Seberapa Pantaskah Anda untuk Jadi Freelancer?

Kebanyakan orang Indonesia menginginkan pekerjaan tetap. Jarang sekali di antara mereka ingin jadi tenaga lepas atau freelancer. Ya, baik pekerja tetap dan freelancer memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalau ingin pendapatan pasti setiap bulannya, menjadi pekerja tetap adalah jawabannya.

Bagi Anda yang ingin selalu mencoba hal-hal baru dan tidak ingin terikat, Anda cocok menjadi seorang freelancerMenjadi freelancer tidak seburuk kelihatannya. Pekerjaan ini sangatlah menyenangkan. Namun, memilih menjadi seorang freelancer membutuhkan pemikiran yang matang. Sebab semua pengorbanan sia-sia nantinya kalau Anda menyesal.

Terlebih kalau Anda sampai rela resign dari pekerjaan tetap demi menjadi seorang freelancer. Agar semua keputusan yang diambil tidak berujung pada penyesalan, Anda perlu bertanya dalam diri. “Seberapa pantaskah diriku untuk menjadi freelancer?” Ketahui jawabannya dengan memastikan ciri-ciri berikut tidak ada dalam diri Anda.

1. Maunya Dapat secara Instan

Jangan beranggapan menjadi freelancer itu mudah. Hanya karena waktu kerja yang fleksibel membuat Anda menganggap remeh pekerjaan ini. Untuk menjadi freelancer sukses, Anda harus dapat memperluas jaringan. Anda juga harus mempersiapkan mental jika penawaran yang Anda lakukan ditolak. Tidak ada yang mudah dan tidak ada yang didapatkan secara instan.

Jika Anda termasuk orang yang enggan menghargai proses dan maunya cepat dapat proyek, Anda bukan orang yang tepat untuk bekerja sebagai freelancer.