Pasangan Muda, Terapkan 8 Tips Ini Untuk Wujudkan Impian Punya Rumah Idaman

beli rumah

Saat ini, banyak pasangan yang memilih untuk menikah muda agar jarak umur antara orang tua dan anak tidak terpaut jauh. Namun sayang, jumlah simpanan yang dimiliki pasangan muda masih sangat minim untuk membangun bahtera rumah tangga. Sehingga keinginan untuk punya rumah sendiri kerap kali tertunda.

Agar keinginan punya rumah dapat segera terwujud, pasangan muda wajib lakukan kiat-kiat berikut ini.

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

1. Tentukan Tipe Rumah yang Akan Dibeli

Pertama-tama, tentukan tipe rumah seperti apa yang akan dibeli. Tipe rumah saat ini sangat bervariasi. Ada rumah tipe 21, 36, 45, 60, dan seterusnya. Semakin tinggi tipenya, maka ukuran rumahnya pun akan semakin luas.

Karena masih berstatus pasangan muda, sebaiknya pilih tipe rumah 36 saja. Meskipun tidak terlalu luas, tapi tipe ini cukup untuk menampung Anda, pasangan, si buah hati nanti.

2. Searching Harga Pasaran Rumah yang Diinginkan

Setelah menentukan tipe, carilah harga pasaran dari tipe yang diinginkan. Setiap developer menawarkan harga jual yang berbeda-beda. Jadi sebelum deal dengan developer, sebaiknya bandingkan harga rumah dengan tipe yang sama di dua atau tiga developer untuk mendapatkan harga terbaik.

Jika Anda dan pasangan memutuskan untuk membeli rumah dari KPR, sebaiknya perhatikan syarat-syarat yang diperlukan agar rumah yang diinginkan segera jatuh ke tangan Anda.

Baca Juga: Mau Beli Rumah Puas dengan Harga Pas? Jangan Lakukan 6 Hal Ini

3. Perhatikan Lokasi dan Kelengkapan Fasilitas

Lokasi dan fasilitas yang disediakan oleh developer dapat mempengaruhi harga jual rumah. Rumah yang terletak di lokasi strategis dan sudah diisi dengan perabotan lengkap biasanya lebih mahal dibandingkan rumah kosongan.

Jika Anda tidak mau ribet membeli perabotan dan menerka-nerka tata letak perabotan tersebut, lebih baik beli rumah yang sudah terisi saja. Soal kualitas, tidak perlu ragu. Rumah yang dikelola oleh developer terkenal biasanya sudah diakui kualitasnya.

4. Kalkulasi Jumlah Pendapatan per Bulan

Jangan terburu-buru menjatuhkan pilihan tanpa memperhitungkan jumlah penghasilan yang diterima setiap bulan. Kalkulasi penghasilanmu dan pasangan, lalu kurangkan dengan pengeluaran rutin. Setelah itu, taksir apakah sisa penghasilan cukup membayar cicilan atau tidak.

Pastikan 30% dari penghasilan masih tersisa, sehingga pembayaran cicilan menjadi lebih lancar. Jika penghasilan masih tersisa lagi, jangan lupa disisihkan untuk tabungan. Siapa tahu ada kebutuhan mendadak, maka Anda dan pasangan tidak kocar-kacir mencari sumber pinjaman.  

5. Menekan Jumlah Pengeluaran Keluarga

Berhubung keinginan untuk beli rumah sudah tak terbendung lagi, maka Anda dan pasangan harus sama-sama berkomitmen untuk mengurangi jumlah pengeluaran per bulan. Mulai dari pengeluaran makan, listrik, air, sampai pengeluaran untuk memanjakan diri.

Jika salon termasuk tempat persinggahan rutin sang istri setiap bulan, ada baiknya jika Anda mengingatkan istri supaya mengurangi kebiasaan ke salon agar keinginan untuk punya rumah sendiri segera terwujud. Begitu juga sebaliknya. Intinya, suami dan istri harus saling mengingatkan agar sama-sama berhemat.

6. Membuka Rekening Tabungan Khusus

Agar uang untuk membayar DP rumah cepat terkumpul, Anda dan pasangan harus membuka rekening tabungan baru yang diperuntukkan khusus untuk beli rumah. Baik Anda maupun pasangan, keduanya tidak boleh menggunakan uang yang ada di buku tabungan ini.

Supaya adil, sebaiknya diskusikan dulu porsi tabungan ini, misalnya 30% dari total penghasilan per bulan. Asumsikan saja, misalnya penghasilan Anda Rp 7 juta per bulan, berarti 30% dari Rp 7 juta = Rp 2,1 juta. Kalkulasi yang sama untuk penghasilan suami.

Baca Juga: Ciri-Ciri Agen Properti Nakal yang Perlu Diwaspadai

7. Ikut Arisan di Tempat Kerja

Uang tarikan dari acara arisan juga lumayan membantu pasangan muda yang ingin cepat-cepat beli rumah. Apalagi jika jumlah iuran per arisan besar. Namun sayang, arisan ini sifatnya berupa undian. Jadi siapa yang mendapat urutan pertama, maka dia lah yang berhak menerima uang arisan yang pertama. Begitu seterusnya.

Jika Anda butuh uang cepat, Anda bisa tukar nomor arisan dengan teman. Namun dengan syarat, nomor tarikannya tidak terlalu jauh di belakang, sehingga teman merasa fine-fine saja jika ingin tukaran nomor.

8. Belajar Hidup Lebih Hemat

Jumlah penghasilan yang besar bila tidak diimbangi dengan gaya hidup hemat pada dasarnya sama saja. Tidak ada sepeser pun yang dapat ditabung untuk beli rumah. Mulai dari sekarang, rubahlah gaya hidup Anda dan pasangan demi  kestabilan finansial.

Jaga Gaya Hidup Agar Tidak Berlebihan

Kunci kesuksesan finansial adalah gaya hidup. Jika Anda dan pasangan dapat menerapkan gaya hidup sederhana, berapapun total penghasilan per bulan pasti cukup untuk membeli rumah baru. Ditambah lagi dengan tips-tips di atas, beli rumah baru bukan lagi hal yang sulit untuk diwujudkan. Good luck!

Baca Juga: Selain Usia, Apa Lagi Faktor Kunci agar Pengajuan KPR Lolos?