NPWP Hilang, Ini Cara Mudah Mengurusnya!

NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak merupakan salah satu identitas penting sebagai sarana dalam administrasi perpajakan. NPWP dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban pajaknya. Anda harus memiliki NPWP jika ingin termasuk dalam kategori Wajib Pajak. Wajib pajak bisa saja terjadi manakala Anda menerima penghasilan kena pajak dari sebuah instansi, perusahaan atau pun usaha yang Anda jalankan sendiri.

Selain untuk memenuhi kewajiban administrasi perpajakan tersebut, NPWP juga memiliki fungsi-fungsi lainnya seperti bagian dari syarat dalam menggunakan pelayanan umum (pengajuan kredit di bank, pembuatan paspor, perizinan badan usaha, pembuatan rekening koran, dan lain sebagainya). Dengan membuat NPWP berarti Anda telah memiliki identitas Wajib Pajak (berupa rangkaian nomor seri yang digunakan oleh kantor pajak), ikut menjaga ketertiban dan pengawasan dalam pembayaran pajak, dan memiliki sarana administrasi perpajakan.

Untuk mendapatkan kartu NPWP, yang terlebih dahulu perlu Anda ketahui adalah persyaratan administrasinya. Walaupun prosesnya tidak lama, namun jika salah satu saja syarat tidak dipenuhi, maka sesuai dengan peraturan permohonan NPWP Anda tidak dapat dilayani. Jadi pastikan Anda melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan. Karena memiliki sifat memaksa, sebagai warga negara yang baik, hendaknya Anda patuh dalam administrasi pajak ini.

Cara Mudah untuk Membuat NPWP

  Pendaftaran NPWP Online

Pembuatan  NPWP Online via pajakitumudah.com

 

Mengurus NPWP tidaklah sulit. Bahkan jika Anda pandai-pandai memilih cara yang tepat dan mengetahui prosesnya, maka pembuatan NPWP juga bisa dilakukan dengan cepat. Ada 2 metode yang bisa Anda tempuh dalam membuat NPWP yaitu secara offline atau konvensional dengan datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak, atau memanfaatkan fasilitas online yang disediakan oleh Direktorat Jendral Pajak melalui alamat website: https://ereg.pajak.go.id/login.

Sebenarnya, dari kedua metode tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Kalau Anda datang langsung ke kantor Pelayanan Pajak atau KPP terdekat, maka proses aplikasi dan pengumpulan berkas bisa dilaksanakan secara manual termasuk di dalamnya pengisian formulir dan lain sebagainya. Jika melalui online, hal yang sama bisa dilakukan dengan mengikuti aplikasi form digital yang disediakan. Pengumpulan berkas-berkas atau dokumen juga dilakukan dengan terlebih dahulu mempersiapkan dokumen digital (hasil scan persyaratan-persyaratan).

Pembuatan NPWP online, sangat cocok bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi. Aplikasi online ini membutuhkan review dan penyelesaian NPWP selama 14 hari kerja. Anda tidak usah repot-repot pergi ke KPP dengan cukup mendaftarkan diri melalui link yang kami berikan di atas. Sedangkan kelebihan pembuatan NPWP secara manual adalah cepat selesai, langsung jadi dalam satu hari. Cocok bagi Anda yang tergesa-gesa dan ingin cepat memiliki NPWP.

Jadi kesimpulannya adalah jika Anda menginginkan proses yang cepat, namun agak sedikit repot, maka langkah yang tepat adalah mengunjungi KPP terdekat dengan membawa berkas-berkas persyaratan yang diperlukan. Cukup mudah, Anda tinggal melengkapi dokumen-dokumennya saja. NPWP yang sifatnya pribadi ada dua jenis yaitu karyawan/pegawai dan wiraswasta.

Untuk Pegawai dan Karyawan Persyaratan yang Dibutuhkan adalah:

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi SK PNS atau Keterangan Kerja dari tempat Anda bekerja
  3. Mengisi Formulir Pendaftaran

Bagi Wiraswasta Persyaratan yang Diperlukan adalah:

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan
  3. Mengisi Formulir Pernyataan Usaha dibubuhi materai Rp6.000
  4. Mengisi Formulir Pendaftaran

Bentuknya yang kecil sebesar kartu ATM atau SIM membuat NPWP memiliki risiko hilang atau rusak. Kasus yang paling sering terjadi adalah saat dompet dan isinya hilang semua, termasuk NPWP. Jika Anda mengalaminya, jangan panik. Berikut ini proses pengurusannya.

Baca Juga : NPWP Pribadi: Ini Syarat dan Cara Pembuatannya

NPWP Anda Hilang? Lakukan Langkah-langkah Berikut :

NPWP Hilang

NPWP  Hilang via wordpress.com

 

Kartu NPWP ini bentuknya kecil dan tipis dan biasanya ditaruh di dalam dompet. Risiko jatuh, hilang atau rusak bisa saja terjadi. Berbeda saat membuat baru, Anda tidak bisa mengurus secara online jika NPWP  Anda hilang. Anda harus mengurusnya secara manual di KPP. Jika hal tersebut terjadi langkah berikut ini bisa ditempuh:

1. Siapkan Dokumen yang Diperlukan

Dokumen yang Diperlukan

Dokumen yang Diperlukan via wordpress.com

 

Jika NPWP Anda hilang, segera laporkan tentang peristiwa tersebut ke kepolisian terdekat. Sebelum Anda datang ke KPP Anda harus sudah membawa surat kehilangan dari kepolisian setempat. Hal ini berlaku juga untuk Surat Kehilangan yang lain seperti KTP, Ijazah atau surat-surat penting lainnya.

Untuk mengurus surat kehilangan di kepolisian hal-hal yang wajib dipersiapkan adalah:

  1.  Persiapkan identitas/data diri (KTP, SIM, Keterangan Domisili dan lain sebagainya).
  2.  Datang ke Kantor Polisi
  3.  Laporkan kehilangan kepada pak polisi terkait kehilangan apa, dimana, kapan serta hal lainnya dengan sejelas mungkin.
  4.  Cek form surat keterangan kehilangan yang telah dibuatkan oleh pak polisi. Cek sekali lagi untuk memastikan bahwa informasi yang dituangkan  dalam surat keterangan kehilangan sama persis terhadap kejadian yang Anda alami.
  5.  Mintakan tanda tangan dan stempel dari kepolisian

2. Datangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Terdekat

Datangi Kantor Pajak Terdekat

Datangi Kantor Pajak Terdekat via wordpress.com

 

Setelah Anda mendapatkan surat keterangan kehilangan dari kepolisian selanjutnya silahkan Anda datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan bawa kelengkapan dokumen sebagai berikut:

  1.  Fotokopi Surat Kehilangan dari kepolisian
  2.  Fotokopi KTP atau dapat juga digantikan dengan fotokopi Kartu Keluarga sebagai alternatif
  3.  Fotokopi NPWP yang hilang/rusak jika masih ada
  4.  Materai Rp6.000
  5.  Surat Kuasa bermaterai Rp6.000 jika Anda mewakilkan proses pengurusan tersebut kepada orang lain.

Sebagai tambahan, biasanya persyaratan yang telah disebutkan di atas adalah persyaratan untuk mengurus NPWP pribadi. Kalau untuk NPWP Badan, Sekolah, atau Yayasan ada beberapa persyaratan tambahan berupa fotokopi Akta Pendirian badan/instansi tersebut.  Biasanya ada juga pertanyaan tentang berapa biaya yang diperlukan untuk mencetak ulang NPWP  dalam hal ini tidak ada biaya sama sekali atau gratis.

Setelah melengkapi semua dokumen-dokumen di atas, selanjutnya datang ke KPP dan lakukan prosedur yang ada. Pertama kali Anda akan disuruh untuk mengisi formulir permohonan pencetakan ulang NPWP yang dibubuhi oleh materai sebesar Rp6.000. Biasanya di kantor Pelayanan Pajak sudah disiapkan materai, jadi Anda tinggal membayar saja. Untuk berjaga-jaga alangkah baiknya jika Anda menyiapkan materai tersebut sejak dari rumah. Setelah mengisi form, silahkan ambil nomor antrian untuk mencetak NPWP dan silahkan mengantri untuk menunggu giliran.

Setelah jatuh giliran Anda, sembari petugas pajak memproses/mencetak kartu NPWP Anda, tidak ada salahnya jika Anda menceritakan kembali perihal kehilangan NPWP kepada petugas terkait. Hal tersebut ditujukan agar meyakinkan petugas saja bahwa peristiwa tersebut memang tidak Anda sengaja.

Setelah kartu NPWP baru sudah jadi, pastikan sekali lagi perihal nama, alamat atau informasi lainnya apakah sudah sesuai dengan data identitas Anda. Terakhir, jangan lupa untuk mengucapkan terimakasih.

NPWP Hilang dan Ingin Mengurusnya di Luar Alamat Domisili

NPWP Hilang

NPWP Hilang via wordpress.com

 

Jika saat kehilangan Anda sedang berada di luar kota dan ingin segera membuat NPWP baru di wilayah saat ini Anda berada, maka Anda masih bisa melakukannya dengan mengunjungi KPP terdekat. Namun untuk hal ini biasanya ada syarat tambahan yaitu surat domisili dari RT/RW di mana Anda saat ini menetap. Datang ke ketua RT/RW setempat dan utarakan maksud Anda untuk dibuatkan surat keterangan domisili guna mengurus kehilangan NPWP. Mengenai biaya, ini tergantung oleh kebijakan lingkungan tersebut. Kalaupun ada biaya, biasanya biaya tersebut untuk sumbangan atau keperluan kas lingkungan.

Baca Juga : PPh Pasal 21: Apa itu & Cara Menghitungnya

Jangan Panik!

Ketika Anda kehilangan NPWP langkah pertama adalah jangan panik dan segera laporkan kejadian tersebut ke kantor polisi guna mendapatkan surat kehilangan. Selanjutnya, Anda bisa mengurusnya dengan mudah di Kantor Pelayanan Pajak. Lakukan sesegera mungkin untuk mengurus semuanya setelah kehilangan dan jangan menunda-nunda demi kemudahan semua proses yang telah disebutkan di atas. Setelah itu selalu berhati-hati dalam menyimpan hal-hal penting lainnya seperti SIM, KTP dan lain sebagainya. Simpan di tempat yang lebih aman dan jangan sering-sering menyimpan hal-hal penting di dalam dompet.

Baca Juga : Pajak Penghasilan: Pengertian dan Cara Menghitungnya