Selamat! Gaji PNS 2019 Bakal Naik

Selain sebagai penopang hidup, gaji juga merupakan komponen penting penunjang semangat para pekerja, tak terkecuali bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bicara pegawai negeri, saat ini pemerintah tengah menggodok komposisi yang “pas” untuk menentukan besaran kenaikan gaji para PNS.

Maklum saja, gaji para abdi negara ini sudah lebih dari 2 tahun belum mengalami kenaikan. Terakhir kali, gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) naik pada tahun 2015 dengan tingkat kenaikan sebesar 16%. Sehingga kenaikan gaji PNS di tahun 2019 nantinya dinilai sudah tepat.

Lalu, berapa kenaikan gaji PNS ini nantinya? Sebelum itu, simak ulasan berikut ini.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Masih Survei Kesejahteraan PNS untuk Tentukan Gaji yang Layak 

Banner PNS
Ilustrasi survei tingkat kesejahteraan PNS via liputan6.com 

Guna memperoleh komposisi yang tepat untuk menentukan besaran kenaikan gaji PNS nantinya, maka Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan survei tingkat kesejahteraan para ASN di seluruh daerah di Indonesia.

Sebagaimana banyak diberitakan, survei ini dilakukan untuk mempermudah penghimpunan data dalam penyelesaian Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai penggajian PNS. Komponen penggajian PNS ini terdiri dari gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan.

Penggajian akan ditentukan melalui indeks penghasilan yang terdiri dari indeks gaji, persentase tunjangan kinerja dari gaji, dan indeks kemahalan (tingkat biaya hidup) daerah.

Artinya, survei ini untuk memastikan bagaimana tingkat kesejahteraan PNS selama ini. Sehingga besaran gaji yang ditetapkan nantinya bisa menyejahterakan para apartur sipil negara di seluruh wilayah di Indonesia. RPP ini mencakup Gaji PNS, Pensiun, dan Jaminan Hari Tua.

Baca Juga: PNS vs Swasta, Mana Yang Lebih Sejahtera?

Tunggu Pembahasan di DPR dan ‘Ketok Palu’ RAPBN 2019

APBN
Setiap anggaran negara selalu dibahas dan disepakati dengan DPR via agroteknologi.web.id

Dari tahun ke tahun, jumlah PNS memang terus meningkat dan membuat anggaran untuk membayar para aparatur sipil negara ini pun otomatis juga makin bertambah besar.

BPS mencatatkan jumlah PNS di seluruh Indonesia pada tahun 2016 sebanyak 4,37 juta. Tentu jumlah ini terus bertambah di tahun-tahun berikutnya. Namun ke depannya, ditargetkan bisa turun jadi 3 jutaan PNS saja.

Sementara itu, seperti diberitakan Liputan6, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan pemerintah telah menggelontorkan dana untuk membayar gaji PNS di seluruh Indonesia, yakni PNS Pusat dan PNS Daerah, hingga September 2017 saja sudah lebih dari Rp500 triliun.

Bahkan, berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018, untuk jumlah gaji PNS Pusat saja dianggarkan Rp369 triliun. Angka ini belum termasuk anggaran gaji PNS Daerah, yang anggarannya tercantum dalam APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Jika digabung, tentu anggaran gaji untuk PNS seluruh Indonesia pastinya semakin lebih besar lagi.

Untuk itu, setelah draft RPP Gaji PNS ini nantinya ditandatangani Presiden Joko Widodo menjadi Perpres (Peraturan Presiden), selanjutnya akan dibahas di Parlemen. Diharapkan, pembahasan RPP Gaji PNS ini bisa berjalan lancar hingga DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) dan Pemerintah sepakat dengan postur RAPBN 2019 dan “ketok palu” menjadi Undang-Undang APBN, dan berlaku per 1 Januari 2019.

Kenapa kenaikan gaji pokok PNS 2019 harus dibahas di DPR? Karena ini menyangkut kemampuan keuangan negara. Apakah susunan RAPBN 2019 disetujui DPR, itu tergantung pembahasan di Parlemen nantinya.

Skema Baru: Gaji PNS Ada yang Naik, Ada yang Turun

Skema Gaji PNS
Pemerintah menetapkan skema baru penggajian PNS via youtube.com

Skema penggajian PNS tahun depan akan berubah. Dalam RPP Penggajian PNS itu, jika sebelumnya gaji PNS disesuaikan menurut Golongan dan Ruang, maka dalam sistem baru ini akan didasarkan pada jenjang pangkat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), Jenjang Pangkat Jabatan Administrasi (JA), dan Jabatan Fungsional (JF).

Selain itu, pembagian penggajian antara daerah satu dengan lainnya juga tidak sama rata. Akan tetapi disesuaikan dengan tingkat kemahalan di setiap daerah. Sebab masing-masing daerah memiliki tingkat biaya hidup yang berbeda-beda.

Dengan skema baru tersebut, berikut besar gaji PNS dalam RPP Kementerian PAN-RB tentang Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS, seperti yang diilansir dari berbagai sumber:

Besar Gaji PNS Berdasarkan Jenjang Pangkat yang Belum Termasuk Tunjangan

Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)Jabatan Administrasi (JA) &
Jabatan Fungsional (JF)
JPT-I Rp39,3 juta JA-15, JF-15 Rp22,2 juta
JPT-II Rp37,4 juta JA-14, JF-14 Rp19,2 juta
JPT-III Rp35,7 juta JA-13, JF-13 Rp16,7 juta
JPT-IV Rp34 juta JA-12, JF-12 Rp14,5 juta
JPT-V Rp32 juta JA-11, JF-11 Rp12,6 juta
JPT-VI Rp30,8 juta JA-10, JF-10 Rp10,9 juta
JPT-VII Rp29,3 juta JA-9, JF-9 Rp9,5 juta
JPT-VIII Rp27,9 juta JA-8, JF-8 Rp8,2 juta
JPT-IX Rp26,6 juta JA-7, JF-7 Rp7,2 juta
  JA-6, JF-6 Rp6,2 juta
JA-5, JF-5 Rp5,4 juta
JA-4, JF-4 Rp4,7 juta
JA-3, JF-3 Rp4,1 juta
JA-2, JF-2 Rp3,5 juta
JA-1, JF-1 Rp3,1 juta


Besar Gaji PNS Ditambah Tunjangan

No.InstansiJumlah PNS (Orang)Penghasilan PNS dgn.
Sistem Penggajian Lama
Penghasilan PNS dgn.
Sistem Penggajian Baru
Perubahan
  Total 4.456.485 Terendah (Rp) Tertinggi (Rp) Terendah (Rp) Tertinggi (Rp) Terendah (%) Tertinggi (%)
A Pusat 932.232 4.272.486 59.061.894 6.053.158 76.865.627 41,7 30,1
B Daerah 3.524.253 2.341.236 107.894.394 2.782.500 63.237.541 18,8 -41,4
1 Nanggroe Aceh Darussalam 138.616 6.341.236 29.611.894 4.136.650 43.215.720 -34,8 45,9
2 Sumatera Utara 209.017 3.841.236 42.111.894 3.537.924 36.960.813 -7,9 -12,2
3 Sumatera Barat 113.656 3.091.236 17.711.894 3.516.153 36.733.362 13,7 107,4
4 Riau 89.703 4.541.236 56.111.894 4.090.763 42.736.338 -9,9 -23,8
5 Kepulauan Riau 28.660 4.841.236 34.111.894 4.253.164 44.432.940 -12,1 30,3
6 Jambi 69.519 3.461.236 15.111.894 3.722.985 38.894.148 7,6 157,4
7 Sumatera Selatan 114.846 3.591.236 17.111.894 4.307.505 45.000.650 19,9 163,0
8 Bangka Belitung 28.529 3.191.236 32.111.894 4.572.087 47.764.743 43,3 48,7
9 Bengkulu 53.909 2.341.236 12.111.894 3.133.974 32.740.727 33,9 170,3
10 Lampung 110.004 3.341.236 17.111.894 3.442.489 35.963.802 3,0 110,2
11 Jawa Barat 344.075 4.241.236 57.111.894 4.393.421 45.898.215 3,6 -19,6
12 DKI Jakarta 70.455 7.943.736 107.894.394 6.053.158 63.237.541 -23,8 -41,4
13 Banten 79.642 3.041.236 62.111.894 3.483.495 36.392.185 14,5 -41,4
14 Jawa Tengah 366.014 5.341.236 37.111.894 3.728.035 38.946.900 -30,2 4,9
15 Nusa Tenggara Barat 79.802 2.927.236 27.111.894 2.899.658 30.292.822 -0,9 11,7
16 Nusa Tenggara Timur 113.336 3.341.236 19.611.894 2.782.500 29.068.870 -16,7 48,2
17 Kalimantan Barat 81.717 3.741.236 18.911.894 3.396.407 35.482.380 -9,2 87,6
18 Kalimantan Selatan 79.018 3.341.236 24.111.894 4.071.334 42.533.366 21,9 76,4
19 Kalimantan Tengah 69.084 2.841.236 15.361.894 4.017.653 41.972.551 41,4 173,2
20 Kalimantan Timur 89.748 5.341.236 47.111.894 4.220.131 44.087.847 -21,0 -6,4
21 Maluku 58.099 3.236.236 13.006.894 3.465.921 36.208.592 7,1 178,4
22 Maluku Utara 40.502 2.341.236 27.111.894 3.282.893 34.296.493 40,2 26,5
23 Gorontalo 30.540 3.341.236 21.111.894 3.661.184 38.248.513 9,6 81,2
24 Sulawesi Utara 63.973 3.841.236 29.861.894 4.686.316 48.958.096 22,0 63,9
25 Sulawesi Tenggara 69.896 3.141.236 44.611.894 3.612.368 37.738.533 15,0 -15,4
26 Sulawesi Tengah 76.479 3.091.236 32.111.894 3.260.895 34.066.675 5,5 6,1
27 Sulawesi Selatan 168.407 4.266.236 14.111.894 4.393.421 45.898.215 3,0 225,2
28 Sulawesi Barat 33.546 2.341.236 12.111.894 3.639.705 38.024.122 55,5 213,9
29 Papua 82.949 4.341.236 22.111.894 4.785.451 49.993.764 10,2 126,1
Data diolah dari RPP Gaji PNS Kementerian PAN-RB


Bagaimana dengan Gaji CPNS?

Ilustrasi CPNS via newsrakyatku
Ilustrasi CPNS via newsrakyatku.com

Namanya juga masih bakal Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), maka ketentuan gaji yang diberikan tentu tidak sama dengan ketentuan penggajian bagi para aparatur sipil negara yang sudah diangkat menjadi PNS. Lalu, berapa besar gaji CPNS?

Mengacu dari ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah RI No.7 Tahun 1977, CPNS diberikan gaji pokok sebesar 80% dari gaji pokok untuk PNS. Begitu juga dengan besar tunjangan bagi CPNS, yang diberikan sebesar 80% dari tunjangan yang biasanya diberikan pada PNS.

Pun demikian, setiap instansi biasanya menerapkan kebijakan pemberian tunjangan kinerja CPNS yang berbeda-beda dengan ketentuan payung hukum masing-masing instansi.

Baca Juga: Gaji UMR Terkini yang Pekerja Wajib Tahu

Semoga PNS Sejahtera dan Berkinerja Baik Membangun Negeri

Kemajuan suatu negara atau bangsa ditentukan oleh sumber daya manusianya. Petuah lama itu sangat benar adanya. Tak heran bila Presiden RI pertama, Soekarno, menekankan pentingnya meningkatkan kualitas rakyat Indonesia guna membangun negeri dan mampu bersaing dengan negara-negara lain di dunia. Untuk meningkatkan dan menjaga kualitas, juga dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Nah, seiring dengan kesesuaian gaji atau penghasilan yang diberikan negara kepada aparatur sipil negara, diharapkan para PNS ini bisa melayani masyarakat dengan baik. Pada akhirnya, saling membahu bersama menciptakan masyarakat yang cerdas dan berkualitas untuk membangun negeri dan menjadikan Indonesia sebagai negara maju yang menyejahterakan rakyatnya.

Baca Juga: Alasan Kenapa Gaji Selalu Tak Pernah Cukup