Saatnya Generasi Millennials Cermat Mengatur Uang Agar Berprestasi pada Finansialnya

Memperingati Hari Pendidikan Nasional sering kali hanya berfokus pada pembahasan akan kemajuan kualitas pendidikan di Indonesia dari sisi akademik saja. Padahal, pendidikan atau edukasi keuangan seperti pengelolaan keuangan pribadi menjadi hal penting diperhatikan.   

Sayangnya, fakta saat ini banyak kalangan anak muda atau generasi millennials yang masih buta finansial alias belum paham mengelola uang pribadi dengan baik. Bahkan, tidak sedikit generasi millennials yang cenderung memiliki gengsi tinggi atau tidak mau kalah saing dengan rekannya.

Efeknya, mereka lebih mudah menghamburkan uang bahkan ada juga yang rela berhutang demi memenuhi gaya hidup yang tengah ngetrend, up to date, kekinian, seperti membeli barang-barang mewah, smartphone mahal, sering nongkrong di cafe, liburan mewah dan sebagainya.

Memang, pengelolaan keuangan memang sangat jarang diajarkan di bangku pendidikan akademis. Terkadang kita harus rela untuk belajar sendiri agar bisa mengelola uang dengan baik. Hanya saja, ada banyak godaan bagi generasi millennials untuk bisa sukses mengelola keuanganya.

Mengikuti perkembangan gaya hidup boleh saja, tapi jika hal tersebut tidak dikontrol dengan baik, bisa berpotensi menimbulkan kekacauan finansial, seperti terjerat hutang besar. Yuk, saatnya menjadi generasi millennials yang cermat dan cerdas dalam mengelola keuangan dengan cara mudah ini.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Kurangi Gaya Hidup yang Tinggi

belanja sepatu
Kurangi Gaya Hidup yang Tinggi

Tidak ada yang salah jika Anda memenuhi keinginan berbelanja tapi kalau hanya dikarenakn menutupi gengsi atau tidak mau tersaingi, sebaiknya pikir-pikir lagi. Berbelanja secara berlebihan dan tidak didukung dengan pengelolaan keuangan dengan cerdas, maka Anda akan merugi.

Tips: Hilangkan sikap atau sifat negatif yang akan merugikan diri sendiri dan mulailah prioritaskan kebutuhan daripada keinginan yang akan jauh lebih baik dilakukan. Lakukan perbandingan sebelum berbelanja agar uang yang dikeluarkan tidak terbuang sia-sia. Hal tersebut tentunya akan memberikan dampak yang sangat baik pada kondisi finansial.

2. Hindari Hutang Konsumtif

loan
Hindari Hutang Konsumtif

Tidak sedikit anak muda zaman sekarang rela berhutang demi memenuhi kebutuhan gaya hidup. Tanpa berpikir panjang soal bunga yang tinggi dan bagaimana bayar tagihannya, mereka langsung memberanikan diri berutang kepada rentenir dengan jumlah yang banyak.

Padahal dengan melakukan hal seperti itu tentunya akan menyulitkan dirinya saat membayar tagihan, belum lagi jika tidak sanggup bayar. Hal itu akan berujung pada hutang yang akan terus membesar sehingga berujung pada penjualan harta untuk melunasi hutang tersebut.

Tips: Sebaiknya hindari berutang demi membeli barang-barang mewah yang memiliki harga tinggi. Alangkah baiknya berhutang untuk mengembangkan finansial agar semakin banyak jumlah uang yang dihasilkan, seperti berbisnis.

3. Penggunaan Kartu Kredit dengan Tepat

bayar pakai kartu kredit
Gunakan Kartu Kredit dengan Bijak

Kartu kredit adalah kartu hutang yang jika digunakan akan dikembalikan dalam bentuk tagihan bulanan. Kartu kredit juga berbeda dengan debit yang jika dilakukan penarikan tunai maka akan dikenakan bunga yang besar dari jumlah tarikan uangnya sehingga secara otomatis akan membengkak pada jumlah tagihan yang harus dibayarkan. Padahal kartu kredit bisa menjadi alat pembayaran yang berfungsi menghemat pengeluaran dengan banyaknya promo, diskon, poin rewards saat bertransaksi.

Tips: Agar kondisi finansial Anda baik-baik saja, maka hindari penggunaan kartu kredit yang salah bahkan bisa berujung pada kebangkrutan. Misalnya saja, telat membayar tagihan, hanya membayar minumnya saja, sering melakukan tarik tunai dan sebagainya. Mulailah rubah dengan penggunaan kartu kredit dengan bijak.

Baca Juga: 10 Keuntungan Utama Memiliki Kartu Kredit

4. Sadar Menabung dan Investasi

saving invest
Sadar Menabung dan Investasi

“Menabungnya nanti saja kalau ada sisa uang” atau “buat apa investasi, mending uangnya dipakai saja buat yang lain”. Hingga saat ini masih ada orang yang berpikir seperti itu. Padahal, dengan menabung dan investasi sangat memberikan keuntungan.

Tips: Tabunglah sekian persen dari jumlah penghasilan yang didapat. Dengan adanya tabungan bisa dijadikan sebagai dana darurat yang bisa digunakan kapan saja jika diperlukan. Sementara pada investasi tentunya akan menambah jumlah kekayaan di masa depan. Pilihlah jenis produk investasi yang dipahami antaranya emas, saham, obligasi, reksa dana, dan properti. Agar terhindar dari investasi bodong, sebagai investor pemula sebaiknya tanyakan terlebih dahulu kepada rekan atau saudara yang paham mengenai investasi.

Baca Juga: Simak 5 Tips Berikut untuk Mencapai Tujuan Keuangan yang Sukses

5. Kreatif Cari Tambahan Penghasilan

online shop
Cari Penghasilan Tambahan

Jika uang yang selama ini didapat dirasa kurang, maka tidak salahnya mencari sumber penghasilan kedua. Saat ini, banyak peluang usaha yang bisa dilakukan tanpa harus mengganggu aktivitas utama. Walaupun usaha ini menjadi sampingan tapi bisa saja menghasilkan keuntungan yang lumayan jika dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Tips: Bagi generasi millennials cobalah asah kreativitas yang dimiliki sehingga bisa memberikan peluang usaha dan pilihlah jenis usaha yang paling dikuasai. Bisa saja dengan memanfaatkan hobi seperti desain, membuat aksesoris dan sebagainya.

Mulai dari Sekarang

Meraih prestasi dalam segala hal termasuk pada finansial bisa dilakukan oleh siapapun. Jika kondisi finansial saat ini masih buruk, tidak ada kata terlambat untuk merubah dan belajar hingga prestasi finansial Anda dapat. Rubahlah secara perlahan mulai dari yang mudah dilakukan hingga pada akhirnya kondisi finansial membaik. Alangkah baiknya jika Anda tidak lupa membuat perencanaan keuangan sehingga pengeluaran dapat terkontrol dengan baik.

Baca Juga: Dengan Tips Berikut, Capailah Target Keuangan di Setiap Jenjang Usia