Pinjam Uang: KTA vs Pinjaman Fintech. Pertimbangkan Ini Sebelum Jatuhkan Pilihan

Opsi pinjam uang kini jadi solusi jitu yang diambil banyak orang untuk menyelesaikan persoalan kekurangan dana. Bukan karena hidupnya boros atau tidak pandai kelola keuangan makanya pinjam uang, melainkan ada kondisi tak terduga di mana beberapa orang benar-benar membutuhkan dana cepat yang jumlahnya cukup besar.

Memanfaatkan sebagian besar uang gajian bisa saja dilakukan. Namun, itu belum tentu merupakan langkah yang bijak. Sebab tak menutup kemungkinan hal tersebut justru akan mengganggu kondisi keuangan. Kalau kondisi keuangan terganggu, nanti akibatnya ada sejumlah kebutuhan yang tak terpenuhi. Di sinilah pinjam uang berperan sebagai solusi.

Nah, bagi Anda yang kebetulan butuh dana cepat dan jumlahnya cukup besar, saat ini tidak perlu lagi pusing-pusing mencarinya. Apalagi pinjam uang sudah bisa dilakukan secara online. Ada dua pilihan yang bisa Anda manfaatkan: Kredit Tanpa Agunan atau KTA bank dan pinjaman fintech atau dikenal sebagai pinjaman online.

Apa bedanya dan ke manakah mesti jatuhkan pilihan? Simak ulasannya berikut ini.

Baca Juga: Pinjam Uang Di Pegadaian vs KTA, Mana yang Lebih Oke?

Pinjam Uang di Bank lewat KTA, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Pinjam Uang KTA Bank Dana Cepat Tanpa Jaminan
Pinjam Uang Di Bank Selain Tanpa Jaminan, Bunganya Juga Kecil

Kredit Tanpa Agunan atau KTA adalah salah satu layanan pinjaman yang disediakan bank tanpa perlu menjaminkan apa pun. Syarat pinjam KTA terbilang mudah dan tak banyak.

Anda yang ingin pinjam uang di bank lewat KTA hanya perlu mempersiapkan Fotokopi KTP/KITAS, bukti penghasilan (slip gaji/SKP/SPT), fotokopi kartu kredit (jika punya), dan NPWP.

Ada pun kelebihan-kelebihan pinjam uang dalam bentuk KTA, di antaranya:

  • Syarat pinjam KTA mudah.
  • Tidak memerlukan agunan atau tanpa jaminan.
  • Suku bunga kecil mulai dari 0,95% dan tetap (selama masa kontrak).
  • Periode atau tenor cicilan pinjaman disesuaikan dari 12-60 bulan.
  • Ada perlindungan asuransi (untuk beberapa produk KTA dari bank tertentu).
  • Limit pinjaman yang cukup besar hingga Rp300 juta.

Namun, di balik kelebihan-kelebihan tersebut, pinjam uang lewat KTA memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

  • Pinjaman kemungkinan bisa tidak cair karena terkendala histori kredit atau skor kredit atau Informasi Debitur Individual (IDI) Histori.
  • Proses KTA belum tentu cepat, paling lama 14-21 hari.
  • Adanya pengenaan biaya begitu pengajuan KTA disetujui yang dikenal sebagai biaya provisi dan biaya di muka yang besarannya 1-5% untuk tiap-tiap biaya.
  • Adanya biaya kalau pelunasan dipercepat sekitar 5% dari sisa pokok pinjaman.

Pinjam Uang Online lewat Pinjaman Fintech Cepat, tapi Bayarnya

Pinjam Uang Pinjaman Fintech Dana Cepat Cair
Memilih Pinjaman Fintech sebagai Pilihan Pinjam Uang Selain Cepat Juga Tidak Ribet

Berbeda dari KTA meskipun sama-sama bisa di-apply secara online, pinjam uang online dengan mengambil pinjaman fintech menawarkan beberapa kemudahan. Salah satunya adalah dananya cepat cair.

Selain itu, syarat-syarat yang diminta pun tidak banyak. Anda hanya perlu meng-install aplikasi kemudian meng-upload foto KTP, NPWP, rekening bank yang berjalan selama 3 bulan, dan menyertakan media sosial yang dimiliki.

Bagaimana kelebihan-kelebihan dengan pinjam uang lewat pinjaman fintech? Ada beberapa kelebihan yang pastinya Anda rasakan saat pinjam uang lewat pinjaman fintech, di antaranya:

  • Syarat pinjam uang melalui pinjaman fintech tidak ribet.
  • Tanpa jaminan.
  • Dana pinjaman cepat cair karena prosesnya paling lama 3 hari kerja.
  • Tidak ada biaya, tapi ada juga yang mengenakan biaya. Hanya tidak sebesar biaya KTA.
  • Keamanan dijamin jika sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Bukan tanpa kekurangan, ada yang benar-benar diperhatikan saat pinjam uang dalam bentuk pinjaman fintech.

  • Bunga tinggi.
  • Periode atau tenor cicilan pinjaman singkat.
  • Limit pinjaman paling besar Rp10 jutaan.

Baca Juga: KTA atau P2P Lending, Manakah yang Lebih Menguntungkan? 

KTA vs Pinjaman Fintech, Manakah Solusi yang Cocok untuk Pinjam Uang?

Pinjam Uang KTA Pinjaman Fintech Bunga Kecil Sebelum Jatuhkan Pilihan, Hitung Baik-Baik Mana yang Cocok dengan Kemampuan Bayar

Dari pemaparan di atas jelas kalau pinjam uang lewat KTA berbeda dengan pinjam uang lewat pinjaman fintech mulai dari segi bunga, periode atau tenor pinjaman, lamanya proses aplikasi, pengenaan biaya, hingga proses pengecekan kelayakan debitur.

Kalau ditanya manakah yang cocok sebagai solusi untuk pinjam uang, semuanya tergantung dari kebutuhan akan pinjaman itu sendiri. Apakah tidak mendesak, mendesak, atau sangat mendesak?

Bagi Anda yang ingin pinjam uang tapi situasinya tidak mendesak karena sudah memasukannya ke dalam perencanaan keuangan (financial plan), KTA bisa jadi solusi yang menguntungkan. Bunganya mulai 0,95% per bulan, tenor pinjaman hingga 60 bulan, dan limit pinjaman hingga Rp300 juta menjadi keuntungan sendiri.

Masih belum yakin pinjam uang lewat KTA? Simak perhitungannya berikut ini. Katakanlah Anda ambil KTA bunga 0,95% dengan tenor 12 bulan sebesar Rp8 juta. Tiap bulannya Anda harus membayar cicilan:

(0,95% x 12) x Rp8.000.000 =

Rp912.000 + Rp8.000.000 =

Rp8.912.000 : 12 = Rp742.667 per bulan

Namun, perlu Anda ingat kalau nilai pinjaman KTA yang diterima dipotong dengan biaya-biaya. Katakanlah biaya administrasi Rp100.000, biaya provisi 2%, dan biaya materai Rp6.000. Dihitung-hitung berarti Anda sebenarnya akan menerima nilai pinjaman KTA:

Rp8.000.000 - ((2% x Rp8.000.000) + Rp100.000 + Rp6.000) = Rp7.734.000

Satu lagi yang perlu Anda ketahui skor kredit atau Informasi Debitur Individual (IDI) Histori harus benar-benar bagus. Sebab bank menilai kelayakan Anda untuk menerima pinjaman dengan melihat skor kredit.

Berbeda kalau situasi Anda sangat mendesak untuk pinjam uang. Pinjaman fintech yang prosesnya lebih cepat dari KTA bisa jadi solusi. Asalkan Anda siap dengan konsekuensinya: bunga tinggi dan tenor pinjaman singkat.

Pensaran seberapa besar pengembalian pinjaman fintech? Baik, katakanlah Anda pinjam uang di platform pinjaman fintech Rp8.000.000 selama 6 bulan (tenor paling lama). Dihitung-hitung tiap bulannya Anda harus membayar cicilan:

8% x Rp8.000.000 =

Rp640.000 + Rp8.000.000 =

Rp8.640.000: 6 bulan = Rp1.440.000 ditambah dengan biaya provisi: 6% x Rp8.000.000.

Jadi, cicilan per bulannya: Rp1.440.00 + Rp480.000 = Rp1.920.000 per bulan

Perlu diketahui biaya provisi tiap-tiap fintech berbeda. Mulai dari 6% hingga 12%.

Dengan perbedaan bunga cicilan dan tenor pinjaman, jelas lebih menguntungkan pinjam uang lewat KTA daripada pinjaman fintech. Belum lagi memperhitungkan biaya layanan yang dikenakan dalam pengambilan pinjaman fintech.

Plus kalau Anda telat bayar, ada biaya keterlambatan. Kalau ingin memperpanjang tenor pinjaman, ada biaya perpanjangan. Mengetahui semua itu, masih lebih baik pinjam uang lewat KTA, bukan?

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Selalu Cermat Saat Akan Pinjam Uang

Jangan sampai pinjam uang yang Anda ambil sebagai solusi menjadi masalah baru dalam urusan keuangan. Rata-rata pinjaman yang diambil debitur menjadi jerat yang siap mencekik kapan pun karena nilai cicilannya yang begitu besar.

Ini berarti risiko gagal bayar siap menanti ketika debitur mulai menunggak dan tak sanggup bayar cicilan beserta cicilan yang tertunggak plus biaya keterlambatan. Anda pasti tidak mau bukan berada dalam situasi tersebut yang selalu dihantui utang?

Itulah kenapa Anda mesti selalu cermat saat akan pinjam uang. Cermati bunga dan tenor pinjaman itulah yang utama. Sebab besar kecilnya nilai pinjaman tegantung dari dua hal tersebut. Dan selalu rencanakan jika akan mengambil pinjaman seandainya situasinya tidak mendesak.

Baca Juga: Hati-Hati Rentenir Pinjaman Dana Online Menghantui