Sebelum Berganti Karier, Jawab dan Pertimbangkan 5 Pertanyaan Ini

Pernah menemui kolega kerja yang sebelumnya bekerja pada bidang yang sangat berbeda? Misalnya, awalnya sebagai teknisi elektronik kemudian banting setir menjadi analis keuangan. Atau akuntan yang berubah haluan kariernya menjadi desainer. Pergantian karier tersebut sangat sering terjadi dalam dunia kerja. Banyak alasan seseorang mengganti kariernya, seperti gaji, adanya karier yang menjanjikan, desakan kebutuhan, ingin bekerja menurut hobi, atau hanya ikut-ikutan.

Memang berganti karier tidak salah selama karier yang dipilih tidak merugikan banyak orang. Namun, apakah Anda telah menimbang keuntungan dan kerugian jika nantinya berganti karier? Terdapat lima hal yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk berganti karier.

Baca Juga: 6 Hal Yang Harus Diketahui Sebelum Pindah Kerja

Jawab Pertanyaan Ini Saat Hendak Memutuskan Berganti Karier

Pikirkan matang-matang. Menempatkan diri pada posisi yang baru benar-benar butuh kesiapan mental juga kemauan kuat dari dalam diri Anda. Jangan nantinya apa yang sudah diputuskan menjadi penyesalan di kemudian hari. Cari tahu sejauh mana Anda bersungguh-sungguh ingin berganti karier lewat pertanyaan berikut ini.

1. Apa Alasan Utama Mengganti Karier?

Ganti Karier

Pertimbangkan Kenapa Harus Berganti Karier? via workitdaily.com

 

Motivasi seseorang berganti karier sangat beragam. Ada yang dikarenakan waktu yang kurang fleksibel, tingkat gaji rendah, atau lingkungan yang tidak sesuai. Sebelum memutuskan untuk berganti karier, pastikan bahwa Anda memiliki alasan yang kuat. Jangan jadikan alasan non profesional, seperti tidak suka dengan sifat A atau ingin mengikuti B, sebagai faktor utama. Tanyakan pada diri sendiri mengapa harus berganti karier? Jika memang alasan tersebut masuk akal dan hanya dapat diselesaikan dengan berganti karier, keputusan Anda sudah tepat.

2. Siapkah Memulai Segalanya dari Awal?

Mempersiapkan Mental Kerja

Jangan Lupa untuk Mempersiapkan Diri via youthministry360.com

 

Mengganti karier berarti mengulang semuanya dari nol. Anda harus belajar ilmu yang baru dan bekerja pada lingkungan yang baru. Anda perlu mempersiapkan diri dengan matang. Jangan sampai Anda mengganti kembali karier atau balik ke karier sebelumnya hanya karena kurangnya persiapan. Bila Anda belum siap untuk belajar dan mulai segalanya dari awal, itu berarti berganti karier bukanlah solusi.

Ikutilah pelatihan khusus atau kursus-kursus yang sesuai dengan karier baru yang ingin Anda geluti. Misalnya, bila Anda ingin berubah karier ke bidang keuangan, ikutilah kursus pada bidang keuangan. Mempersiapkan diri dengan matang menunjukkan bahwa Anda tidak main-main.

3. Apakah Cukup Percaya Diri untuk Tidak Mengulanginya Lagi?

Membangun Kepercayaan Diri

Kalau Yakin Bisa, Percayalah Bahwa Anda Benar-Benar Bisa via meetingsnet.com

 

Apabila berganti karier dikarenakan faktor lingkungan yang tidak sesuai, apakah Anda yakin akan cocok dengan lingkungan yang baru? Selalu berganti karier dapat menjadikan citra Anda buruk di mata perusahaan. Tidak ada perusahaan yang menginginkan dan mempekerjakan seseorang yang terus-menerus berganti pekerjaan dan belum berpengalaman.

Jika alasan berganti karier datang dari masalah yang muncul dari diri Anda, tak menutup kemungkinan Anda akan terus berpindah-pindah tempat kerja. Sesuaikan pekerjaan dengan apa yang Anda impikan atau ingini. Dengan begitu, Anda dapat mengurangi pergantian karier akibat faktor internal.

4. Apakah Perencanaan Karier Sudah Matang dan Jelas?

Perencanaan Karier yang Baik

Rumuskan dan Rencanakan Sebaik-Baiknya Karier Anda via play.google.com

 

Sudahkah memiliki perencanaan yang tepat sebelum akhirnya berganti karier? Artinya, Anda harus memiliki rencana, pola pekerjaan yang benar, sasaran karier, serta peningkatan diri yang benar untuk mencapai target karier. Tanyakan pada diri apakah Anda telah menyusun rencana tersebut untuk karier baru? Yang lebih penting lagi apakah karier baru sudah memungkinkan Anda untuk mempunyai tujuan karier yang tepat?

5. Sudahkah Mempertimbangkan Kerugiannya?

Cara Hitung Untung Rugi

Perkirakan dan Perhitungkan Kerugian yang Mungkin Bisa Saja Terjadi via blog.vendhq.com

 

Selain harus memulai segalanya dari awal, berganti karier memiliki kerugian lainnya. Pertama, Anda tidak dapat mengembangkan kemampuan yang lebih dalam tentang karier sebelumnya. Kemampuan yang standar tidak dapat membawa Anda ke jenjang manajemen yang tinggi. Kemudian karena selalu berganti karier, Anda dapat dianggap sebagai individu yang tidak kuat mentalnya. Oleh karena itu, pertimbangkan kerugiannya sebelum memutuskan untuk berganti karier.

Baca Juga: 5 Tips Untuk Membangun Personal Branding di Sosial Media

Lakukan dengan Persiapan dan Rencana yang Matang

Sebenarnya, karier bukanlah sumber penghasilan atau pekerjaan yang dilakukan begitu saja, melainkan kualitas atau integritas seorang individu. Setiap pekerjaan pasti ada masalahnya sendiri. Untuk itu, Anda harus melatih diri untuk mencari solusi yang efektif, seperti meningkatkan kemampuan komunikasi atau mengubah sikap menjadi lebih baik. Jika memang berganti karier adalah satu-satunya cara, ada baiknya melakukan dengan persiapan dan rencana yang matang.

Baca Juga: 13 Alasan Pindah Kerja yang Sering Digunakan Pegawai