Ramai Jual Beli Data Secara Online, Pilihlah Pinjaman Online dengan Cerdik

Jasa pinjaman online yang beberapa tahun ini sangat populer di kalangan masyarakat memang mempunyai kelebihan ketimbang pinjaman konvensional. Contohnya seperti proses pendaftaran yang lebih cepat dan mudah.

Tapi dibalik kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan, kalian harus lebih berhati-hati memilih jasa pinjaman online. Karena saat ini sedang marak penjualan data pribadi yang dilakukan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Para oknum ini menjual data tersebut melalui situs web ataupun media sosial dengan harga yang bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Orang-orang yang biasanya membeli data curian ini sudah bisa dipastikan digunakan untuk hal negatif seperti penipuan yang memeras korbannya untuk meraup banyak keuntungan. Setelah aksinya berhasil, pelaku penipuan kabur membawa uang hasil penipuannya. Sudah banyak kasus seperti ini yang terjadi, sangat meresahkan dan merugikan masyarakat.

Jangan terlena dengan proses yang cepat, kamu juga harus mencari tahu kredibilitas dan keamanan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Oleh karena itu, penting sekali mengenali aplikasi pinjaman yang aman. Bagaimana sih caranya?

Memilih pinjaman online dengan cerdik

1. Terdaftar di OJK

Pemerintah sudah mempunyai lembaga yang mengontrol dan mengawasi perusahaan finance yaitu Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga masyarakat bisa dengan aman meminjam ke perusahaan finance yang sudah terdaftar oleh OJK. Tapi sayangnya, masih banyak perusahaan fintech yang belum terdaftar di OJK.

Sepanjang 2018-2019, sedikitnya 1.230 entitas Fintech Peer-To-Peer Lending diketahui tidak terdaftar atau memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berpotensi merugikan masyarakat sesuai POJK Nomor 77/POJK.01/2016.

Oleh karena itu, jangan asal mengajukan pinjaman sebelum mengecek daftar perusahaan pinjaman pada situs resmi OJK. Kredivo adalah salah satu lembaga pinjaman online yang resmi terdaftar pada OJK, sehingga terjamin keamanannya.

2. Baca Syarat dan Ketentuan

Kamu juga harus lebih cermat dan teliti mempertimbangkan syarat dan ketentuan aplikasi fintech yang sudah di unduh, karena ada beberapa kasus pinjaman online yang memberikan bonus atau tambahan limit bila memberikan izin akses ke banyak aplikasi di dalam smartphone kamu. Jika diluar kewajaran yang telah ditentukan OJK, maka persetujuan akses tersebut sebaiknya ditolak demi tidak adanya penyalahgunaan data pengguna atau data aplikasi yang ada di smartphone kamu.

3. Pilih Pinjaman dengan Bunga Rendah dan Transparan

Transparansi bunga dan biaya layanan juga sangat penting. Karena banyak ditemui kasus pinjaman online dengan bunga dan denda yang tidak terbatas atau bunga 1% per hari, sebaiknya hindari pinjaman online tersebut karena sudah tidak masuk akal.

Banyak juga pinjaman online yang mengiming-imingi bunga yang rendah namun tidak memberi informasi tentang biaya admin atau biaya lain yang bisa tersembunyi di belakangnya. Hal ini yang menyebabkan banyak korban terjerat hutang karena tagihan membengkak secara tidak wajar.

Kredivo, adalah salah satu aplikasi pinjaman online yang menawarkan bunga rendah dan menampilkan seluruh biaya secara transparan. Bunga yang dikenakan mulai dari 2,95% hingga 4% per bulan, dengan biaya administrasi pada awal pencairan dana. Seluruh simulasi pinjaman, termasuk bunga dan biaya tambahan yang dikenakan, akan ditampilkan secara transparan di dalam aplikasi sebelum kamu menyetujui perjanjian pinjaman. Jadi, tidak ada biaya yang disembunyikan.

Bila kita lebih cerdik memilih pinjaman online mana yang lebih memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan, banyak sekali keuntungan yang bisa didapat. Jadi, setelah baca artikel ini, kalian harus lebih cerdik memilih pinjaman online, ya!

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Kredivo dan Cermati.com