Penjelasan dan Cara Klaim Asuransi Banjir untuk Mobil

Banjir telah menjadi “pesta” tahunan yang wajib bagi banyak kota-kota besar di Indonesia. Meski selama bertahun-tahun segala upaya telah dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir, namun seperti musim yang selalu terjadi pada buah-buahan, banjir pun seolah tak pernah absen menjadi agenda musiman tetap bagi banyak kota besar.

Bukan sebuah hal yang asing bagi banyak orang, namun pada kenyataannya setiap kali banjir datang, beragam dampak negatif dan kerusakan di berbagai bidang yang dilaluinya akan selalu menjadi kejutan. Tidak hanya menimbulkan kerugian dalam bentuk materi, tapi banjir juga sering menelan korban jiwa, baik itu korban jiwa yang jatuh bertepatan dengan saat terjadinya banjir itu sendiri, ataupun korban jiwa yang jatuh pasca banjir yang pada umumnya akibat terjangkit berbagai penyakit seperti diare dan demam berdarah dengue (DBD).

Hal tersebut tentu saja sangat disayangkan, karena pada dasarnya banjir terjadi karena kelalaian semua pihak di dalam menjaga kebersihan dan keseimbangan alam sekitar Anda. Coba bayangkan, berapa banyak kerugian yang timbul akibat banjir yang terjadi di dalam beberapa jam saja, di mana aktivitas ekonomi akan mengalami kelumpuhan dan berbagai infrastruktur juga mengalami kerusakan yang serius. Sangat parah bukan?

Ada banyak hal yang harus dilindungi dari banjir, yang terpenting tentu saja jiwa Anda dan seluruh anggota keluarga. Setelah kedua hal tersebut, maka Anda perlu memikirkan perlindungan terhadap aset yang Anda miliki, seperti rumah, mobil dan berbagai benda berharga lainnya. Pastikan Anda memiliki bentuk perlindungan terhadap aset-aset tersebut, hal ini akan sangat menolong Anda saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan berbagai risiko yang bisa menimpa kapan saja.

Asuransi Mobil

Asuransi Mobil

 

Asuransi Mobil via wordpress.com

 

Setelah asuransi jiwa, maka hal yang tidak kalah penting untuk Anda miliki adalah jenis asuransi untuk berbagai macam aset yang Anda punya. Dua jenis aset yang sangat penting untuk memiliki asuransi adalah rumah dan kendaraan bermotor (mobil).

Ada banyak perusahaan asuransi yang menawarkan layanan untuk perlindungan aset-aset Anda tersebut, maka cermati beberapa perusahaan asuransi terbaik sebelum akhirnya Anda memutuskan untuk memilih salah satu di antara mereka.

Memiliki asuransi kendaraan akan membantu Anda menghindari berbagai macam risiko dan kerugian yang timbul pada saat-saat tak terduga, misalnya: ketika terjadi kecelakaan dan kerusakan pada mobil Anda, ketika Anda mengalami musibah kehilangan mobil tersebut dan yang lainnya.

Akan sangat bijak bila Anda telah memiliki asuransi tersebut di saat pertama kalinya Anda memiliki sebuah kendaraan, karena pada dasarnya Anda tidak pernah tahu kapan sebuah musibah akan datang dan menimbulkan kerugian.

Baca Juga : Asuransi Mobil All Risk atau TLO: Pilih yang Mana?

Asuransi Banjir Pada Mobil

Asuransi Banjir Untuk Mobil

Asuransi Banjir Untuk Mobil via greenflag.com

 

Banjir dan kendaraan yang yang mogok di tengah jalan adalah pemandangan yang akan selalu memenuhi pandangan Anda di saat musim hujan datang. Menghindar adalah salah satu hal yang paling mustahil dilakukan, terutama bagi Anda yang berada di Jakarta dan sekitarnya. Jalanan sempit tak akan memberi Anda ruang untuk sekedar memutar arah atau masuk ke parkiran yang aman karena dalam sekejap saja jalanan akan macet total.

Bila kondisi di atas menimpa Anda, maka satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap kendaraan Anda adalah asuransi, karena itu pahami dan pastikan bila kendaraan yang Anda miliki telah dilengkapi dengan jaminan perlindungan terhadap banjir. Jangan pernah lupa untuk mencermati seluruh polis asuransi kendaraan dengan baik, agar sewaktu-waktu bila kendaraan Anda terkena banjir, maka Anda mendapatkan perlindungan atas kejadian tersebut.

Hal ini mungkin tidak akan begitu diperhatikan oleh kebanyakan orang, namun coba bayangkan berapa banyak biaya yang harus Anda keluarkan untuk melakukan perbaikan terhadap kendaraan Anda yang terkena banjir, bila Anda tidak memiliki pertanggungan banjir di dalam polis asuransi kendaraan yang Anda miliki. Hal ini tentu saja akan sangat menguras isi kantong dan juga pikiran Anda bukan?

Sebagai bentuk perlindungan, lakukan beberapa poin di bawah ini sebelum musim banjir datang dan merusak kendaraan Anda :

  • Ada baiknya Anda membaca kembali isi dari polis asuransi mobil yang Anda miliki dan perhatikan poin tertulis mengenai pertanggungan kerusakan mobil akibat banjir. Pada umumnya hal ini akan dinamakan dengan istilah “perluasan”.
  • Bila ternyata Anda tidak ada perluasan risiko banjir di asuransi kendaraan yang  Anda  miliki, maka Anda harus segera menghubungi pihak asuransi terkait untuk meminta menambahkan perluasan tersebut ke dalam polis asuransi kendaraan yang Anda miliki.
  • Namun meskipun kendaraan yang Anda miliki sudah mendapat perluasan pertanggungan risiko banjir dari asuransi, tapi bukan berarti Anda bisa dengan sengaja menerobos tingginya genangan air. Sebisa mungkin Anda harus tetap menghindari genangan air dan menjaga agar kendaraan tidak terkena banjir.
  • Ada alasan kenapa Anda harus tetap menghindari jalan yang tergenang air, hal ini penting dilakukan agar klaim asuransi kendaraan yang Anda miliki tidak gugur, karena perbuatan yang sengaja memaksa atau menerobos daerah yang terkena banjir merupakan salah satu hal yang dapat menggugurkan klaim.

Premi Banjir dan Aturan Pemerintah yang Berlaku

Premi Asuransi

Premi Asuransi via timesofsandiego.com

 

Ketika terjadi bencana banjir di berbagai wilayah, maka bisa dipastikan bahwa pihak asuransi akan dibanjiri juga oleh klaim dari para nasabahnya. Untuk itu pemerintah melakukan penataan ulang atas peraturan dan regulasi premi yang ditetapkan terhadap bencana banjir dan bencana alam lainnya.

Hal ini sangat penting dilakukan untuk menghindari terjadinya perang tarif di antara perusahaan penyedia layanan asuransi tersebut. Pemerintah juga melakukan pemantauan kebijakan asuransi melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Terkait mengenai kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, hal tersebut diatur di dalam:

Surat Edaran No. SE06/D.05/2013 Tanggal 31 Desember 2013 yang berisi tentang tarif premi serta biaya akuisisi pada lini usaha asuransi kendaraan bermotor dan harta benda serta jenis risiko khusus meliputi banjir, gempa, letusan gunung berapi dan tsunami tahun 2014.

Hal ini akan sangat membantu terciptanya persaingan yang sehat di antara para penyedia layanan asuransi, khususnya asuransi kendaraan. Dengan begitu maka hak dan kewajiban kedua belah pihak (dalam hal ini penyedia layanan asuransi dan pengguna asuransi itu sendiri) dapat terlindungi dan terjamin secara keseluruhan tanpa merugikan salah satu pihak yang berkepentingan.

Cara Klaim Asuransi Banjir

Cara Klaim Asuransi

Cara Klaim  Asuransi Mobil via autoinsurance.org

 

Meski pada dasarnya Anda sebagai pemilik pertanggungan asuransi kendaraan yang mencakup perluasan banjir, namun bukan berarti Anda dapat semena-mena dan dengan sengaja menerobos genangan air dan banjir tanpa memikirkan kerusakan yang akan dialami oleh kendaraan Anda, karena pihak penyedia asuransi juga memiliki ketentuan dan batas standar yang akan mereka tanggung terhadap kendaraan Anda. Karena itu, hindari genangan air dan jangan pernah dengan sengaja menerobos banjir karena bisa saja klaim Anda gugur dan tidak ditanggung oleh pihak asuransi.

Berikut ini adalah prosedur standar yang harus dilakukan untuk mereduksi dampak banjir yang terjadi pada kendaraan  Anda :

  • Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menghubungi call centre/kantor perwakilan asuransi terdekat dengan segera. Informasikan dengan jelas mengenai posisi kendaraan dan kondisi genangan air atau banjir yang terjadi.
  • Segera putuskan aliran listrik di mobil, termasuk aki dan jangan pernah menghidupkan mesin mobil bila kondisi mobil telah mulai terendam air.
  • Ada baiknya Anda segera meminta bantuan evakuasi, terutama bagi mobil, untuk menghindari kerusakan pada area mesin.
  • Siapkan dokumen yang dibutuhkan, seperti nomor polis atau bila ada, fotokopi sekaligus dokumen tersebut, hal ini akan mempermudah proses klaim.
  • Pada umumnya proses pelaporan klaim ini harus sudah dilakukan maksimal 72 jam setelah kejadian, namun aturan ini bersifat fleksibel dan tergantung pada layanan dan ketetapan yang dimiliki oleh perusahaan penyedia jasa asuransi.

Baca Juga : Cara Mendapatkan Mobil Pengganti Saat Klaim Asuransi

Cermati Kembali Polis Asuransi Kendaraan Anda

Jangan pernah menyepelekan asuransi perluasan banjir pada kendaraan yang Anda miliki, karena hal ini akan sangat membantu Anda menghindari beragam risiko dan kerusakan yang mungkin saja timbul di saat musim hujan datang. Untuk itu, cermati kembali polis asuransi kendaraan yang Anda miliki dan pastikan ada pertanggungan asuransi perluasan banjir di sana.

Baca Juga : Pentingnya Asuransi Kendaraan Untuk Anda