Sambil Menunggu Waktu Berbuka, Ayo Nikmati 7 Wisata Religi di Jakarta Ini

Ngabuburit merupakan salah satu kebiasaan umum masyarakat Indonesia saat menunggu waktu berbuka puasa. Banyak pilihan tempat untuk ngabuburit buka puasa, carilah tempat ngabuburit yang tidak hanya berbuka puasa tetapi juga bisa melaksanakan ibadah setelah selesai berbuka. Salah satu pilihan yang bisa Anda coba adalah ngabuburit di lokasi wisata religi.

Di Jakarta ada beberapa destinasi wisata religi yang bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi sembari ngabuburit tiba. Jadi, selain menunggu waktu maghrib, Anda juga bisa sekalian belajar tentang sejarah dan keislaman ataupun melaksanakan amalan ibadah lainnya, misalnya mengaji. Di mana sajakah tempat-tempat itu? Simak ulasan berikut.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

1. Masjid Istiqlal

masjid istiqlal
masjid istiqlal

Lokasi: Jl. Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat

Masyarakat Jakarta pasti sudah tidak asing dengan masjid megah yang berada di pusat Jakarta ini. Luasnya yang mencapai 93.200 meter dengan daya tampung 200.000 jemaah membuat masjid ini menjadi salah satu masjid terbesar di asia tenggara. Masjid yang pembangunannya diprakarsai oleh Ir. Soekarno ini memiliki arsitektur modern dengan dinding dan lantai marmer.

Bagi Anda yang bertempat tinggal di Jakarta Pusat dan sekitarnya, tidak ada salahnya untuk menghabiskan waktu sambil menunggu bedug maghrib di kawasan Masjid Istiqlal. Hal ini karena kawasan Masjid Istiqlal selalu ramai pada bulan Ramadan terutama menjelang waktu berbuka. Para pedagang yang menjajakan makanan pun berjejer di kawasan masjid ini. 

2. Masjid Agung Sunda Kelapa

masjid sunda kelapa masjid agung sunda kelapa via klimg.com

Lokasi: Jl. Taman Sunda Kelapa No.16, RT.6/RW.4, Menteng, Jakarta Pusat

Selain Masjid Istiqlal, ada juga masjid menarik di Jakarta Pusat yang dapat Anda jadikan destinasi religi sambil menunggu waktu berbuka. Adalah Masjid Agung Sunda Kelapa yang dibangun pada tahun 1960an atas prakarsa arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), Ir. Gustaf Abbas,

Masjid ini terbilang unik karena tidak terdapat kubah, bedug, bintang-bulan, dan sederet simbol khas timur tengah pada bangunannya. Bentuk bangunannya pun tidak kalah uniknya, yakni berbentuk perahu yang menyimbolkan pelabuhan sunda kelapa tempat saudagar muslim berdagang dan menyebarkan islam di masa lalu. Bagi Anda yang penasaran bisa langsung mengunjunginya.

 

3. Situs Religi Makam Mbah Priok

makam mbah priok makam mbah priok via klimg.com

Lokasi: Jalan Pasar Koja RW.1, Koja, Jakarta Utara

Setelah sempat menjadi sengketa, makam mbah priok resmi diubah menjadi cagar budaya dan kawasan wisata religi oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Di dalam kawasan ini terdapat 13 makan termasuk makam Habib Hasan al Hadad atau lebih dikenal sebagai Mbah Priok.

Rencananya, di kompleks makam ini nantinya akan dibangun masjid apung dan segala fasilitas penunjangnya. Selain itu, pada komplek makam terdapat aliran air menyegarkan yang biasa digunakan pengunjung untuk berwudhu atau sekadar mencuci muka. Kawasan ini selalu ramai dikunjungi orang untuk berziarah, terutama pada malam Jum’at.

Baca Juga: Tempat Wisata Indonesia yang Mirip Dengan di Mancanegara

4. Masjid At-Tin

masjid at tin masjid at-tin via blogspot.com

Lokasi: Jl. Raya Taman Mini Pintu 1, Jakarta Timur

Masjid At-Tin didirikan pada zaman presiden Soeharto untuk mengenang kepergian istrinya, Tien Soeharto. Masjid yang didirikan tahun 1997 di atas tanah seluas 70.000 m ini mampu menampung 9.000 orang di bagian dalam dan 1.850 orang di selasar tertutup bagian luar masjid.

Terletak di dekat kawasan objek wisata Taman Mini Indonesia Indah membuat masjid ini selalu ramai dikunjungi. Di sekitar masjid juga ramai pedagang menjual aneka jenis makanan dan minuman. Apalagi di bulan puasa ini, banyak orang yang sedang lewat sengaja singgah untuk berbuka puasa dan sholat maghrib dan tarawih di kawasan masjid ini.

5. Makam Al-Hawi Condet

makam al hawi makam al-hawi condet via alhabibahmadnoveljindan.org

Alamat: Jalan Condet Raya No. 44, RT.2/RW.6, Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur

Bagi Anda yang bertempat tinggal di Jakarta Timur, Makam Al-Hawi Condet bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu sambil menunggu waktu berbuka puasa. Makam para habib ini tetap ramai peziarah pada bulan puasa.

Selain itu, di sekitar kawasan Condet juga banyak terdapat pedagang yang menjual parfum dan segala pernak pernik khas Arab Saudi. Pedagang makanan enak juga tidak kalah ramainya di daerah Condet, jadi saat menunggu waktu berbuka di sana Anda tidak perlu khawatir memilih makanan.

6. Masjid Agung Al-Azhar

masjid al-azhar masjid agung al-azhar via forsalam.com

Lokasi: Jl. Sisingamangaraja, RT.2/RW.1, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Masjid Agung Al-Azhar merupakan bangunan masjid megah yang dibangun sejak tahun 1953 dan selesai di tahun 1958. Terletak di komplek Perguruan Al Azhar, lokasi masjid ini berdekatan dengan Universitas Al Azhar Indonesia. Selain itu, rumah ibadah ini juga termasuk salah satu dari 18 situs tapak sejarah perkembangan kota Jakarta dan pada tanggal 19 Agustus 1993 resmi dijadikan cagar budaya.

Kawasan ini didapati selalu ramai, cocok sekali bagi yang ingin menghabiskan waktu untuk ngabuburit selama bulan puasa. Selain menunggu waktu buka puasa, Anda juga bisa sekalian beribadah di dalam masjid. Tertarik mengunjunginya? Langsung saja datangi alamatnya.

Baca Juga: 5 Tempat Liburan Edukasi Anak di Jabodetabek

7. Masjid Perahu

masjid perahu masjid perahu via detik.net.id

Lokasi: Jl. Casablanca, RT.3/RW.5, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan

Satu lagi bangunan masjid unik yang dapat dikunjungi sambil menunggu waktu berbuka puasa adalah masjid Perahu. Masjid dengan nama asli Masjid Agung Al Munada Darussalam Baiturrahman ini salah satu bagian bangunannya berbentuk seperti perahu, oleh karena itu masjid ini lebih dikenal dengan nama masjid perahu.

Masjid yang bentuk uniknya ini terinspirasi dari kisah nabi Nuh ini selalu ramai di bulan Ramadan. Apalagi di 10 malam terakhir menjelang Idul Fitri, masjid ini ramai dipenuhi dengan acara-acara kajian keislaman. Jadi, selain menunggu waktu buka puasa, Anda juga bisa sekalian mempertebal iman dengan mengikuti acara keagamaan.

Berwisata sambil Ibadah

Destinasi wisata religi memang sangat cocok dipilih untuk menghabiskan waktu sambil menunggu bedug maghrib tiba. Selain jalan-jalan, Anda juga bisa sekalian beribadah karena sebagian dari tempat wisata religi adalah masjid yang merupakan tempat ibadah umat Islam.

Baca Juga: 6 Tips Hemat Selama Puasa