Ngeri Teror Ular Kobra di Rumah, Baca Tips Lengkap Ini untuk Mengatasinya

Teror ular kobra mulai menghantui warga. Ular paling mematikan di dunia ini muncul di beberapa wilayah di Jawa Barat, Klaten, Yogyakarta, Depok, Bekasi, bahkan sudah sampai Jakarta. Kemunculannya hingga masuk ke rumah tentu saja membuat warga bergidik ngeri.

Apa reaksimu kalau bertemu ular kobra? Pasti bakal langsung berteriak dan lari terbirit-birit karena kaget bukan kepalang. Tapi awas, justru kalau kamu panik, ular akan merasa terancam dan siap mematuk dengan cepat.

Yang perlu kamu tahu, ular kobra dapat menyemburkan bisa atau racun sampai sejauh tiga meter. Gigitan maupun semburan bisa ular kobra dapat berakibat fatal, bahkan menyebabkan kematian dalam hitungan menit bila tidak segera diobati.

Agar kamu tidak salah langkah, pahami dulu mengenai ular kobra dan berbagai tips atau cara untuk mencegah dan mengusir hewan melata ini di rumah, seperti dirangkum Cermati.com dari berbagai sumber:

Baca Juga: Bukan Cuma Flu, 6 Penyakit Ini Juga Jadi Langganan di Musim Hujan

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Fakta Sekilas tentang Ular Kobra

Ular kobra
Fakta sekilas tentang ular kobra

Ular kobra memiliki nama lain ular sendok. Dipanggil ular sendok karena bentuknya mirip sendok. Tegak dan pipih di bagian leher saat ular merasa terancam atau diganggu musuhnya. Ular kobra termasuk ular berbisa dari suku Elapidae.

Ular kobra berkembang di daerah tropis dan gurun di Asia dan Afrika. Di dunia, ada 29 jenis kobra dengan berbagai macam ukuran. Umumnya panjang kobra bisa mencapai 1,2 sampai 2,5 meter. King Kobra malah punya panjang hingga 5,6 meter.

Dari 29 jenis kobra yang ada di dunia, dua jenis di antaranya hidup di Indonesia. Yakni ular sendok Jawa (Naja Sputatrix) dan ular sendok Sumatera (Naja Sumatrana). Populasi kobra Sumatera banyak terdapat di Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan kobra Jawa menyebar di Jawa, Bali, Lombok, Komodo, Rinca, Sumbawa, dan Flores.

Soal bisa atau racunnya, ular kobra memiliki bisa paling mematikan karena mampu membunuh manusia. Namun tahapan dari reaksi sengatan ular kobra, awalnya adalah melumpuhkan saraf dan otot korban atau mangsanya dalam waktu hitungan menit saja. Kemudian korban atau mangsanya akan mati perlahan.

Selain menggigit, ular kobra dapat menyemprotkan bisa ke mata untuk melumpuhkan korban atau mangsanya. Tapi tidak semua ular kobra punya kemampuan tersebut, seperti King Kobra. Kalau beruntung, ular kobra hanya menggigit tanpa mengeluarkan bisa. Jadi tidak beracun dan mematikan.   

Waspada Ular Kobra di Musim Hujan

Ular kobra
Waspada ular kobra di musim hujan

Teror ular kobra akhir-akhir ini sangat meresahkan. Pasalnya ular sendok ini masuk ke rumah warga, melalui saluran kamar mandi. Bahkan ditemukan di kloset kamar mandi. Duh, bikin parno.

  • Populasi ular kobra semakin bertambah di musim hujan. Ya, inilah waktunya telur-telur ular kobra menetas. Anak kobra lahir ke dunia.
  • “Awal musim penghujan adalah waktu menetasnya telur ular. Fenomena ini wajar dan merupakan siklus alami,” kata Peneliti Reptil dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, Amir Hamidy.
  • Bayi kobra sudah memiliki kelenjar bisa yang mampu menghasilkan racun dan berbahaya bagi manusia.

Penjelasannya:

  • Kobra Jawa senang tinggal di perbatasan hutan yang terbuka, savana, persawahan, dan pekarangan. Rata-rata panjang ular jenis ini 1,3 meter sampai 1,8 meter. Induk betina ular kobra Jawa sekali bertelur menghasilkan 10-20 butir telur.
  • Telur-telur itu akan menetas dalam rentang waktu tiga hingga empat bulan.
  • Telur kobra diletakkan di lubang-lubang tanah atau di bawah serasah daun kering yang lembap.
  • Ular kobra sangat suka suhu ruangan hangat dan lembap untuk tempat menetaskan telur.
  • Hampir semua jenis ular, termasuk induk kobra pada periode tertentu akan meninggalkan telur-telurnya. Membiarkan telurnya menetas sendiri.
  • Begitu menetas, anak-anak kobra tersebut menyebar ke mana-mana.

Baca Juga: Musim Liburan Memanggil, Ini Tips Agar Tetap Produktif di Kantor

Tips Rumah Aman dari Ular Kobra

Ular kobra biasanya menyukai tempat atau ruangan lembap, termasuk rumah yang kotor dan tidak kering. Begini tips mencegah ular kobra masuk ke dalam rumah:

1. Rutin menyapu, mengepel rumah, dan membersihkan kamar mandi dengan menggunakan cairan pembersih atau karbol yang punya aroma menyengat. Karena ular tidak suka dengan pewangi atau bau-bau tajam.

2. Jaga kebersihan pekarangan rumah. Hindari menumpuk sampah di dalam atau di luar rumah. Jika ada sampah, segera bersih dan rapikan.

3. Buang sampah bekas makanan di rumah. Karena meninggalkan sampah bekas makanan dapat mengundang tikus. Ular suka makan tikus.

4. Jangan menumpuk daun-daun kering, bebatuan, atau material, karena tempat-tempat itu bisa menjadi tempat persembunyian ular.

5. Bereskan tumpukan barang-barang, seperti kardus dan kain yang dapat membuat sudut rumah lembap.

6. Buat pagar khusus dan saringan di saluran air.

7. Letakkan keset yang terbuat dari ijuk yang permukaannya kasar, karena ular tidak suka

8. Jika mau menghias taman, hindari penggunaan batu besar yang bisa menjadi tempat persembunyian ular. Lebih baik pakai batu sungai atau kerikil kecil.

Benarkah Garam Ampuh Usir Ular?

garam
Garam bisa usir ular, mitos atau fakta?

Banyak yang percaya ular takut dengan garam. Konon garam dapur ampuh untuk mengusir ular. Makanya tak sedikit orang yang menaburkan garam di sekeliling rumah mereka. Bahkan saat kemping pun, garam disebar mengelilingi tenda.

  • Ternyata itu hanyalah mitos, seperti disampaikan Ketua Taman Belajar Ular Indonesia, Erwandi Supriadi yang dikutip dari com.
  • Faktanya, garam hanya mampu mengusir hewan berlendir, seperti lintah dan pancet. Garam tidak punya pengaruh apapun untuk mengusir hewan bersisik, seperti ular.
  • Cara efektif mencegah ular masuk adalah menggunakan kapur barus atau kamper di sekitar rumah. Keduanya memberi wangi yang kuat dan tidak disukai ular, termasuk kobra.

Kalau Bertemu Ular Kobra, Ini yang Harus Dilakukan

Ular kobra
Ini yang harus dilakukan jika bertemu ular kobra

1. Jangan panik dan tetap jaga jarak aman

2. Terus perhatikan pergerakan ular. Bila sempat, ambil sapu untuk mengusir ular keluar. Tapi harus beri celah agar ular keluar

3. Jika bertemu ular di kamar mandi, bisa dengan menutup ular pakai bak atau ember. Lalu diganjal supaya tidak keluar

4. Jika ular ada di kamar, tutup seluruh akses keluar. Kemudian kunci kamar, lalu panggil tenaga profesional.

Pertolongan Pertama Jika Kena Gigitan Ular Berbisa

Ular kobra
Pertolongan pertama bila kena gigitan ular kobra atau ular berbisa

Kamu jadi korban gigitan ular kobra atau ular berbisa lain? Tenang. Berikut rekomendasi pertolongan pertama untuk mengatasi patukan ular berbisa, menurut WHO:

1. Buat bagian tubuh yang digigit ular tidak bergerak atau imobilisasi, dan segera bawa ke rumah sakit

2. Beri obat antikolinesterase agar otot tidak lumpuh

3. Jangan hisap atau sedot anggota tubuh yang kena gigitan ular

4. Jangan ikat bagian tubuh yang kena gigitan ular karena akan membuat aliran darah terhenti

5. Jangan mengeluarkan darah atau memijat bagian tubuh yang kena gigitan

6. Tidak disarankan pakai obat herbal, tapi harus secara medis

7. Kalau gigitan ular menyebabkan kecacatan, berikan latihan fisioterapi.

Sementara kalau terkena semburan bisa ular kobra, terutama di bagian mata, segera bersihkan dan bilas dengan air mengalir. Sehingga dapat membawa bisa keluar, mengurangi iritasi dan mencegah kerusakan pada mata. Jangan lupa segera periksa ke rumah sakit.

Selalu Jaga Kebersihan Rumah

Di musim hujan, bukan cuma penting menjaga kesehatan. Tapi juga rumah kamu agar tetap bersih, kering atau tidak lembap. Seperti sudah diketahui, tempat lembap bisa menjadi sarang ular kobra. Lindungi diri dan keluargamu dari teror ular sendok ini.

Dapatkan jaminan kesehatan untuk segala jenis penyakit, termasuk perawatan atau pengobatan gigitan ular dengan BPJS Kesehatan maupun asuransi kesehatan.

Baca Juga: Penjelasan dan Cara Klaim Asuransi Banjir untuk Mobil