Sabar Ya! Ini Waktu Penurunan Bunga Kredit bila BI 7-DRRR Turun

Bank Indonesia
Ilustrasi gedung Bank Indonesia

Cermati.com – Bank sentral Indonesia (BI) memutuskan menurunkan tingkat suku bunga acuannya (BI 7 Day Reserve Repo Rate) sebesar 25 basis poin (bps) ke 5,75 persen pada 18 Juli 2019, dari sebelumnya di angka 6 pesen.

Berdasarkan data Bank Indonesia dalam situs resminya di bi.go.id, menunjukkan sebelumnya BI telah mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI 7-DRRR) sebesar 6% tersebut selama 8 bulan sejak 15 November 2018.

Sebagai acuan, suku bunga BI 7 day reserve repo rate menjadi patokan bagi perbankan dan lembaga keuangan penyalur kredit untuk menentukan besar tingkat bunga kreditnya ke nasabah.

Dengan penurunan BI 7-DRRR ini, apakah bunga kredit seperti KPR, KPA, kredit kendaraan bermotor, pinjaman tunai, dan lainnya juga akan langsung turun? Lalu, berapa persen penurunan bunga kredit nantinya?

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

Ini Kata Ekonom soal Kapan Bunga Kredit Turun

Bunga Turun
Ilustrasi suku bunga kredit turun

Vice President Corporate Communications and Senior Economist PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk, Ryan Kiryanto, kepada Cermati.com mengungkapkan perbankan dan lembaga keuangan bukan bank yang menyalurkan kredit akan merespons penurunan tingkat suku bunga BI.

Akan tetapi, bank dan lembaga penyalur kredit butuh waktu untuk menyesuaikannya. Biasanya ada jeda waktu (time lag) antara kebijakan yang terapkan BI terhadap respons perbankan.

“Tunggu 2-3 bulan ke depan (bank menyesuaikan bunga kreditnya dari penurunan suku bunga acuan BI),” kata Ryan.

Baca Juga: Daftar Bunga KPR Terkini di 16 Bank Besar

Bunga Kredit akan Turun Berapa?

Suku Bunga Kredit
Ilustrasi suku bunga kredit

Masih menurut Ryan, besar bunga kredit yang akan turun nantinya tidak akan jauh berbeda dengan besar penurunan suku bunga BI 7-day repo reserve rate tersebut.

Ia menyebutkan, kemungkinan bank akan menyesuaikan tingkat suku bunga acuan BI itu tidak jauh dari besar penurunan BI 7-DRRR. Jika penurunan suku bunga BI ini 0,25% (25 bps), maka bunga kredit perbankan juga akan turun sebesar itu.

Namun, untuk jenis bunga kredit tertentu seperti properti misalnya, besar suku bunga kredit bisa saja masih dipengaruhi oleh faktor lain dalam strategi dan kebijakan masing-masing bank.

Baca Juga: Suku Bunga BI Naik Jadi 6%, Kredit ini Bakal Mahal!

Perminat Kredit Mobil dan Rumah Bakal Moncer

Kredit Mobil
Ilustrasi membeli mobil

Deputi Gubernur BI, Doddy Budi Mulyo, seperti dilansir dari detikfinance menyebutkan, dengan penurunan suku bunga acuan ini nantinya akan meningkatkan permintaan kredit. Sebab biaya pinjaman ke bank menjadi lebih murah.

Tentu saja, penurunan suku bunga BI ini merupakan yang ditunggu-tunggu masyarakat yang hendak mengajukan kredit atau pun sedang memiliki beban kredit seperti KPR, kredit mobil, dan masih banyak lagi.

Hal ini diamini oleh Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiharto, seperti dikutip dari liputan6.com, bahwa penurunan suku bunga acuan BI 7-DRRR tersebut akan menurunkan bunga kredit mobil.

Harapannya, hal ini bisa meningkatkan minat orang untuk membeli kendaraan yang dibutuhkan secara kredit. Karena daya beli masyarakat menjadi bisa lebih menyesuaikan.

Begitu juga dengan kredit rumah (KPR), Vice President Coldwell Banker, Dani Indra Bhatara, menyatakan bunga KPR akan menyesuaikan penurunan suku bunga BI meski tidak bisa langsung dalam jangka pendek.

“Dengan suku bunga BI turun, suku bunga bank juga bisa turun walaupun tergantung kebijakan dan strategi masing-masing bank. Hanya kalaupun ada penurunan bakal ada gap waktu beberapa bulan untuk penyesuaian suku bunganya,” kata Dani seperti dikutip dari bisnis.com.

Daftar Suku Bunga Acuan BI 7 Day Repo Reserve Rate

Berikut tingkat suku bunga acuan BI 7 day repo reserve rate dalam 3 tahun terakhir dikutip dari situs resmi Bank Indonesia.

Tahun

Tanggal & Bulan

BI 7-Day

2019

18-Jul

5,75%

 

20-Jun

6%

16-Mei

6%

25-Apr

6%

21-Mar

6%

21-Feb

6%

17-Jan

6%

2018

20-Des

6%

 

12-Nov

6%

23-Okt

5,75%

27-Sep

5,75%

15-Agu

5,50%

19-Jul

5,25%

29-Jun

5,25%

30-Mei

4,75%

17-Mei

4,50%

19-Apr

4,25%

22-Mar

4,25%

15-Feb

4,25%

18-Jan

4,25%

2017

14-Des

4,25%

 

16-Nov

4,25%

 

19-Okt

4,25%

 

22-Sep

4,25%

 

22-Agu

4,50%

 

20-Jul

4,75%

 

15-Jun

4,75%

 

18-Mei

4,75%

 

20-Apr

4,75%

 

16-Mar

4,75%

 

16-Feb

4,75%

 

19-Jan

4,75%

2016

15-Des

4,75%

 

17-Nov

4,75%

20-Okt

4,75%

22-Sep

5%

19-Agu

5,25%

21-Jul

5,25%

16-Jun

5,25%

19-Mei

5,50%

21-Apr

5,50%

Bukan Hanya Bunga Kredit, Bunga Deposito juga Turun

Deposito
Ilustrasi investasi deposito

Seiring dengan penurunan suku bunga acuan BI-7 day reserve repo rate ini, bukan hanya bunga kredit saja yang bakal turun, tapi juga akan menurunkan tingkat bunga simpanan seperti deposito dan lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede, sebagaimana dilansir dari detikfinance, menyebutkan bahwa yang paling cepat merespons penurunan suku bunga acuan BI ini adalah kategori bunga simpanan, seperti deposito, tabungan, dan giro.

Biasanya, bunga simpanan di bank akan menyesuaikan tingkat suku bunga acuan BI sekitar 1 bulan kemudian. Setelah itu dilanjutkan dengan penurunan bunga kredit.

Seperti diketahui, dalam penurunan BI 7-day reserve repo rate ini, Bank Indonesia juga menurunkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 5% dan Lending Facility di level 6,5%.

Baca Juga: Bunga Acuan BI Turun, Investasi Manakah yang Sebaiknya Dipilih?