Ngurus Pesta Pernikahan Dalam Waktu Singkat? Bisa Kok, Begini Tipsnya

Setiap pasangan pasti memiliki pernikahan impian. Mulai dari persiapan tanggal cantik, konsep pernikahan yang spesial, hingga mahar unik. Semua pasti direncanakan dengan matang.

Persiapan yang matang biasanya membutuhkan waktu lama. Namun faktanya, banyak pasangan terpaksa harus mengurus tetek bengek pernikahan dalam waktu singkat, misalnya kurang dari setengah tahun setelah proses lamaran.

Itu bisa terjadi karena beberapa penyebab. Pertama, orangtua yang menginginkan anak-anak mereka menikah cepat pasca lamaran. Kedua, karena alasan studi atau bekerja di luar negeri, memaksa pasangan pindah ke negara tersebut, sehingga pernikahan pun dimajukan.

Alasan ketiga, tanggal pernikahan sudah ditentukan berdasarkan perhitungan weton Jawa, dan itu waktunya sangat mepet, sehingga kamu dan pasangan harus segera mempersiapkan acara sakral tersebut, seperti akad maupun resepsi.

Jangan khawatir, zaman sekarang, jangka waktu persiapan pernikahan mepet sekalipun bisa diatur. Tinggal pakai jasa wedding organizer (WO), semua urusan beres. Akan tetapi, kamu dan pasangan juga perlu terlibat dalam persiapan pernikahan agar sesuai dengan keinginan.

Berikut tips mempersiapkan pesta pernikahan dalam waktu singkat:

Baca Juga: Cara Buat Sertifikat Layak Kawin, Wajib Buat Kamu yang Mau Nikah di Jakarta

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Tetap tenang dan terkendali

Menikah
Tetap tenang dan terkendali

Ketika tanggal pernikahan sudah ditentukan, dan ternyata jangka waktunya singkat untuk mempersiapkannya, kamu dan pasangan harus tetap tenang. Jangan panik karena dapat membuat semua jadi kacau balau.

Kalau tenang, hati dingin, dan sikap terkendali, kamu dan pasangan akan dapat mengatasinya. Mencari jalan keluar meskipun kamu tahu akan lebih banyak waktu dan tenaga yang dihabiskan.

Misalnya, lamaran 26 Juni 2019, tanggal pernikahan ditetapkan 26 Agustus 2019. Itu berarti persiapanmu hanya 2 bulan saja. Pasti kamu akan langsung tertekan, bahkan menganggap mustahil untuk mengurusnya. Tapi sebetulnya dengan tenang, kamu dan pasangan akan berpikir jernih. Mulailah dengan menyusun apa saja yang harus dipersiapkan.

 

2. Menentukan Skala Prioritas

Menikah
Menentukan skala prioritas

Ketika kamu sudah mulai mempersiapkan, tentukan yang mana prioritas utama dan membuat timeline-nya. Misalnya mengurus untuk pra pernikahan (dokumen ke RT, RW, kelurahan, kecamatan, dan ke KUA) waktunya 3 minggu pertama (karena sambil bekerja). Sembari jalan, mencari wedding organizer (WO) yang sudah terpercaya.

Selanjutnya, di minggu ke-4, menemui WO untuk berkonsultasi mengenai konsep pernikahan sesuai bujet, lokasi acara, berapa banyak undangan, dan lainnya. Minggu ke-5 dan 6, mencari suvenir pernikahan, mencetak undangan, dan fitting baju. Kemudian, memastikan lagi persiapan WO sudah sampai sejauh mana di minggu ke-7 dan 8. Sambil mempersiapkan mentalmu menuju hari bahagia. 

Kalau waktunya mepet, pilih saja konsep pesta pernikahan simpel, namun elegan dan berkesan. Gak usah neko-neko, nanti jadinya malah memakan waktu lama. Pernikahanmu pun mundur atau batal.

3. Memilih Waktu yang Tepat

Menikah
Memilih waktu yang tepat

Waktu pernikahan seringnya dipilih karena memiliki hubungan dengan tanggal spesial antara kamu dan pasangan. Tanggalnya bisa ditentukan jauh-jauh hari, entah itu penggabungan antara tanggal lahirmu dan pasangan atau tanggal spesial lainnya.

Namun kali ini, kamu bisa memilih waktu yang pas seperti weekend atau hari libur, karena itu akan mempermudah teman-teman untuk menghadiri pesta pernikahanmu. Agar kamu dan pasangan dapat membuat kenangan yang tak terlupakan seumur hidup.

Baca Juga: 10 Mas Kawin Unik ini Sempat Viral di Indonesia

4. Meminta Bantuan ke Cs Kamu

Menikah
Meminta bantuan ke Cs  atau sahabat kamu

Banyak yang akan dipikirkan dan dilakukan sebelum pernikahan. Kamu bisa meminta bantuan ke sahabat terdekat dan paling kamu percaya untuk membantu persiapkan acara pernikahanmu. Mengurus printilan-printilan, mengecek kerja WO apakah sudah sesuai yang kamu dan pasangan inginkan, dan lainnya. Karena biasanya sahabat yang sudah dekat, akan tahu seleramu. 

5. Ikhlas dengan kesederhanaan

menikah
Ikhlas dengan kesederhanaan

Pesta pernikahan keren bukan diukur dari mahal atau murahnya biaya, tapi kesan dan suasana yang diciptakan dari acara ersebut. Jika tahu waktu pernikahanmu sangat singkat, ikhlas dengan acara pernikahan yang sederhana. Itu tidak akan menggantikan makna pernikahan yang sesungguhnya.

Selalu Diskusikan dengan Pasangan dan Buang Sifat Egoisme

Mengurus acara pernikahan tidak bisa seorang diri. Kamu dan pasangan harus tetap bersama, mendiskusikan apa saja untuk kelancaran pesta penting ini. Jadi tidak ada miskomunikasi nantinya.

Tinggalkan sifat egois, gede ambek, mau menang sendiri, dan sifat buruk lainnya. Jadilah pasangan dewasa yang bisa membicarakan semuanya dengan kepala dingin dan musyawarah. Tidak pakai ‘”urat,” apalagi sampai ngegas. Saling mendukung, menghargai, dan menghormati setiap pendapat atau perbedaan.

Dengan begitu, persiapan pernikahan dalam waktu singkatpun dapat berjalan dengan baik, tidak ada ribut-ribut antar anggota. Kamu dan pasangan pun tetap romantis. Indah bukan?

Baca Juga: Tata Cara dan Biaya Nikah di KUA