Pembatasan Kartu Kredit: Apa Itu dan Bagaimana Ketentuannya?

Bank Indonesia melalui Surat Edaran Bank Indonesia nomor 14/27/DASP mengeluarkan aturan untuk memperjelas aspek-aspek yang selama ini seolah-olah berada dalam zona abu-abu bagi pemegang kartu kredit di Indonesia, yaitu pembatasan kepemilikan kartu kredit.  Hal ini ditujukan untuk meningkatkan penerapan aspek kehati-hatian dan aspek manajemen risiko pemberian kartu kredit. 

Seperti apa ketentuan serta mekanismenya? Berikut penjelasannya : 

Pembatasaan Kepemilikan Kartu Kredit

Pembatasan Kepemilikan Kartu Kredit via lifestyle-indonesia.com

 

1Latar Belakang Dan Tujuan

SEBI ini diterbitkan sebagai aturan pelaksanaan dan pedoman bagi Penerbit Kartu Kredit dalam melaksanakan ketentuan Pasal 58B PBI No.14/2/PBI/2012 yang pada intinya mewajibkan Penerbit Kartu Kredit untuk melakukan penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit khususnya yang dimiliki Pemegang Kartu Kredit yang berpendapatan antara Rp 3 juta s.d. Rp 10 juta tiap bulan. Penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit ini untuk meningkatkan penerapan aspek kehati-hatian, dan aspek manajemen risiko pemberian kredit dalam penyelenggaraan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK).

2. Pokok-pokok Yang Diatur

    1)   Penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit, yang meliputi pengaturan mengenai:

  • Kewajiban Penerbit Kartu Kredit menyampaikan seluruh data Pemegang Kartu Kredit kepada asosiasi Penerbit Kartu Kredit
  • Pelaksanaan kompilasi dan identifikasi data Pemegang Kartu Kredit oleh asosiasi Penerbit Kartu Kredit, dan Penyampaian hasil identifikasi data Pemegang Kartu Kredit oleh asosiasi Penerbit Kartu Kredit
  • Kewajiban Penerbit menutup/mengakhiri penggunaan Kartu Kredit, serta melakukan penyesuaian Kartu Kredit yang dimiliki oleh Pemegang Kartu Kredit yang memiliki pendapatan tiap bulan antara Rp 3 juta s.d. Rp 10 juta
  • kewajiban Penerbit Kartu Kredit untuk meminta Pemegang Kartu Kredit memilih/menentukan sendiri Kartu Kredit yang akan ditutup dan/atau disesuaikan dan Penyelesaian tagihan Kartu Kredit.

    2)   Konsultasi dengan Bank Indonesia, yang meliputi pengaturan mengenai:

  •  Persyaratan dan tata cara permohonan konsultasi
  •  Pelaksanaan konsultasi: tahap konsultasi awal, tahap konsultasi lanjutan, dan tahap pelaksanaan hasil konsultasi;

    3)   Metode penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit, yaitu:

  • Penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit berdasarkan kualitas kredit dan masa perolehan Kartu Kredit; dan
  • Penyesuaian plafon Kartu Kredit.

    4) Pengawasan dan laporan perkembangan penyesuaian Kartu Kredit, meliputi pelaporan hasil identifikasi data Pemegang Kartu Kredit, dan laporan pelaksanaan hasil konsultasi

3. Metode Penyesuaian Kepemilikan Kartu Kredit

Dalam melakukan penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit, baik di tahap negosiasi antar Penerbit Kartu Kredit maupun konsultasi, asosiasi Penerbit Kartu Kredit dan Penerbit Kartu Kredit dapat mengacu pada metode penyesuaian sebagai berikut:

    1. Penyesuaian Kartu Kredit Berdasarkan Kualitas Kredit dan Masa Perolehan Kartu Kredit

Apabila dari seluruh Kartu Kredit memiliki kualitas kredit tidak sama maka penutupan dan/atau pengakhiran penggunaan Kartu Kredit diprioritaskan terhadap Kartu Kredit yang memiliki kualitas terendah/terburuk. Atau Apabila dari seluruh Kartu Kredit memiliki kualitas kredit yang sama, maka penutupan dan/atau pengakhiran penggunaan Kartu Kredit diprioritaskan terhadap Kartu Kredit yang terakhir diperoleh Pemegang Kartu Kredit.

    2. Penyesuaian Plafon Kartu Kredit

Dalam hal Pemegang Kartu Kredit memiliki total plafon kredit melebihi 3 (tiga) kali pendapatan tiap bulan (take home pay), maka penyesuaian atas jumlah plafon kredit dilakukan secara proporsional.

Baca Juga : Membuat Kartu Kredit: Apa Saja yang Harus Diperhatikan?

4. Pengawasan Dan Pelaporan Perkembangan Penyesuaian

    1. Dalam rangka monitoring pelaksanaan penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit:

        a)  Asosiasi Penerbit Kartu Kredit melaporkan kepada Bank Indonesia Hasil identifikasi data Pemegang Kartu Kredit sebagaimana disampaikan kepada seluruh Penerbit Kartu Kredit terkait; dan Perkembangan penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit oleh Penerbit Kartu Kredit yang pelaksanaannya dikoordinasikan oleh asosiasi Penerbit Kartu Kredit.

        b)  Penerbit Kartu Kredit wajib menyampaikan laporan tertulis kepada Bank Indonesia mengenai pelaksanaan kesepakatan hasil konsultasi yang kurang lebih memuat: Pelaksanaan penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit, Perkembangan penyelesaian kewajiban Pemegang Kartu Kredit yang ditutup dan/atau diakhiri Kartu Kreditnya; dan Kendala atau permasalahan apabila ada dan upaya yang telah dilakukan oleh Penerbit Kartu Kredit.

    2. Laporan hasil identifikasi data Pemegang Kartu Kredit  disampaikan kepada Bank Indonesia segera setelah asosiasi Penerbit Kartu Kredit menyelesaikan identifikasi data Pemegang Kartu Kredit.

    3. Laporan perkembangan penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit oleh asosiasi Penerbit Kartu Kredit sebagaimana dimaksud pada butir a.1) poin kedua dan laporan pelaksanaan kesepakatan hasil konsultasi sebagaimana dimaksud pada butir a.2) wajib disampaikan kepada Bank Indonesia setiap 3 (tiga) bulan sekali sampai dengan diselesaikannya penyesuaian atau pelaksanaan kesepakatan hasil konsultasi.

5. Ketentuan Lain-Lain

    1)  Asosiasi Penerbit Kartu Kredit, Penerbit Kartu Kredit dan Pemegang Kartu Kredit dapat menyepakati metode lain selain yang ditetapkan.

    2)  Dalam melakukan identifikasi data Pemegang Kartu Kredit, terhadap Kartu Kredit yang sedang dalam pemblokiran karena alasan fraud, adanya permintaan pemblokiran oleh pemegang kartu kredit; dan/atau Pemblokiran oleh Penerbit karena Kartu Kredit dalam kualitas macet, tetap diperhitungkan sebagai jumlah Kartu Kredit yang dimiliki oleh Pemegang Kartu Kredit yang bersangkutan.

    3)  Terhadap Kartu Kredit yang sudah ditetapkan untuk ditutup dan/atau diakhiri penggunaannya, tidak dapat diaktifkan kembali meskipun Pemegang Kartu Kredit telah menyelesaikan kewajiban pembayarannya.

    4)  Permohonan konsultasi, laporan, surat menyurat dan/atau informasi lainnya disampaikan kepada:

         Bank Indonesia CQ. Departemen Akunting dan Sistem Pembayaran,

         Gedung D Lantai 2, Kompleks Perkantoran Bank Indonesia,

         Jl. M.H. Thamrin No 2. Jakarta - 10350

6. Ketentuan Peralihan

Dalam rangka penyelesaian pelaksanaan penyesuaian kepemilikan Kartu Kredit, Penerbit Kartu Kredit diberikan tenggat waktu selama 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal 1 Januari 2013. Berdasarkan hal tersebut, untuk Kartu Kredit yang telah diberikan oleh Penerbit Kartu Kredit sebelum tanggal 1 Januari 2013, maka per 1 Januari 2015 seluruh Penerbit Kartu Kredit wajib telah memenuhi ketentuan pemberian Kartu Kredit kepada Pemegang Kartu Kredit sesuai ketentuan mengenai batas minimum usia, batas minimum pendapatan tiap bulan, batas maksimum plafon kredit yang dapat diberikan, dan batas maksimum jumlah Penerbit Kartu Kredit yang dapat memberikan fasilitas Kartu Kredit.

Berdasarkan ketentuan dan mekanisme yang berdasarkan SEBI 14/27/DASP ini, pengguna kartu kredit yang akan mengalami penyesuaian jumlah kepemilikan kartu kredit adalah mereka yang berpenghasilan antara Rp3.000.000 – Rp10.000.000 per bulan. Oleh karena itu, bagi Anda pemegang kartu kredit yang memiliki penghasilan pada kisaran tersebut, atau Anda mulai merasa kesulitan dalam membayar tagihan cicilan kartu kredit Anda, sebaiknya Anda mulai berinisiatif untuk melihat kira-kira kartu kredit mana yang tidak lagi Anda perlukan dan melakukan penutupan atas kartu tersebut.

Baca Juga :  Apply Kartu Kredit Online: Apa yang Harus Diperhatikan?

Ketahui Aturannya

Bagi Anda pemilik kartu kredit, ada baiknya Anda mengetahui berbagai aturan dan ketentuan kepemilikan kartu kredit. Hal ini tentu saja sangat berguna bagi Anda dalam memilih kartu kredit yang benar-benar Anda butuhkan. Jangan mudah terpengaruh untuk mengajukan kartu kredit dengan iming-iming lebih besar atau keuntungan lainnya. Karena pada dasarnya pembuatannya harus disesuaikan dengan kemampuan kita seniri. Untuk itu pilih kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda ya. 

Baca Juga : Manfaat Kartu Kredit: Bagaimana Cara Memaksimalkannya?