RS Covid-19 di Pulau Galang, Fakta Rumah Sakit Khusus Corona di Indonesia

Rumah Sakit Corona
Ilustrasi penanganan pasien corona di rumah sakit

Cermati.com, Jakarta – Pemerintah resmi mengonfirmasi adanya warga yang terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko (Jokowi) Widodo pada Senin (2/3/2020).

Dari mulai munculnya virus corona jenis baru di Kota Wuhan, China, pada akhir Desember 2019 lalu, tak lama berselang sejumlah negara mulai mengonfirmasi masuknya virus tersebut ke wilayahnya.

Hingga awal Maret tahun ini, jumlah negara yang mengonfirmasi terjangkit virus corona mencapai 74 negara, termasuk Indonesia yang baru mengumumkan awal pekan ini. Penyebaran virus corona ini hampir bisa dikatakan sudah melebar ke seluruh penjuru dunia.

Berbagai negara yang mengumumkan adanya kasus Covid-19 ini pun menyediakan rumah sakit khusus untuk merawat dan mengisolasi pasien terpapar virus corona baru. Tak terkecuali Indonesia yang mulai menyiapkan rumah sakit (RS) khusus pasien terinfeksi atau suspect virus corona.

Jiika China membangun rumah sakit khusus untuk merawat dan mengisolasi pasien suspect corona dalam 10 hari, seperti apa persiapan RS khusus pasien corona yang disediakan pemerintah Indonesia ini? Berikut Cermati.com ulas yang dirangkum dari berbagai sumber.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Tidak Bangun RS Baru, Tapi Indonesia Hanya Siapkan RS Khusus Corona

Virus Corona
Ilustrasi virus corona Covid-19

Tak lama berselang pasca Presiden Jokowi mengumumkan adanya warga Indonesia yang sudah terinfeksi virus corona yang diduga tertular dari warga negara Jepang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyatakan kepada para awak media massa adanya rencana pemerintah membangun RS khusus corona di Pulau Galang, Batam.

Namun, wacana bangun rumah sakit baru khusus pasien terpapar atau suspect Covid-19 ini dibantah oleh Juru Bicara (Jubir) Penanganan Virus Corona sekaligus Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Achmad Yurianto.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Sekretaris Kabinet RI di setkab.go.id, Yurianto, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membangun rumah sakit baru khusus untuk menangani pasien Covid-19 seperti halnya yang dilakukan di China dari lahan kosong.

“Jadi jangan dipersepsikan kita mau membangun rumah sakit (khusus corona). Rumah sakit (untuk penanganan pasien suspect corona) itu sudah ada (bangunannya dan hanya perlu direnovasi),” kata Yurianto.

Baca Juga: Kabar Terbaru Penemuan Vaksin Virus Korona. Simak di Sini!

Sudah Ada 136 Rumah Sakit untuk Rawat Pasien Suspect Corona

Rumah Sakit
Ruang emergensi di rumah sakit

Menurut Yurianto, rumah sakit yang digunakan untuk merawat pasien terinfeksi maupun suspect virus corona saat ini sudah ada beberapa, salah satunya adalah rumah sakit yang ada di Pulau Galang. Kesemua rumah sakit tersebut merupakan RS rujukan untuk menerima rujukan pasien Covid-19.

Menurutnya, saat ini pemerintah sedang menyiapkan sekira 136 rumah sakit yang sudah ada dan tersebar di seluruh pelosok Indonesia untuk menerima rujukan kasus Covid-19. Ia menegaskan bahwa tidak ada pembangunan yang khusus karena pemerintah membangun rumah sakit itu sudah by system dan untuk saat ini sudah disiapkan rumah sakit rujukan yang berjenjang.

“Kita tahu kalau di dalam konteks pelayanan rumah sakit umum secara umum, ada 14 rumah sakit rujukan nasional, ada sekitar 50 rumah sakit rujukan regional. Rujukan provinsi dan rujukan regional,” kata Achmad.

Dalam konteks menyiapkan RS untuk penanganan pasien virus corona ini, lanjutnya, artinya berbagai perlengkapan, SDM, sarana, prasarana, difokuskan untuk menghadapi kasus Covid-19. Rumah sakit disiapkan untuk layanan kesehatan di daerah perbatasan, karena permasalahan di pulau-pulau itu jika harus dibawa ke Jakarta tentunya jadi terlalu jauh.

Baca Juga: Penyebaran Virus Corona Makin Meluas, Arab Saudi Tutup Perjalanan Umrah

Lalu, Seperti Apa Wujud RS Khusus Corona di Pulau Galang ini?

Bangunan di Kamp Vietnam Pulau Galang
Salah satu bangunan ex camp Vietnam di Pulau Galang yang masih difungsikan via probatam

Kendati ditegaskan tidak ada pembangunan rumah sakit baru yang khusus menangani pasien terinfeksi maupun suspect virus corona, tetap saja bikin penasaran seperti apa penampakan rumah RS yang satu ini, bukan?

Seperti dirangkum dari berbagai sumber, berikut fakta rumah sakit khusus corona di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau:

1. Bangunan Tua ‘Ex Camp Vietnam’ Jadi RS Khusus Corona

Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto, sebagaimana diberitakan media massa nasional mengungkapkan pihaknya akan merenovasi Kawasan Wisata Pulau Galang yang tadinya merupakan ex camp Vietnam, sebagai rumah sakit khusus penanganan pasien suspect corona.

2. Sebelumnya 'Ex Camp Vietnam' adalah Tempat Wisata

Ex Camp Vietnam selama ini dijadikan sebagai destinasi wisata sejarah di Pulau Galang, yakni Kampung Vietnam. Sejarahnya, pada 1979 hingga 1996, Indonesia menampung pengungsi dari Vietnam atau yang kerap dijuluki sebagai manusia perahu (Vietnamese Boat People). Di kampung Vietnam ini terdapat gereja tua, vihara, barak pengungsian, penjara, hingga Buddha tidur, kemudian bangunan bekas rumah sakit.

3. Ada 50 Kamar Isolasi di RS Pulau Galang

Disebutkan, rumah sakit khusus merawat pasien terpapar Covid-19 di Ex Camp Vietnam di Pulau Galang ini bakal dilengkapi dengan 50 kamar isolasi.

4. RS Pulau Galang Bisa Menampung 1.000 Pasien Corona

Rumah sakit khusus corona di EX Camp Vietnam ini nantinya diperkirakan bisa menampung hingga 1.000 pasien.

5. Luas Area RS Khusus Corona di Pulau Galang

Pulau Galang sendiri memiliki luas sekira 250 Ha. Sejarahnya, dari luas pulau ini diambil 80 Ha untuk Kawasan pengungsian masyarakat Vietnam yang menampung 250.000 jiwa oleh UNHCR.

6. Ex Camp Vietnam’ Memenuhi Syarat untuk RS Khusus Corona

Ex Camp Vietnam di Pulau Galang ini memenuhi syarat untuk dijadikan RS khusus penanganan pasien terdampak virus corona karena dari sisi lokasi cukup baik, dan sudah ada ketersediaan air, listrik, dan infrastruktur pendukung lain seperti akses jalan yang mulus, serta lainnya.

7. RS Khusus Corona Pulau Galang Dibangun dalam Sebulan

Kabarnya, pembangunan atau renovasi Ex Camp Vietnam di Pulau Galang ini bakal bisa rampung dan bisa segera digunakan dalam waktu satu bulan ke depan setelah dimulainya perbaikan serta penyiapan fasilitas yang diperlukan.

Lindungi Diri, Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Asuransi Kesehatan
Sudahkah Anda dan keluarga terlindungi asuransi kesehatan?

Informasi pencegahan tertularnya virus corona (Covid-19) sudah banyak tersebar, mengingat wabah pandemic yang belum ada penangkalnya atau vaksinnya ini telah menjadi perhatian dunia. Oleh karena itu, ketahui cara antisipasinya dan lindungi diri dari paparan virus corona jenis baru ini.

Sama seperti terkana virus influenza, istirahatlah bisa mengalami tanda-tanda yang biasanya ada pada gejala sakit flu. Jaga asupan nutrisi yang baik untuk tubuh dan jaga daya tahan tubuh dengan istirahat yang cukup agar imunitas tubuh terjaga.

Jika mengalami rasa tidak enak badan, jangan enggan segera memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat. Biar gampang, gunakan asuransi kesehatan yang dimiliki. Belum punya asuransi kesehatan? Jangan bingung, tinggal klik, bandingkan, dan pilih asuransi terbaik di SINI.

Baca Juga: Dampak Virus Corona, 31 Negara ini Tutup Penerbangan ke China