Punya Uang Rp 1 Juta? Begini Cara Investasi Menguntungkan di Sukuk Tabungan 002

Menjelang akhir tahun 2018, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan kembali merilis produk investasi menguntungkan dengan modal minimal Rp1 juta dan imbal hasil atau yield sebesar 8,30% per tahun. Namanya Sukuk Negara Tabungan atau Sukuk Tabungan seri 002.

Buat kamu para pemula atau generasi milenial, bisa melirik produk Sukuk Tabungan 002. Selain imbal hasil menggiurkan, tabungan investasi ini dijamin aman, mudah, terjangkau, dan bebas risiko. Sebelum memutuskan investasi, yuk kenali pengertian, keuntungan, dan cara berinvestasi Sukuk Tabungan seri 002.

Baca Juga: Jangan Ragu, Investasi Emas Masih Untung Saat Rupiah Buntung

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Pengertian Sukuk Tabungan

loader
Pengertian Sukuk Tabungan

Sukuk Tabungan adalah produk investasi syariah yang ditawarkan pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia (WNI). Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini dikelola dengan prinsip-prinsip Islami, tidak mengandung unsur masyir (judi), gharar (ketidakjelasan), usury (riba), dan sudah dinyatakan syariah oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Jadi investasi ini sangat cocok buat kamu yang ingin berinvestasi aman tanpa riba karena tidak mengenal bunga. Yang ada hanya imbal hasil yang timbul dari manfaat penggunaan dana, berupa pembagian hasil, marjin pendapatan (fee) atau sewa.

Produk investasi ini terbilang baru, karena pertama kali atau seri 001 meluncur pada Agustus 2016 dengan tawaran imbal hasil 6,9% per tahun dan minimal pembelian Rp2 juta. Namun Sukuk Tabungan 002 yang dijual sejak 1 sampai 22 November 2018 memberikan imbalan lebih tinggi, tapi modalnya lebih kecil sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Keuntungan Sukuk Tabungan 002

1. Aman karena imbal hasil dan pokok dijamin negara

2. Tingkat imbal hasil menarik karena lebih tinggi dari rata-rata deposito, sementara pajak lebih rendah sebesar 15%

3. Bebas risiko suku bunga

4. Imbal hasil dibayar setiap bulan

5. Investasi ringan dengan modal hanya Rp1 juta

6. Tenor lebih pendek, yakni 2 tahun

7. Fasilitas pencairan atau early redemption tanpa dipungut biaya oleh pemerintah

8. Mendukung pembiayaan pembangunan nasional

9. Investasi sesuai prinsip syariah.

Modal Rp1 Juta, Imbal Hasil 8,30%

Berbeda dengan seri sebelumnya, kalau kamu punya uang sisa Rp1 juta sudah bisa menjadi investor Sukuk Tabungan 002. Karena batas minimal pemesanan Rp1 juta dan kelipatannya, sedangkan maksimum pembelian Rp3 miliar. Untuk imbalan ditetapkan 8,30% per tahun dan dibayarkan tanggal 10 setiap bulan. Pembayaran kupon perdana pada 10 Januari 2019.

Menariknya, Sukuk Tabungan 002 menggunakan sistem mengambang (floating) mengikuti perkembangan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7-Day Reverse Repo Rate yang akan dievaluasi setiap 3 bulan. Tapi kamu dijamin akan tetap untung, karena ada tingkat imbalan minimal sampai dengan jatuh tempo 10 November 2020 (2 tahun).

Simulasi kupon:

  • Kupon minimal ditetapkan 8,30% (BI 7DRR 5,75% ditambah spread 255 bps/2,55%)
  • Jika pada Januari 2019, BI menaikkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 6,00%, maka kamu bisa memperoleh imbalan 8,55% (6,00% plus spread 255 bps) pada periode Maret-Mei 2019.
  • Namun sebaliknya jika BI 7DRR turun 25 bps menjadi 5,50%, maka di periode Maret-Mei 2019, imbal hasil yang berlaku bukan 8,05% (5,50% plus spread 255 bps), melainkan tetap 8,30% yang merupakan imbalan minimal.

Kalau tiba-tiba butuh dana tunai, padahal investasi belum masuk jatuh tempo, kamu bisa mencairkannya dengan fasilitas early redemption. Kamu akan menerima sebagian pelunasan pokok Sukuk Tabungan 002 karena jumlah maksimal yang bisa diajukan 50% dari total kepemilikan investor tanpa dipungut biaya. Perlu diingat, waktu fasilitas early redemption 28 Oktober-5 November 2019 dan hanya dapat diajukan investor dengan minimal kepemilikan Rp2 juta di setiap mitra distribusi.

Sukuk tersebut menggunakan akad wakalah dan diterbitkan dengan aset agunan (underlying asset) proyek dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 serta Barang Milik Negara (BMN), berupa tanah dan atau bangunan.

Baca Juga: Memahami Obligasi Negara Ritel ORI015, Investasi Bermodal Rp 1 Juta untuk Milenial

Simulasi Perhitungan Keuntungan

loader
Simulasi Perhitungan Keuntungan

Contoh I = Investasi Rp1.000.000

  • Jika investor sudah memegang ST 002 pada 29 November 2018 (tanggal setelmen = 11 hari), maka perhitungan imbal hasil pada 10 Desember 2018 = 11/30 x 1/12 x 8,30% x Rp1.000.000 = Rp2.536
  • Pajak Sukuk Tabungan 002 adalah 15% = Rp2.536 x 15% = Rp380
  • Keuntungan bersih Rp2.536 – Rp380 = Rp2.156
  • Sedangkan untuk imbal hasil dari 10 Desember-10 Januari 2019 (1 bulan) = 1/12 x 8,30% x 1.000.000 = Rp6.917
  • Pajak 15% = Rp6.917 x 15% = Rp1.038
  • Keuntungan bersih = Rp6.917 – Rp1.038 = Rp5.879
  • Keuntungan bersih yang akan diperoleh pertama kali pada 10 Januari 2018 atas investasi yang sudah dilakukan sejak 29 November (1 bulan 11 hari), totalnya Rp2.156 + Rp5.879= Rp8.035.

Contoh II = Early Redemption

  • Jika investor menanamkan modal di Sukuk Tabungan sebesar Rp10.000.000, jumlah maksimal yang dapat dicairkan sebelum jatuh tempo atau early redemption (periode 28 Oktober-5 November 2018) sebesar Rp5.000.000.
  • Perhitungan imbal hasilnya, apabila pada November 2019 kupon yang berlaku 8,30% dan investor menggunakan fasilitas early redemption, maka imbal hasil yang akan diterima pada 10 Oktober 2019, yakni = Rp10.000.000 x 8,30% = Rp830.000 : 12 = Rp69.170
  • Pajak 15% = Rp69.170 x 15% = Rp10.376
  • Keuntungan bersih = Rp69.170 – Rp10.376 = Rp58.794

Selanjutnya:

  • Setelah early redemption di mana tersisa investasi Rp5.000.000, maka imbal hasil yang akan diterima pada 10 Desember 2019 (jika tidak terjadi perubahan imbalan tersebut) = Rp69.170 x 50% = Rp34.585
  • Pajak 15% = Rp34.585 x 15% = Rp5.188
  • Keuntungan bersih = Rp34.585 – Rp5.188 = Rp29.397.

Cara Investasi Sukuk Tabungan 002

Ada 4 cara investasi Sukuk Tabungan 002, antara lain:

1. Registrasi

  • Proses pendaftaran calon investor melalui sistem elektronik yang disediakan oleh mitra distribusi atau agen penjual. Memasukkan data-data, antara lain, data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor rekening dana, dan nomor rekening surat berharga. SID adalah kode tunggal dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek lndonesia (KSEI) selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian.
  • Calon investor yang belum memiliki nomor SID, rekening dana, dan/atau rekening surat berharga, akan dibantu agen.

2. Pemesanan

Setelah registrasi berhasil, calon investor bisa memesan ST-002 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam memorandum informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran ST-002.

3. Pembayaran

  • Setelah pemesanan diverifikasi (verified order), calon investor mendapatkan kode pembayaran (billing code) melalui email/SMS sesuai kebijakan masing-masing agen penjual.
  • Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui bank persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking) dalam batas waktu yang ditentukan.

4. Konfirmasi

Setelah pembayaran, calon investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order, serta akan memperoleh alokasi ST-002 pada tanggal setelmen.

Jika sudah mantap ingin berinvestasi, kamu dapat memilih 11 mitra distribusi atau agen penjual Sukuk Tabungan 002 di https://www.kemenkeu.go.id/sukuktabungan.

Timeline

1

Masa Penawaran

1-22 November 2018

2

Bentuk

Tanpa warakat, tidak dapat diperdagangkan, tidak dapat dilikuidasi/dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada early redemption

3

Penetapan Hasil Penjualan

27 November 2018

4

Tanggal Setelmen (Penyerahan)

29 November 2018

5

Tanggal Jatuh Tempo

10 November 2020 (Tenor 2 tahun)

6

Minimum Pemesanan

Rp1 juta dan kelipatan Rp1 juta

7

Maksimum Pemesanan

Rp3 miliar

8

Imbal Hasil

8,30% per tahun

9

Pembayaran Imbal Hasil

Tanggal 10 setiap bulan

10

Pembayaran Imbal Hasil Pertama Kali

10 Januari 2019

11

Periode Early Redemption

28 Oktober-5 November 2019

12

Setelmen Early Redemption

11 November 2019

Investasi, Pilihan Bijak Mengatur Keuangan

Kini berinvestasi semakin mudah dengan ragam pilihan produk yang ditawarkan pemerintah. Jangan habiskan uang sisa kamu untuk foya-foya. Punya uang Rp1 juta, langsung investasikan baik ke saham, reksa dana, surat utang negara, SBSN, fintech peer to peer landing, atau instrumen lainnya. Dengan investasi modal kecil, kamu sudah belajar menata masa depan keuangan ke arah lebih baik. Semoga sukses.

Baca Juga: Tips Hindari Investasi Bodong