Seberapa Jauh Anda Melakukan Financial Check Up? Perhatikan Ini Dulu

Keuangan memang satu dari sekian banyak sumber masalah manusia. Baik antar keluarga, adik-kakak, teman, sahabat, antar kolega kerja, hingga rumah tangga. Maka keahlian dalam mengelola keuangan sangatlah diperlukan untuk kenyamanan dan keamanan keuangan sendiri.

Uniknya tidak hanya tubuh yang memerlukan check up namun keuangan juga, seperti apa financial check up dan bagaimana alur melakukannya. Anda yang mungkin bijak dalam mengelola uang tertarik atau bahkan sudah tahu akan hal ini.

Apa itu Financial Check Up

Jika tubuh harus check up lantas apa itu financial check up itu ? serupa dengan tubuh, financial check up adalah memeriksa kondisi keuangan yang dilakukan dalam waktu tertentu dan jangka waktu tertentu. Pemeriksaanya sama-sama rutin seperti layaknya memeriksa kesehatan, namun pengecekan ini diiringi oleh perbaikan dan penambahan kualitas di masa selanjutnya.

Baca Juga : Tanda-tanda Anda Membutuhkan Konsultan Keuangan

Tujuan Financial Check Up

financial check up

Financial Check Up via shutterstock.com

 

Lantas apa saja tujuan untuk melakukan financial check up ? tentu sama dengan check up lainnya yakni memeriksa secara keseluruhan kondisi keuangan apakah ada yang salah atau tidak. Mungkin saja kondisi keuangan Anda tiba-tiba berubah menjadi banyak dan baik atau sebaliknya, justru bermasalah dan membingungkan. Nah, financial check up ini akan mempermudah dan memiliki banyak kelebihan. Karena berbagai masalah dan keuntungan akan terlihat dalam kegiatan ini.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

  • Kondisi Utang

Bagi para pebisnis atau pengusaha, financial check up digunakan untuk mengecek utang yang dihasilkan dari transaksi atau kerja sama. Utang yang berlebihan dan utang konsumtif merupakan masalah terbesar ketika financial check up. Selain utang Anda juga bisa mengecek piutang, atau seberapa banyak uang dan benda berharga Anda dimiliki sementara oleh orang lain.

Bagi-Bagi Perlindungan Asuransi Kecelakaan

  • Tabungan

Tabungan merupakan hal selanjutnya yang dimiliki oleh Anda dan terlihat dalam financial check up. Mungkin saja Anda menabung tanpa menghitungnya atau menggunakan uang yang memang diambil dari tabungan tanpa sengaja. Maka sisa uang dan kebutuhan Anda terlihat di financial check up ini.

  • Investasi

Sama halnya seperti tabungan, fungsi investasi adalah menyimpan dan mengelolanya untuk simpanan masa depan. Dalam financial check up investasi Anda akan terlihat, baik apakah investasi tersebut mundur atau justru berkembang, dapat terus dijalankan, atau tepat tidakkah pilihan jenis investasi Anda.

  • Kondisi Darurat

Penting untuk memiliki keuangan dadakan agar Anda tidak perlu kesulitan dalam melakukan transaksi secara mendadak. Seperti yang Anda ketahui bahwa uang mendadak haruslah dihitung kedalam anggaran dan berapa banyak yang digunakan ke dalam pengeluaran. Jika ketika melakukan financial check up dan harta Anda berupa barang seperti rumah, tanah, mobil dan tidak adanya uang simpanan dadakan maka Anda akan kesulitan ketika membutuhkan.

Kekurangan Financial Check Up

kekurangan financial check up

Kekurangan Financial Check Up via shutterstock.com

 

Sebenarnya tidak bisa dibilang kekurangan, namun financial check up ini akan sedikit menguras tenaga dan pikiran Anda. Terutama jika Anda seorang pengusaha atau investor atau pebisnis besar. Kemungkinan evaluasi ini akan menyulitkan. Karena dalam financial check up akan ada audit dalam seluruh keuangan baik pribadi maupun di pekerjaan Anda.

Jika ada kesalahan maka Anda harus mencari dan mengetahui di mana kelemahan tersebut. Meskipun begitu nantinya Anda akan merasa nyaman dan aman karena keuangan Anda bersifat jelas.

Baca Juga : Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Setelah Hadirnya Anak

Kesalahan dalam Financial Check Up

Beberapa kesalahan yang umum dilakukan ketika financial check up adalah pengeluaran dan pemasukan kecil yang tidak dimasukkan atau disertakan. Padahal sekecil apapun pengeluaran dan pemasukan dalam dunia keuangan haruslah didata dan dilaporkan. Dengan begitu Anda juga tidak akan lupa ketika memiliki pemasukan tambahan atau pengeluaran yang tidak diingat. Meskipun nominal termasuk kecil, dalam financial check up tetap berlaku.

Mulai Membiasakan Diri

Jika Anda masih bingung seperti apa bentuk financial check up, mungkin Anda bisa memulainya dari yang sederhana. Di mana Anda mulai menghitung secara terdata pemasukan dan pengeluaran harian Anda selama satu bulan untuk pribadi saja. Pembukuan juga termasuk salah satu tahapan atau cara dalam melakukan financial check up. Syarat lainnya, tentu saja haruslah rutin dan teratur

Baca Juga : Mengatur Anggaran Untuk Hobi-Hobi Mahal Agar Sukses Finansial