Orang Indonesia yang Sukses Berbisnis Kuliner di Luar Negeri

Bisnis kuliner memang sedang marak terjadi di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan semakin mudahnya menemukan penjual makanan di sekitar Anda. Rempah-rempah Indonesia yang dijadikan sebagai bumbu masakan memang tidak diragukan lagi kelezatannya. Terlebih lagi sebagian besar orang Indonesia sudah terbiasa dengan kehidupan masak-memasak dan usaha. Ketika keduanya disatu-padukan tentu menjadi hal yang luar biasa.

Bisnis kuliner Indonesia ternyata tidak hanya digemari oleh penduduk lokal saja. Di luar negeri banyak ditemukan restoran-restoran yang menyediakan masakan Asia khususnya Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa kuliner Indonesia tidak kalah saing dengan kuliner luar negeri. Beberapa orang sudah membuktikannya. Berikut akan dijelaskan mengenai bisnis kuliner mereka.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Warung Adji di Amsterdam oleh Budi Santoso   

Waroeng Adji di Amsterdam, Belanda
Waroeng Adji di Amsterdam, Belanda via rendezvousing.blogspot.co.id

 Sesekali, ketika sedang berada di Belanda, cobalah untuk mampir ke Warung Adji. Terlebih lagi ketika rindu dengan kuliner Indonesia, warung makan ini sangat cocok untuk Anda. Makanan yang disediakan di warung makan ini adalah makanan yang umum dijumpai di warteg-warteg di Indonesia contohnya telur balado dan rendang.

Perlu untuk Anda ketahui bahwa selain masyarakat Belanda, ternyata warung makan dengan khas kuliner Indonesia ini juga sangat diminati oleh orang Turki dan Maroko yang kebetulan sedang berada di Belanda. Hal ini karena semua masakan yang disediakan di warung makan ini adalah halal. Sehingga sangat direkomendasikan untuk Anda yang khawatir dengan halal-tidaknya makanan yang Anda makan.

Baca Juga: 7 Ide  Bisnis Makanan Fusion Unik yang Dijamin Laris Manis

2. Warung Isakuiki di Belanda oleh Maria Utomo

Warung Nusantara Isakuiki di Den Haag, Belanda
Warung Nusantara Isakuiki di Den Haag, Belanda via merdeka.com

Selain Warung Adji, Anda juga direkomendasikan untuk mengunjungi Warung Isakuiki. Warung ini letaknya di Den Haag. Sama seperti warung yang didirikan oleh Budi Santoso, warung ini juga menyediakan kuliner Indonesia.

Maria sendiri mengaku bahwa ia ingin mengenalkan kuliner Indonesia dengan masyarakat luar. Inilah yang membuat Maria tidak bosan-bosannya menawarkan menu lain dari yang dipesan kepada pelanggan.

3. Warung Padang di London oleh Firdaus Bustaman

Warung Padang di London, Inggris
Warung Padang di London, Inggris via money.id

Selain di Belanda, Anda juga dapat menemukan kuliner Indonesia di London yang terletak di Chinatown, Leicester Square. Warung ini menyediakan masakan padang seperti yang dijajakan di warung padang di Indonesia. Melihat suksesnya usaha ini, Anda pasti berpikir bahwa dia melakukan usaha marketing dengan biaya yang besar padahal belum tentu.

Dia mengenalkan usaha kulinernya ini kepada masyarakat luar hanya lewat mulut ke mulut. Dengan begitu, dia terus memperhatikan kualitas makanan yang dijualnya agar pelanggan yang datang bisa merekomendasikan warungnya ke orang lain.

4. Menjual Sate dengan Food Truck di Washington D.C oleh Martin Sonny

Sate Food Truck, Washington DC, USA

Sate Food Truck, Washington DC, USA via mamarantau.com

Menggunakan food truck untuk menjual sate memang terbilang unik. Ide ini layak untuk diacungkan jempol. Usaha kuliner yang satu ini menunjukkan bahwa sate sudah mulai mendunia. Bule-bule di Washington D.C juga menyukai makanan yang dijual leh Martin Sonny. Selain sate, Martin juga menjual rendang. Kuliner Indonesia memang benar-benar direpresentasikan dengan baik oleh wirausahawan yang satu ini.

5. D’Penyetz di Singapura oleh Edy Ongkowijaya

D
D'Penyetz Singapura via dpenyetz.co.id

Awalnya, Edy menamai warungnya dengan nama dapur penyet pada taun 2008. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dia menggantinya dengan nama D’Penyetz. Edy mengaku bahwa usaha kuliner yang didirikannya ini terinspirasi dari KFC. Hal inilah yang terus menjadi motivasinya sehingga kini usahanya sudah ada 52 outlet di 5 negara.

6. Lontara Coto Makassar & Culinary di Australia oleh Muzayyin

Lontara dan Cotto Makassar
Lontara dan Cotto Makassar via sambalusulawesi.blogspot.co.id

Muzayyin adalah seorang pelajar asal Indonesia yang saat itu sedang mengenyam pendidikan di negeri Kangguru. Saat itu, dia melihat peluang yang besar untuk mendirikan usaha kuliner dimana yang dijualnya adalah makanan khas dari daerahnya, yakni Makassar. Selain coto Makassar. Dia juga menjual sop saudara dan pallubasa. Ide Muzayyin sangat baik untuk ditiru karena jika bisa belajar sambal membuka usaha kuliner, kenapa tidak?

7. Warteg Gembul di Korea Selatan oleh Yannie Kim

Warteg Gembul di Korea Selatan
Warteg Gembul di Korea Selatan via ranseltravel.com

Awal diberdirikan usaha kulinernya, Yannie Mamang sudah berniat untuk mengenalkan kuliner Indonesia kepada masyarakat Korea Selatan. Rendang dan nasi goreng adalah kuliner Indonesia yang dijualnya di warungnya kini. Jika Anda sedang berada di Korea Selatan, cobalah mampir dan nikmatilah hidangan yang disediakan di sana.

Baca Juga: Bisnis Sukses Anak Jokowi untuk Inspirasi Bangun Bisnismu Sendiri

Kuliner Nusantara juga Layak Dijadikan Ide Usaha

Jangan terlalu berfokus pada usaha yang berat seperti properti dan lainnya. Tidak ada salahnya untuk mengenalkan kuliner Indonesia ke khalayak luar. Hal tersebut karena kesederhanaan dan kelezatan adalah hal yang bisa mendeskripsikan kuliner Indonesia di luar negeri.

Baca Juga: Peluang Bisnis dari Tren Gaya Hidup Sehat