sudah tak diragukan lagi. Namanya masuk dalam jajaran aktris papan atas Indonesia. Deretan penghargaan yang berhasil disabet dari dalam maupun luar negeri, di antaranya:

  • Untuk film Pasir Berbisik meraih dua penghargaan yakni, Aktris Terbaik di Festifal Film Asia Deauville, Prancis dan Aktris Terbaik di Festival Film Internasional Singapura (2001)
  • Film AADC, meliputi Aktris Terbaik di Festival Film Bandung, Aktris Terbaik Panasonic Award, Aktris Terbaik Festival Film Internasional, dan lainnya (2002).
  • Aktris Berbakat (The Most Promising Actress) di Festival Film Asia Pasifik, Kuala Lumpur, Malaysia (2005)
  • Dan masih banyak lainnya.

Baca Juga: 8 Artis Ini Makin Tajir Berkat Investasi Saham

Sempat Vakum Pasca Menikah

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) pada

Memiliki karier cemerlang di dunia hiburan Tanah Air dengan sederet penghargaan tak lantas mengesampingkan kehidupan pribadi. Dirinya pernah mengaku berencana pensiun dari dunia yang telah membesarkan namanya tersebut. Alasannya, Dian merasa terbebani dengan ekspektasi dari orang dan dirinya sendiri. Kekecewaan pun sempat dirasakan dari industri perfilman.

Pasalnya kala itu industri perfilman Indonesia yang mulai bangkit justru lebih banyak membuat karya horor yang menjual adegan tidak senonoh. Ia enggan bermain di film-film tersebut. Wajahnya pun semakin jarang tampil di layar lebar maupun layar kaca. Ibu dua anak ini benar-benar melarikan diri dari industri perfilman Tanah Air. Sejak tahun 2008 hingga 2013, Dian benar-benar tidak terlibat peran di berbagai film.

Memutuskan rehat sejenak, Dian menggunakan ijazah S1 (Filsafat) untuk mendapat pekerjaan. Selama 3,5 tahun dirinya bekerja di sebuah perusahaan dengan menjadi konsultan. Ia sudah siap jika harus meninggalkan dunia hiburan.

Dalam kurun waktu itu, Dian Sastro mengakhiri masa lajang dengan pengusaha sukses, Maulana Indraguna Sutowo pada 18 Mei 2010. Selain fokus mengurus keluarga, Dian juga mencurahkan waktunya untuk menyelesaikan pendidikan S2. Meski begitu, sesekali pemain film Kartini itu menerima tawaran menjadi bintang iklan. Baru setelah melahirkan anak kedua pada Juni 2013, Dian kembali memulai aktivitas di dunia hiburan.

Sumber Kekayaan

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) pada

Meski kembali aktif di dunia hiburan Tanah Air sejak 2013, Dian Satro juga mendapatkan kekayaan dari beberapa bisnis yang dirintisnya. Belum lagi suaminya yang merupakan Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi (MRA), perusahaan yang memiliki anak usaha di bidang majalah, ritel, hotel, penyiaran, makanan dan minuman, gaya hidup, hiburan dan perusahaan otomotif.

Dari sekali main film, Dian Sastro dibayar sekitar Rp400 juta-Rp500 juta. Honor itu bisa naik jika film yang dibuat tergolong mega box office. Selanjutnya dari hasil wira-wiri di layar kaca sebagai bintang iklan, dan brand ambassador sebuah produk kecantikan ternama dengan penghasilan yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Dian Sastro juga terjun menjadi pengusaha. Beberapa bisnis tengah dijalaninya, mulai dari bisnis makanan, fesyen, hingga startup.

  • Di bisnis kuliner, Dian Sastro bersama beberapa sahabatnya membuka bisnis katering sehat yang diberi nama 3 Skinny Minnies. Harga per paket mulai dari Rp 1,5 juta. Selain itu, ia juga mendirikan restoran MAM yang mengusung makanan cepat saji, namun tetap sehat.
  • Bisnis fesyen, Dian memilih produk mukena dan sepatu untuk dikembangkan. Diberi nama Vyladira, mukena premium cantik ini dijual mulai dari harga Rp 3 juta. Sedangkan untuk sepatu, berkerja sama dengan merk Chevalier untuk memproduksi. Setiap satu pasang sepatu dibanderol sekitar Rp 1,2 juta.
  • Bisnis teknologi, Dian merintis startup di bidang fotografi, Frame A Trip. Konsumen bisa memesan jasa fotografer online lokal kapanpun dan di manapun saat liburan.

Cari Tantangan Baru

Dian Sastro merupakan salah satu contoh anak muda yang tak takut untuk mencari peluang dan tantangan baru. Kamu pun bisa belajar dari kegigihan aktris cantik tersebut. Keluarlah dari zona nyaman untuk mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan. Siapa tahu di bidang lain, kamu bisa lebih sukses dibanding sekarang. Selamat mencoba.

Baca Juga: Keren, Ini Sederet Prestasi Maudy Ayunda yang Bisa Menginspirasi Kamu