Sedang Kredit Mobil Bekas? Lakukan Ini Agar Cicilannya Tidak Macet

Memiliki sebuah mobil merupakan sebuah hal yang wajib dan terkadang tidak bisa ditunda lagi bagi sebagian besar orang. Berbagai macam alasan dan kebutuhan untuk menunjang berbagai aktivitas di luar rumah menjadi penyebab dari hal tersebut, di mana sebagian orang memiliki kepentingan kerja dan mobilitas yang sangat tinggi di dalam keseharian mereka.

Ada banyak orang yang memilih untuk mengajukan kredit kepemilikan mobil sebagai langkah cepat untuk mewujudkan hal tersebut, di mana dengan sejumlah dana yang dijadikan uang muka saja, maka orang tersebut telah bisa membawa sebuah mobil pulang ke rumahnya. Namun di dalam pengajuan kredit, jumlah cicilan yang terlalu besar seringkali menjadi sebuah hambatan yang berpotensi mengacaukan keuangan selama berlangsungnya masa cicilan dan bila Anda adalah salah satu orang yang mengalami hal tersebut, maka tidak ada salahnya Anda menjadikan kredit mobil bekas sebagai pilihan.

Meski yang Anda kredit hanya sebuah mobil bekas saja, namun bukan berarti Anda tidak perlu hati-hati dan memikirkannya dengan matang, karena pada dasarnya pengajuan kredit mobil bekas justru harus dilakukan ekstra hati-hati bila dibandingkan dengan pengajuan kredit mobil baru. Dalam mengajukan kredit mobil bekas, ada beberapa hal yang patut Anda cermati sebelum melakukannya. Pertimbangkan beberapa poin di bawah ini, saat akan mengajukan kredit mobil bekas:

1. Kondisi Mobil

kondisi Mobil

Kondisi Mobil via automart.co.za

 

Seperti dikatakan di atas, kredit mobil bekas justru akan sangat membutuhkan kehati-hatian bila dibandingkan dengan pengajuan kredit mobil baru karena mobil bekas memiliki resiko yang besar bagi keuangan Anda. Pastikan Anda mengetahui seluk beluk dan kondisi terakhir mobil yang akan dikredit, bila mengalami kesulitan dalam hal ini maka tidak ada salahnya Anda melibatkan seseorang yang ahli dalam melihat kondisi mobil yang akan Anda kredit.

Jangan sampai Anda kewalahan dalam melakukan perawatan rutin dan pemeliharaan di hari yang akan datang, hanya karena kondisi mobil yang Anda beli sudah tidak baik dan tidak sesuai dengan harga beli yang Anda keluarkan. Jangan terburu-buru dalam menentukan pilihan, lihat dan cermati kondisi mobil yang Anda idamkan karena pada dasarnya ada banyak mobil bekas yang bisa Anda jadikan pilihan. Oleh karena itu Anda butuh kesabaran dan kejelian dalam menentukan pilihan yang paling tepat.

Baca Juga : 7 Tips Memilih Mobil Bekas Yang Berkualitas

2. Kelola Keuangan

Kelola Keuangan

Kelola Keuangan via wns.com

 

Sebagian besar orang sebenarnya tidak menyadari kemampuan finansial yang mereka miliki, bahkan untuk menyicil sebuah kendaraan pribadi. Hal ini bisa terjadi karena orang tersebut tidak memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan dengan baik dan bijak, di mana orang tersebut justru mengabaikan kemampuan finansialnya dan tidak pernah mencoba untuk berhemat di dalam pengeluaran yang terjadi di dalam keuangannya.

Hindari hal tersebut dan kemungkinan macet dalam pembayaran cicilan mobil yang akan Anda ajukan. Anda dapat membuat sebuah simulasi keuangan dan tentukan jumlah cicilan yang harus Anda bayarkan setiap bulannya. Pastikan jumlah cicilan yang akan Anda ambil berada dalam jangkauan keuangan Anda dan tidak mengacaukan perencanaan keuangan yang telah Anda miliki sebelumnya. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam menghindari kredit macet dan tunggakan cicilan di hari yang akan datang.

3. Patuhi Aturan Bank

  Patuhi Aturan Bank

Patuhi Aturan Bank via worldpropertyjournal.com

 

Jangan sampai Anda melakukan penunggakan atau keterlambatan cicilan kredit mobil Anda, karena hal ini akan membawa sejumlah masalah di dalam keuangan Anda, di mana Anda akan memiliki sejumlah kewajiban baru di dalam keuangan Anda akibat terjadinya hal tersebut.

Dalam kasus terjadinya penunggakan cicilan, maka Anda akan diwajibkan untuk membayar sejumlah denda dan bunga akibat adanya keterlambatan pembayaran dan hal ini biasanya akan dikenakan dalam jumlah yang lumayan besar. Untuk itu, Anda dituntut selalu mematuhi aturan dan ketentuan yang telah disepakati sejak awal pengajuan kredit mobil Anda.

4. Perhitungkan Kualitas Leasing

Perhitungkan Kekuataan Leasing

Perhitungkan Kekuatan Leasing via autobytel.com

 

Dalam praktiknya, ada banyak leasing yang beroperasi secara tidak profesional dan berpotensi untuk menimbulkan banyak kerugian bagi para nasabahnya. Berbagai macam penawaran menarik akan mereka berikan di awal pengajuan kredit Anda, namun hal tersebut bisa saja berbanding terbalik dengan kenyataan pada saat kredit telah berjalan, di mana pihak leasing akan sangat giat mencari dan memanfaatkan berbagai peluang untuk menimbulkan kerugian bagi nasabahnya.

Banyak modus operandi yang biasa dijalankan oleh leasing dalam menjebak para nasabahnya dengan berbagai aturan dan ketentuan yang samar, di mana pada akhirnya banyak nasabah yang mengalami sejumlah kerugian dan bahkan tak jarang akan berakhir dengan kemacetan pembayaran.

Berhati-hatilah dalam memilih leasing dan pastikan pilihan Anda memiliki kredibilitas yang baik dan mumpuni di dalam layanan mereka. Jangan tergoda dengan iming-iming yang berlebihan, pilih yang tepat dan memberikan penawaran yang sewajarnya saja.

5. Maksimalkan Uang Muka

Maksimalkan Uang Muka

Maksimalkan Uang Muka via centuryproductsllc.com

 

Jumlah cicilan hutang kredit yang harus Anda bayarkan tentu saja akan disesuaikan dengan jumlah uang muka yang telah Anda bayarkan di depan. Di mana hal ini akan ditentukan dengan acuan, semakin besar jumlah uang muka yang Anda bayarkan maka akan semakin kecil jumlah cicilan yang harus Anda bayarkan setiap bulannya. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa, jumlah uang muka yang besar akan berbanding lurus dengan jumlah cicilan yang lebih ringan, hal ini terjadi karena adanya pengurangan nilai utang dan jumlah bunga yang signifikan di dalam hutang kredit yang Anda ajukan.

Sesuai dengan aturan pemerintah yang dikeluarkan melalui Bank Indonesia pada tanggal 15 Maret 2012 dalam Surat Edaran Nomor 14/10/DPNP, menjelaskan mengenai penerapan manajemen risiko pada bank yang melakukan pemberian Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Dalam surat tersebut, Bank Indonesia mewajibkan seluruh lembaga perbankan agar setiap Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) roda dua dikenakan uang muka minimal sebesar 25%, sedangkan untuk uang muka kredit mobil atau kendaraan roda empat minimal sebesar 30%.

Kebijakan di atas diambil oleh pemerintah dengan dua tujuan utama, yaitu:

Untuk menekan tingkat peredaran kendaraan di jalan raya, yang artinya hal ini akan secara langsung bisa mengurangi jumlah kemacetan yang terjadi.

Sebagai langkah pemerintah dan Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi jumlah kredit macet.

Meski pemerintah hanya menetapkan jumlah uang muka sebesar 25% - 30% saja, namun tidak ada salahnya Anda membayar jumlah yang lebih besar dari ketetapan tersebut. Hal ini akan membantu Anda mengurangi jumlah cicilan bulanan dan bunga yang ditambahkan sebagai cicilan hutang tersebut.

7. Lakukan Simulasi Kredit

Simulasi Kredit

Lakukan Simulasi Kredit via theneworleanstribune.com

 

Sebagai bentuk antisipasi terhadap kemampuan bayar Anda di dalam kredit yang akan Anda ajukan, maka sangat penting bagi Anda untuk melakukan simulasi kredit terhadap kredit mobil yang akan Anda ajukan. Hal ini akan membantu Anda dalam menghindari kemungkinan gagal bayar di hari yang akan datang.

Contoh: bila Anda mengambil kredit mobil dengan harga Rp350 juta dalam 3 tahun (36 bulan) dengan suku bunga tahunan sebesar 6%, maka perhitungan cicilan bulanan yang harus Anda bayarkan adalah sebagai berikut:

Uang muka : 30% x Rp350 juta = Rp105 juta

Sisa hutang kredit : Rp350 juta – Rp105 juta = Rp245 juta

Total bunga selama 3 tahun : 6% x 3 (tahun) = 18%

Total nilai bunga selama 3 tahun : 18% x Rp245 juta = Rp44.100.000,-

Total hutang plus bunga : Rp245.000.000,- + Rp44.100.000,- = Rp289.100.000,-

Jumlah cicilan per bulan : Rp289.100.000,- / 36 (bulan) = Rp8.030.500,-

Baca Juga : Beli Mobil Bekas? Ini Untung dan Ruginya

Hitung dan Sesuaikan Dengan Keuangan

Perhitungan di atas adalah sebuah simulasi yang bisa Anda jadikan sebagai gambaran dalam menghitung kemampuan bayar Anda terhadap kredit mobil yang akan Anda ajukan. Hal ini akan membantu Anda dalam mengetahui besaran cicilan dan kemampuan bayar Anda setiap bulannya. Jangan memaksakan jumlah cicilan di luar kemampuan bayar yang Anda miliki, hal tersebut akan sangat berisiko untuk mengacaukan pengelolaan keuangan yang telah Anda terapkan selama ini. Sesuaikan keuangan Anda dengan harga mobil yang akan Anda kredit, maka Anda juga dengan mudah dapat menyesuaikan kemampuan Anda untuk membayar cicilan bulanannya kelak.

Baca Juga : Kredit Mobil, Mau Pilih Di Bank Atau Leasing?