Pengeluaran Membengkak? Terapkan 7 Tips Hidup Hemat Berikut

Siapa bilang hidup hemat itu mudah? Seseorang yang dulunya hemat sekalipun dapat berubah menjadi orang paling boros karena pengaruh gaya hidup orang-orang yang ada di sekitarnya. Pengeluaran yang tidak sebanding dengan jumlah gaji menyebabkan hidup seseorang menjadi serba kekurangan.

Hidup hemat dapat terwujud jika Anda mampu mengelola keuangan dengan baik. Mulai dengan cara mengubah kebiasaan sehari-hari, seperti membuat anggaran belanja bulanan. Agar semakin terbantu, terapkan beberapa tips mewujudkan hidup hemat berikut agar pasak tidak lebih besar daripada tiang.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Belajar Memasak Makanan Sendiri

memasak makanan sendiri

Biasakan untuk bangun lebih pagi agar Anda dapat menyiapkan bekal makanan dari rumah. Sebab harga sebungkus nasi dan lauk di kantin atau warung dekat kantor lumayan menguras isi dompet. Misalnya, untuk satu kali makan, Anda harus merelakan uang sebesar Rp15.000 – Rp20.000 per hari. Dalam satu bulan, jumlahnya sudah mencapai ¼ dari gaji bulanan Anda.

Memang, memasak makanan sendiri membutuhkan effort yang lebih besar. Anda harus bangun lebih pagi, mencatat menu makanan pada hari sebelumnya, dan membeli bahan makanan yang ingin dimasak. Tetapi, cara ini sangat ampuh untuk menghemat pengeluaran. Sekali-sekali, Anda patut mencoba dan membuktikannya sendiri.

Baca Juga: Ingin Keuangan Jadi Lebih Baik dan Sehat? Yuk Terapkan Panduan Atur Uang Tahun 2019 Ini!

2. Berani Menolak Ajakan Teman

Menolak Ajakan Teman untuk Nongkrong

Suka hangout bersama teman? Kebiasaan ini harus segera diubah ya agar isi dompetmu tidak cepat terkuras. Meskipun harga menu makanan yang ditawarkan terjangkau, jumlah uang yang dihabiskan cukup lumayan, apalagi jika Anda terlalu sering hangout. Ajakan untuk hangout sebaiknya ditolak agar pengeluaranmu tetap terkontrol.

Jika teman-temanmu tidak keberatan, kalian bisa mengadakan acara party kecil-kecilan di tempat tinggalmu. Dengan menyediakan makanan dan minuman ala cafe, suasana hangout di rumah tak kalah asyiknya dengan suasana di cafe.

3. Bepergian dengan Angkutan Umum

bepergian dengan kendaraan umum

Bepergian dengan kendaraan pribadi tentu lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan angkutan umum. Selain lebih cepat, suasana berkendara juga lebih nyaman. Namun, biaya perawatan kendaraan pribadi cukup mahal. Agar mesinnya tidak cepat rusak, Anda perlu memberi servis berkala yang meliputi penggantian spare parts atau mengganti oli.

Agar penggunaan kendaraan pribadi tetap menguntungkan, sebaiknya pertimbangkan jarak yang ingin ditempuh sebelum bepergian. Apabila jaraknya dekat, lebih baik jalan kaki atau naik angkutan umum. Apabila jaraknya jauh, Anda bisa menggunakan angkutan umum atau kendaraan pribadi, tergantung tingkat kepadatan lalu lintas di kotamu.

4. Memanfaatkan Fasilitas Gratis

memanfaatkan fasilitas gratis

Manfaatkan fasilitas gratis yang ada di sekitar area tempat tinggalmu, baik area parkir, wi-fi, atau perpustakaan gratis. Jangan ragu untuk mengaktifkan kartu keanggotaan demi mendapatkan akses ke fasilitas gratis. Pada awalnya, Anda perlu mengeluarkan sejumlah uang untuk biaya pendaftaran. Setelah itu, Anda dapat menggunakan fasilitas tersebut sepuasnya.

Manfaatkan fasilitas gratis ini setiap kali Anda membutuhkannya. Apabila orang lain mengecap Anda sebagai “si pencari gratisan”, jangan dihiraukan. Yang penting upaya Anda untuk hidup hemat dapat berjalan sukses.

Baca Juga: Ketahui Fakta Ini Sebelum Anda Gunakan Jasa Negosiator Utang Pinjaman Online

5. Sharing Tempat Tinggal

tinggal bersama teman

Biaya sewa kos-kosan, kontrakan, atau apartemen di kota besar, seperti Jakarta atau Bandung lumayan mahal. Sewa satu kamar petakan saja biayanya bisa mencapai jutaan rupiah per bulan. Agar gaji bulanan tidak habis untuk membayar uang sewa, Anda bisa tinggal sekamar atau serumah dengan teman. Biaya sewa per bulan dapat dibagi dua agar masing-masing orang membayar lebih murah.

Tinggal bersama teman tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk itu, pilih teman sekamar atau serumah yang sudah lama Anda kenal untuk menghindari adanya rasa sungkan antara satu dengan yang lain.

6. Menabung Setiap Hari

menabung setiap hari

Menabung tidak harus dilakukan setiap bulan, Anda bisa melakukannya setiap hari. Caranya dengan memakai sistem uang jajan harian. Jadi, tentukan jumlah uang yang akan dihabiskan selama satu hari, misalnya Rp50.000 hingga Rp100.000. Jumlahnya yang pasti tidak melebihi gaji Anda setiap bulan.

Jika uang jajan harian tersisa, Anda bisa memasukkannya ke dalam celengan atau amplop. Lakukan setiap hari secara rutin agar jumlahnya semakin bertambah banyak. Setelah satu atau dua tahun, Anda bisa membelanjakan uang tersebut untuk membeli barang yang diinginkan.

7. Belanja sesuai Kebutuhan

belanja sesuai kebutuhan

Catat kebutuhan Anda secara rinci. Mulai dari kebutuhan pokok, seperti makanan, minuman, snack, vitamin, dan lain sebagainya. Kemudian, hitung berapa jumlah uang yang diperlukan untuk membiayai kebutuhan pokok tersebut. Apabila gaji masih tersisa, Anda bisa menggunakannya untuk kebutuhan lain, seperti menabung atau berinvestasi.

Habiskan uang Anda untuk membelanjakan barang-barang yang dibutuhkan. Sedangkan barang lain yang tidak termasuk dalam kebutuhan, sebaiknya tidak perlu diindahkan. Dengan fokus pada daftar kebutuhan, gaji bulanan Anda tidak terbuang untuk hal yang sia-sia.

Tetapkan Tujuan Keuangan secara Spesifik

Penghematan yang Anda lakukan pasti memiliki tujuan, yaitu mencapai kesuksesan finansial di masa mendatang. Tetapi, coba buat tujuan hidup hemat secara spesifik. Apakah uangnya ingin dipakai untuk membeli rumah atau kendaraan pribadi. Dengan begitu, Anda tahu target keuangan yang ingin dicapai demi mewujudkan tujuan tersebut.

Baca Juga: 6 Cara Pintar Mengatur Keuangan Rumah Tangga