Sebelum Menikah, Sudahkah Mendiskusikan Urusan Keuangan Ini dengan Pasangan?

Setelah lama menjalin hubungan dan merasa saling cocok, akhirnya Anda bersama pasangan merasa sudah mantap untuk menikah. Bicara pernikahan berarti bicara bagaimana Anda dan pasangan hidup bersama, melakukan apapun bersama-sama, dan memenuhi kebutuhan juga bersama-sama.

Satu yang penting, sudahkah Anda bersama pasangan mendiskusikan soal keuangan? Perlu diingat rumah tangga berjalan dengan baik jika keuangannya sehat. Untuk itu, sejak awal Anda dan pasangan seharusnya telah saling mengetahui kondisi keuangan masing-masing agar tidak terjadi salah paham nantinya.

Bagaimanapun kondisi keuangan Anda dan pasangan, penting untuk terbuka satu sama lain. Tidak perlu malu. Sebab hal ini demi kebaikan Anda dan pasangan dalam menjalani rumah tangga. Terlebih melangsungkan pernikahan membutuhkan dana yang terbilang cukup besar.

Oleh karena itu, mulailah mendiskusikan urusan tersebut sebelum menikah. Bila bingung harus memulainya darimana, beberapa pertanyaan berikut ini bisa membantu Anda dan pasangan untuk membuka pembicaraan.

Baca Juga: Pengelolaan Keuangan yang Baik Sesudah Menikah

1. Mengenai Penghasilan, Bagaimanakah Pengelolaannya?

Penghasilan Suami Istri

Jujur Tentang Penghasilan Menghindarkan dari Masalah via shutterstock.com

 

Jujurlah mengenai ketika Anda dan pasangan berbicara penghasilan. Tidak mudah memang untuk membicarakan hal yang satu ini. Terlebih kalau ada ketimpangan antara penghasilan Anda dan pasangan.

Ketika Anda dan pasangan telah mengetahui jumlah penghasilan masing-masing, akan lebih mudah untuk mendiskusikan bagaimana pengelolaannya dan pengalokasiannya. Apakah menyatukan penghasilan untuk dikelola bersama atau memisahkan dengan pembagian tanggung jawab pemenuhan kebutuhan.

Belum lagi berbagai rencana keuangan lainnya dalam rumah tangga. Sebab semua dana yang dibutuhkan untuk kepentingan tersebut bersumber dari penghasilan Anda bersama pasangan.

2. Bagaimana Penyusunan Anggaran Rumah Tangga Setelah Menikah Nanti?

Anggaran Rumah Tangga

Ilustrasi Penyusunan Anggaran Rumah Tangga via shutterstock.com

 

Anggaran rumah tangga menjadi poin penting yang wajib dibahas sebelum menikah. Setiap orang tentu memiliki cara dan aturan yang berbeda terkait dengan anggaran keuangan. Hal yang sama juga berlaku untuk Anda dan pasangan.

Apapun dan bagaimanapun cara Anda dan pasangan mengelola keuangan masing-masing selama ini tentu akan berubah setelah menikah nanti. Kebutuhan rumah tangga dibandingkan dengan kebutuhan lajang akan sangat berbeda. Itulah mengapa penting bagi Anda untuk mendiskusikannya dan membuat beberapa terobosan/kebijakan terkait anggaran rumah tangga.

3. Siapa yang Akan Menjadi Juru Bayar dalam Rumah Tangga?

Ibu Rumah Tangga

Ilustrasi Ibu Rumah Tangga via shutterstock.com

 

Jangan lupa untuk memilih juru bayar dalam rumah tangga Anda. Sebab ini akan membantu Anda dan pasangan untuk lebih mudah dalam mengelola keuangan. Kesibukan Anda dan pasangan mungkin berbeda sehingga ini bisa menjadi pertimbangan untuk memilih juru bayar.

Meskipun pada umumnya, hal ini ditangani seorang istri, belakangan ini tak jarang suami mengambil tanggung jawab tersebut dalam rumah tangga. Diskusikan ini dengan baik sejak awal agar kelak keuangan bisa berjalan dengan lancar.

4. Apa Tujuan Keuangan yang Ingin Dicapai?

Tujuan Keuangan Rumah Tangga

Bicarakan Tujuan Keuangan yang Ingin Dicapai via shutterstock.com

 

Diskusikan tujuan keuangan yang akan Anda capai bersama pasangan kelak. Jangan sampai tidak membahas hal ini. Semua orang pastinya menginginkan keuangan yang baik pada masa yang akan datang.

Hal ini akan sangat dipengaruhi salah satunya oleh tujuan keuangan. Setidaknya, Anda dan pasangan harus memiliki tujuan keuangan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan adanya tujuan keuangan, Anda dan pasangan semakin termotivasi dalam meningkatkan penghasilan.

5. Berapa Dana yang Disisihkan untuk Ditabung atau Diinvestasikan?

Tabungan Rumah Tangga

Jangan Lupa untuk Menabung via shutterstock.com

 

Tabungan memiliki fungsi yang sangat vital dalam keuangan. Tabungan nantinya berguna sebagai dana yang akan diandalkan dalam mengatasi berbagai masalah yang mungkin muncul dalam keuangan.

Ingat juga untuk berinvestasi. Walaupun investasi sifatnya jangka panjang, kelak Anda dan pasangan akan menikmati hasilnya. Jangan sampai melakukannya tidak teratur karena ini akan berpengaruh pada besarnya hasil yang Anda dan pasangan tuai.

6. Apa Ingin Melanjutkan Pendidikan setelah Menikah?

Dana Pendidikan

Ilustrasi Dana Pendidikan via shutterstock.com

 

Terkadang ada pasangan yang belum mencapai tingkat pendidikan yang diinginkannya, bahkan meski mereka telah menikah. Diskusikan hal ini bersama pasangan, termasuk bagaimana dan darimana dana pendidikan ini akan diambil. Hal ini penting dan perlu dibahas karena bisa saja memengaruhi karir dan kesuksesan Anda atau pasangan.

7. Kapan Akan Memiliki Anak dan Bagaimana Mempersiapkan Biayanya?

Biaya Bayi

Mempersiapkan Biaya untuk Kelahiran Bayi via shutterstock.com

 

Pasangan yang telah menikah tentunya memiliki keinginan untuk mempunyai anak. Untuk itu, Anda dan pasangan perlu membahas kapan dan bagaimana mempersiapkan kehadiran si kecil tersebut.

Kehamilan dan kelahiran bayi memerlukan perencanaan yang matang, terutama terkait dengan masalah biayanya. Bukan itu saja, Anda dan pasangan juga perlu memperhitungkan biaya perawatan dan pendidikan anak.

Mendiskusikan dan mempersiapkannya sejak awal akan jauh lebih baik. Dengan begitu, Anda dan pasangan bisa merencanakan yang terbaik untuk si kecil yang akan hadir di tengah-tengah rumah tangga Anda berdua.

8. Apakah Akan Memberikan Uang Bulanan untuk Orang Tua?

Orang Tua

Ingat Selalu pada Orang Tua via shutterstock.com

 

Memberikan uang bulanan bagi orang tua Anda dan pasangan patut dipertimbangkan. Apalagi kalau Anda dan pasangan memang memiliki sejumlah penghasilan yang lumayan besar.

Terlebih jika ternyata selama ini Anda atau pasangan memang terbiasa memberikan uang bulanan kepada orang tua masing-masing. Upayakan untuk tetap melakukan hal tersebut secara rutin karena bagaimanapun juga pemberian ini adalah bentuk rasa syukur Anda kepada Tuhan dan orang tua.

9. Bagaimana Perencanaan Masa Pensiun Nanti?

Dana Pensiun

Mempersiapkan Dana Pensiun via shutterstock.com

 

Sebelum menikah dengan pasangan, besar kemungkinan Anda masih muda dan jauh dari usia pensiun. Tetapi sangat penting bagi Anda untuk membahas masa pensiun Anda kelak bersama pasangan, termasuk bagaimana Anda berdua akan mempersiapkan hal tersebut ke depannya.

Menabung dan berinvestasi adalah dua hal yang lazim dilakukan orang untuk mempersiapkan masa pensiun. Karena itu, tidak ada salahnya bagi Anda dan pasangan untuk membahas hal tersebut sejak awal, termasuk dengan pengadaan sejumlah dana pensiun nanti.

Baca Juga: Tata Cara dan Biaya Nikah di KUA

Terbuka dan Saling Memahami Sejak Awal

Meski baru merencanakan pernikahan, penting untuk berdiskusi mengenai keuangan secara mendalam. Hal ini akan membantu Anda dan pasangan mengatur dan mengelola keuangan dengan lebih mudah setelah pernikahan nanti. Biasakan terbuka antara satu dan yang lainnya sehingga Anda dan pasangan dapat saling memahami dengan baik sejak awal.

Baca Juga: Kartu Keluarga: Ini Cara dan Syarat untuk Membuatnya