Orang Tua Perlu Tahu, Ini Sistem Pendidikan Anak di Indonesia dan Luar Negeri

Pendidikan untuk anak adalah hal utama yang mesti diperhatikan para orang tua demi masa depan anak-anaknya. Pendidikan yang dilalui anak-anak di Indonesia memang cukup lama dan bertahap. Mulai dari sekolah dini, seperti Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) berlanjut ke Taman Kanak-Kanak (TK) lalu ke sekolah dasar (SD) hingga menengah (SMP dan SMA).

Bahkan, untuk menggapai masa depan yang lebih baik lagi, anak-anak tentu boleh meneruskan pendidikannya ke perguruan tinggi dengan jurusan yang disukainya. Setiap tahapan itu pastinya memerlukan biaya pendidikan yang tidak sedikit. Jadi, alangkah baiknya para orang tua mempersiapkan dana pendidikan sejak dini. Niscaya cita-cita anak-anak kita untuk bersekolah ke tingkat yang lebih tinggi lagi bisa tercapai.

Hanya dengan mempersiapkan dana pendidikan bukan berarti peran orang tua berhenti sampai di situ. Orang tua perlu mengenal sistem pendidikan yang berlaku dan cocok untuk anaknya. Di antara kita barangkali ada yang mengenal Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kedua kurikulum itu merupakan sistem pendidikan yang pernah digunakan Pemerintah di setiap sekolah menengah atas.

Sistem pendidikan memengaruhi kesiapan anak didik untuk menghadapi tantangan ke depan nanti yang makin bertambah sejalan meningkatnya kebutuhan. Orang tua perlu mengetahui lebih dulu sistem pendidikan yang berlaku. Dengan begitu, orang tua dapat membimbing anak-anaknya meraih cita-citanya.

Di bawah ini ada beberapa sistem pendidikan yang orang tua perlu cermati, termasuk kelebihan dan kelemahannya.

Baca Juga: Pentingnya Asuransi Pendidikan untuk Anak

1. Sistem Pendidikan Indonesia

Sistem Pendidikan Indonesia

Pendidikan Anak Indonesia via borgenmagazine.com

 

Sistem pendidikan yang berjalan di negeri ini terbagi dalam tiga jenjang pendidikan: pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Sistem ini lebih menekankan ke pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Tiga aspek tersebut dipakai jadi acuan penilaian dalam rapor sekolah. Aspek-aspek lainnya, seperti aspek intelektual, spiritual, dan personal, juga jadi diamati dalam sistem pendidikan ini. Sayangnya, aspek kreativitas, minat, dan bakat luput dari perhatian.

2. Sistem Pendidikan UK Cambridge 

Berbeda dengan sistem pendidikan di Indonesia, sistem pendidikan ini mengarahkan anak didiknya sedari awal pembelajaran untuk mengambil bidang tertentu yang spesifik. Dengan begitu, anak didik akan lebih fokus pada satu bidang. Anak didik juga jadi mampu menghafal subjek pembelajaran karena sistem ini mengutamakan metode hafalan dalam penerapannya.

Baca Juga: Asuransi Pendidikan: Penjelasan dan Cara Memilihnya

3. Sistem Pendidikan International Baccalaureate di Eropa

Sistem pendidikan seperti ini mungkin hampir sama dengan perkuliahan di Indonesia. Para anak didiknya akan diarahkan di tahap akhir sekolah sehingga mereka lebih yakin dengan pilihan jurusannya. Saat sudah memilih jurusan yang diinginkan, anak didik akan diasah keterampilan berpikirnya supaya mereka kritis, analitis, dan mampu memecahkan masalah. Mereka biasanya akan bekerja secara individu atau kelompok. Mereka akan belajar dan menyelesaikan banyak kasus yang berkaitan dengan jurusan mereka. Nantinya mereka akan lebih paham bagaimana menangani masalah tersebut.

4. Sistem Pendidikan Amerika Serikat

Pendidikan Amerika Serikat USA

Pendidikan Anak di Luar Negeri via kontt3rafde.com

 

Seperti namanya, sistem pendidikan ini digunakan di Amerika Serikat, yang diasumsikan sebagai salah satu sistem pendidikan yang baik. Anak didik yang mengikuti sistem pendidikan ini dipersiapkan untuk memenuhi permintaan industri pada masa yang akan datang. Pendidikannya lebih mengedepankan aspek sains, teknologi, teknik, seni, dan aspek-aspek keilmuan lainnya. Pada masa mendatang, pekerjaan-pekerjaan di bidang tersebut akan dicari dan dibutuhkan. Anak didiknya mendapat kebebasan dalam memilih bidang studi dan spesialisasi yang mereka mau. Sistem ini juga mendukung pola interaksi yang baik kepada anak didiknya secara berkelompok untuk memecahkan masalah yang nyata dalam bidang industri saat ini.

Cermati Sebelum Memilih Sistem Pendidikan Yang Cocok bagi Anak

Ada yang mengatakan jika sejak dini pendidikan diarahkan sesuai dengan bakat, anak-anak akan lebih optimal dalam menjalani pendidikannya. Anak-anak pun kelak bisa berbagi ilmunya kepada orang lain dan juga mengaplikasikannya dalam karier/pekerjaan. Anak-anak juga tidak akan sering mengeluh apabila pendidikan yang mereka jalani sesuai dengan passion mereka. Cermati kemudian pilih sistem pendidikan yang membantu anak mengembangkan bakatnya.

Baca Juga: Dana Pendidikan Anak: Bagaimana Cara Mempersiapkannya?