Pahami Sistem Informasi Akuntansi agar Mempermudah Kegiatan Akuntansi Anda

Sering dianggap sebagai bahasa perusahaan, akuntansi adalah suatu bidang keilmuan yang banyak dibutuhkan di berbagai kegiatan berbeda. Dengan bantuan bidang keilmuan ini, perusahaan dapat menerima berbagai informasi yang berkaitan dengan keuangan agar kinerjanya dapat semakin dikembangkan lagi.

Meski begitu, akuntansi bisa dibilang sebagai sebuah bidang keilmuan yang membutuhkan waktu cukup lama agar dapat dipahami dengan baik. Jadi, tak jarang seorang yang ahli di bidang akuntansi banyak dicari oleh perusahaan skala kecil hingga besar guna mengembangkan bisnis yang sedang dijalankan.

Karena bidang keilmuannya cukup sukar untuk dipraktikkan dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, dibuatlah sebuah cara guna mempermudah kegiatan yang berhubungan dengan akuntansi. Cara tersebut tertuang dalam sebuah sistem informasi yang dikenal dengan istilah Sistem Informasi Akuntansi atau biasa disingkat sebagai SIA. 

Memiliki peran penting dalam membantu seorang akuntan, memahami tentang apa itu SIA merupakan hal yang wajib untuk dilakukan. Oleh karena itu, simak penjelasan mengenai SIA agar tanggung jawab Anda sebagai seorang akuntan menjadi lebih mudah untuk diselesaikan.

Apa Itu Sistem Informasi Akuntansi?

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, Sistem Informasi Akuntansi adalah sebuah upaya agar kegiatan yang berhubungan dengan bidang tersebut lebih mudah untuk diselesaikan. Namun, penjelasan tersebut bukanlah definisi utama dari istilah tersebut.

Sebelum beranjak ke pembahasan mengenai Sistem Informasi Akuntansi, Anda perlu memahami definisi Sistem dan Informasi. Secara singkat, Sistem adalah sekumpulan variabel yang berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Fungsinya adalah agar tercapainya suatu tujuan tertentu yang dapat dilakukan secara terus menerus dan berulang-ulang. 

Sedangkan untuk informasi, istilah tersebut mengacu pada data yang diperoleh dari lapangan. Data tersebut kemudian diolah dan dijadikan dasar atau acuan dalam mengambil sebuah keputusan tertentu ke depannya. 

Mengetahui penjelasan mengenai kedua istilah tersebut, barulah Sistem Informasi Akuntansi dapat diartikan sebagai suatu sistem informasi yang khusus dibuat agar kegiatan atau segala hal yang berhubungan dengan akuntansi dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efisien. Jadi, dengan memahami SIA tersebut, seorang akuntan dapat menyelesaikan tanggung jawab pekerjaannya dengan lebih cepat dan efektif. 

Baca Juga: Siklus Akuntansi, Kenali Tahapan Utama hingga Cara Membuatnya

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Berdasarkan Para Ahli

Sistem Informasi Akuntansi

Memahami secara mendalam tentang SIA tidak dapat hanya dilakukan dengan mengetahui definisi dasarnya. Anda perlu memahami penjelasan lainnya seperti yang diberikan oleh para pakar di bidang yang bersangkutan. Dengan begitu, mempraktikkan SIA menjadi lebih mudah dilakukan.

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi dari para ahli yang pertama adalah menurut Bodnar and Hopwood. Berdasarkan pemaparan mereka, Sistem Informasi Akuntansi adalah kumpulan sumber daya, mulai dari manusia hingga peralatan khusus untuk mengubah informasi keuangan beserta data lainnya. Tujuannya adalah untuk mengubah data tersebut menjadi informasi yang dibutuhkan oleh penggunanya.

Selanjutnya ada penjelasan dari Nugroho Widjajanto yang mendefinisikan Sistem Informasi Akuntansi sebagai susunan dari beragam catatan, dokumen, peralatan seperti komputer, tenaga kerja, dan alat komunikasi. Susunan dari seluruh informasi tersebut kemudian didesain guna mengubah data keuangan ke sebuah data yang diperlukan oleh bagian manajemen atau perusahaan.

Terakhir ada pemaparan definisi Sistem Informasi Akuntansi menurut Jones dan Rama. Bagi mereka, SIA merupakan sebuah subsistem atas Sistem Informasi Manajemen. Fungsi dari SIA menurut mereka adalah untuk memberikan informasi akuntansi dan finansial, termasuk informasi lainnya dalam kegiatan transaksi akuntansi yang dilakukan secara rutin.

Mengacu pada pengertian mengenai Sistem Informasi Akuntansi berdasarkan pemaparan para ahli, bisa ditelaah bahwa SIA adalah sebuah sistem informasi berbasis komputer. Sistem informasi tersebut berperan sebagai pengolah data keuangan yang berkaitan dengan transaksi pada siklus akuntansi. Dengan begitu, seorang akuntan dapat menyajikan bentuk laporan finansial kepada pihak manajemen perusahaan dengan bantuan dari SIA.

Fungsi Utama Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi

Karena bertujuan untuk memudahkan segala kegiatan yang berkaitan dengan akuntansi, SIA memiliki beragam fungsi dasar dalam pengaplikasiannya. 

1. Proses Pengumpulan dan Penyimpanan Data

Fungsi dasar dari penggunaan SIA meliputi proses mengumpulkan dan menyimpan data kegiatan maupun transaksi finansial perusahaan. 

Dengan mengimplementasikan sistem informasi tersebut, akuntan juga dapat memproses data finansial menjadi informasi untuk mengambil keputusan manajemen pada hal perencanaan serta pengendalian usaha. Kontrol pada aset yang dimiliki perusahaan juga dapat dilakukan dengan lebih efektif dan akurat.

2. Efisiensi Penggunaan Waktu dan Biaya Kinerja Keuangan

Perusahaan juga mampu untuk mengawasi segala aktivitas yang dilakukan dan membuat penggunaan waktu dan biaya kinerja keuangan lebih efisien saat menggunakan Sistem Informasi Akuntansi. Cara menyajikan data keuangan oleh akuntan juga menjadi lebih tepat dan sistematis serta pada periode akuntansi yang akurat pula. 

Dengan beragam fungsi penting yang bisa didapatkan oleh akuntan dan perusahaan, tak ayal Sistem Informasi Akuntansi banyak dibutuhkan. 

Untuk itu, bagi Anda pemilik sebuah perusahaan, bidang usaha, ataupun akuntan, memahami tentang SIA adalah hal yang wajib untuk dilakukan agar kinerja bisnis semakin efektif dan dapat memberikan kemampuan dalam mengambil keputusan yang lebih tepat. 

Manfaat Pembuatan Sistem Informasi Akuntansi

Selain banyaknya fungsi yang bisa didapatkan, SIA juga dapat memberikan beragam manfaat kepada para penggunanya. 

1. Informasi yang Tepat dan Sesuai

Manfaat pertama yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan SIA adalah tersedianya informasi yang tepat dan sesuai dengan waktunya. Hal ini tentu berguna bagi perusahaan agar mampu melakukan kegiatan utama dalam value chain dengan efektif serta efisien.

2. Meningkatkan Kualitas Produksi

SIA juga dapat meningkatkan kualitas produksi yang dihasilkan dan menekan biayanya. Efisiensi dari kinerja bisnis juga dapat semakin ditingkatkan dengan bantuan dari SIA, baik dari segi keuangan maupun yang lainnya.

3. Keputusan Bisnis Menjadi Tepat Sasaran

Kemampuan perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis juga menjadi lebih tepat sasaran. Terakhir, kegiatan alih ilmu atau sharing knowledge perusahaan tentu lebih mudah untuk dilakukan. 

Dengan segala manfaat dari SIA tersebut, kemampuan perusahaan dalam menggapai kesuksesan tentu menjadi lebih mudah dan terarah.

Baca Juga: 5 Tips Mengelola Akuntansi untuk Bisnis Kecil

Elemen Penting agar Sistem Informasi Akuntansi Berjalan Lancar

Menawarkan banyak hal positif bagi perusahaan, Anda mungkin berniat untuk menggunakan sistem informasi akuntansi di perusahaan. Namun, sebelum bisa menjalankan SIA dengan optimal, Anda perlu menyiapkan beberapa elemen penting yang saling berkaitan dalam pengaplikasian sistem informasi tersebut. Beberapa elemen pada SIA meliputi:

1. Sumber Daya Manusia yang Terlatih

Sumber daya manusia terlatih dan memahami bisnis di bidang proses akuntansi serta finansial secara umum. SIA akan lebih baik dijalankan oleh SDM yang berprofesi sebagai akuntan atau memiliki pengalaman di bidang keilmuan tersebut.

2. Kemampuan Menjalankan Seluruh Prosedur Finansial dan Akuntansi

Elemen selanjutnya adalah kemampuan dalam menjalankan seluruh prosedur finansial dan akuntansi. 

3. Formulir Data Keuangan

SIA juga memerlukan Formulir Data Keuangan agar dapat berjalan dengan baik. Formulir tersebut memiliki fungsi sebagai catatan dari segala aktivitas finansial yang dilakukan oleh perusahaan yang bersangkutan.

4. Komputer yang Terkoneksi dengan Sebuah Jaringan

Selanjutnya adalah perangkat berupa komputer yang memiliki terkoneksi dengan sebuah jaringan. 

5. Operasikan Melalui Program Akuntansi 

Terakhir, SIA akan dapat Anda operasikan melalui program akuntansi seperti MYOB ataupun Oracle Finance yang menawarkan aplikasi sistem informasi tersebut.

Selain kelima elemen tersebut, SIA juga memerlukan subsistem yang membuat kinerjanya semakin efektif. Subsistem tersebut adalah Sistem Pemrosesan Transaksi yang mendukung operasi harian bisnis, Pembukuan yang digunakan guna menyusun laporan keuangan, Pelaporan Manajemen yang berguna untuk mengatur laporan perusahaan. Dengan memiliki ketiga subsistem tersebut, kinerja dari SIA yang Anda kelola akan menjadi lebih baik lagi.

Hal yang Menghambat Sistem Informasi Akuntansi

Meski menawarkan banyak fungsi dan manfaat yang dapat membantu perusahaan untuk bisa berkembang dengan lebih pesat, SIA memiliki beberapa hambatan. Beberapa hambatan tersebut seringkali mengganggu jalannya sistem ini sehingga fungsi dan manfaatnya tidak dapat dirasakan oleh perusahaan.  

1. SDM yang Kurang Memadai

Hambatan yang sering terjadi dari penggunaan Sistem Informasi Akuntansi yakni SDM yang kurang memadai. Sebagai salah satu elemen utama agar sistem informasi ini dapat berjalan dengan baik, SDM yang dimiliki harus memiliki kualitas yang baik dan paham akan teknologi tersebut. 

Sehingga saat SDM belum memahami tentang SIA, perlu dilakukan proses pelatihan yang teratur hingga sistem informasi tersebut dipahami dengan baik.

2. Kekurangan Software Akuntansi serta Komputer yang Menunjang

Hambatan kedua  dari menjalankan SIA adalah kekurangan software akuntansi serta komputer yang dapat menunjang jalannya sistem informasi tersebut. Masalah yang sering terjadi dari penggunaan SIA adalah tingkat keamanan yang kurang baik serta risiko terjadinya pencurian data dan lain sebagainya. 

3. Data Finansial yang Kurang Lengkap

Hambatan terakhir yang biasa terjadi adalah isi data finansial yang kurang lengkap. Kebutuhan akan verifikasi informasi juga membuat SIA sulit untuk dijalankan secara efisien. Jadi, fungsi SIA agar kegiatan akuntansi berjalan dengan lebih efisien menjadi tidak dapat terpenuhi.

Baca Juga: Jurnal Penyesuaian, Hal Krusial dalam Proses Pembuatan Laporan Keuangan

Sistem Informasi Akuntansi Mendukung Sebuah Usaha Berkembang Lebih Baik

Perkembangan teknologi memang menyentuh hampir seluruh aspek kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat masa kini. Jika tidak memanfaatkannya dengan baik, bukan tidak mungkin usaha yang dilakukan akan kalah saing dengan yang sudah menggunakan bantuan teknologi. 

Sama halnya dengan penggunaan SIA yang berguna untuk membuat perusahaan dapat berkembang dengan lebih baik. Untuk itu, pahami cara penggunaan SIA dan pastikan bahwa kinerja perusahaan Anda menjadi lebih positif dan berkembang pesat.